EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Bank Emas BRI Diharapkan Tingkatkan Likuiditas Pembangunan Nasional

Bank Emas BRI Diharapkan Tingkatkan Likuiditas Pembangunan Nasional

Peluncuran Bank Emas oleh BRI dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan likuiditas pembangunan nasional. Layanan ini tidak hanya menguntungkan korporasi besar, tetapi juga masyarakat kecil yang selama ini kesulitan mengelola emasnya dalam sistem keuangan formal. Dengan adanya bullion bank, masyarakat dapat menabung emas, memperoleh pembiayaan berbasis emas, dan memonetisasi aset mereka yang sebelumnya tersimpan di luar sistem keuangan.

Irvan oleh Irvan
3 Maret 2025
Kategori EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – EKOIN.CO Peluncuran Bank Emas atau bullion bank oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada Rabu (26/02) dinilai sebagai langkah strategis yang akan memberikan dampak positif terhadap likuiditas pembangunan di Indonesia. Direktur Utama BRI, Sunarso, menyatakan bahwa layanan ini tidak hanya menguntungkan korporasi besar, tetapi juga masyarakat kecil yang selama ini kesulitan mengelola emasnya dalam sistem keuangan formal.

“Ya bagus dong, itu kan sumber pertumbuhan baru. Bagi BRI, kenapa BRI concern sama pembentukan bullion services ini? Karena apa? Kita kan sudah membentuk holding ultramikro. Kita sudah support untuk ekonomi kerakyatan,” ujar Sunarso dalam siaran pers, (2/3).

Menurut Sunarso, bullion bank memberikan berbagai pilihan layanan terkait emas bagi masyarakat. “Masyarakat bisa menabung emasnya dengan setor rupiah, dapat saldonya nanti dalam gram. Bisa juga setor emas dalam gram, saldonya tetap dalam gram,” jelasnya. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh pembiayaan berbasis emas. “Kalau punya emas, bisa dititipkan. Kalau yang butuh emas, bisa kredit emas. Nanti mengembalikannya juga dalam bentuk emas,” tambah Sunarso.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir, turut menyoroti pentingnya layanan ini. Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 1.800 ton emas milik masyarakat yang masih berada di luar sistem keuangan formal. “Ada yang di bawah bantal, ada di toilet, di balik batu bata, dimasukin dalam situs. Ini realitas,” ujar Erick Thohir. Laman ini dilansir dari kontan.co.id .

Keberadaan Bank Emas diharapkan dapat memonetisasi potensi emas tersebut. “Itu kalau kita monetisasi, menjadi sumber likuiditas pembangunan. Dan bagi BRI, ini adalah sumber pertumbuhan baru,” tegas Sunarso. Selain layanan utama seperti tabungan, deposito, dan kredit emas, BRI juga membuka peluang pengembangan produk turunan atau derivatif emas. “Kalau emas ini disekuritisasi, maka itu akan menjadi likuid. Ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Berita Menarik Pilihan

Kadin: Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen 2025

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

BRI turut memfasilitasi transaksi dalam ekosistem bullion bank, baik secara langsung maupun melalui anak usahanya, Pegadaian. “Lewat BRI langsung enggak? Ada yang lewat BRI langsung karena kan kita fasilitasi dengan BRImo transaksinya. Tapi kemudian kan lewat Pegadaian. Di Pegadaian nanti yang akan punya potensi pertumbuhan, dan itu nanti akan support pertumbuhannya BRI,” ujar Sunarso.

Tags: 1.800 ton emas2 Maret 2024.Bank EmasBRIBRImobullion bankBUMNderivatif emasekonomi kerakyatanErick Thohirkredit emaslikuiditas pembangunanmonetisasi emasPegadaiansiaran perssistem keuangan formalSunarsotabungan emas
Post Sebelumnya

Menikmati Makanan Minang di Tepi Danau Kembar Alahan Panjang

Post Selanjutnya

Tips Frugal Living di Bulan Ramadan: Hemat Uang, Tingkatkan Berkah

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Ilustrasi Kadin Indonesia

Kadin: Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen 2025

oleh Ainurrahman
8 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen sepanjang 2025 ditopang kinerja industri pengolahan dengan dorongan investasi dan...

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positif, Tipe Besar Alami Kontraksi

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (M0) adjusted mencatatkan tren positif pada awal tahun 2026. Uang primer...

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Post Selanjutnya
Tips Frugal Living di Bulan Ramadan: Hemat Uang, Tingkatkan Berkah

Tips Frugal Living di Bulan Ramadan: Hemat Uang, Tingkatkan Berkah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.