Jakarta, Ekoin.co – Penyerang asal Belanda, Joshua Zirkzee, dilaporkan telah mengambil keputusan krusial terkait masa depannya. Pemain berusia 24 tahun tersebut memilih untuk bertahan di Manchester United (MU) setidaknya hingga akhir musim 2025/2026.
Napoli Sempat Tertarik Jasa Zirkzee
Keputusan Zirkzee ini sekaligus memutus spekulasi kepergiannya dari Old Trafford setelah periode sulit sejak didatangkan dari Bologna pada 2024 lalu. Kabarnya Tim Liga Italia Napoli dikabarkan tertarik merekrut Zirkzee.
Musim ini, Zirkzee memang baru mengemas dua gol dan satu assist dari 16 laga, namun ia masih berambisi membuktikan kualitasnya di bawah arahan pelatih interim, Michael Carrick.
Carrick sendiri mengonfirmasi bahwa fokus utama Zirkzee saat ini adalah memulihkan kondisi fisiknya.
“Josh hanya berusaha kembali bugar. Senang melihat dia sudah kembali berlatih di lapangan,” ujar Carrick menanggapi kembalinya sang striker ke sesi latihan tim.
Carrick Bidik Jabatan Permanen dan Syarat Pulangkan Rashford
Di sisi lain, Michael Carrick mulai dijagokan untuk menjadi manajer permanen Setan Merah setelah menunjukkan performa impresif.
Kemenangan beruntun melawan tim raksasa seperti Manchester City dan Arsenal membuktikan bahwa Carrick memiliki kapasitas untuk membangkitkan mental juara United.
Menariknya, Carrick dikabarkan telah mengajukan satu syarat khusus kepada manajemen jika dirinya dipermanenkan sebagai pelatih kepala. Ia meminta klub untuk memulangkan Marcus Rashford yang saat ini sedang menjalani masa peminjaman di Barcelona.
Rashford, yang sempat terpinggirkan di era Ruben Amorim, justru tampil menggila di Camp Nou dengan catatan 9 gol dan 12 assist dari 31 pertandingan.
Meski Rashford dikabarkan betah di Barcelona, Carrick yang pernah menjadi rekan setimnya di bawah asuhan Louis van Gaal, yakin bahwa Rashford adalah kepingan penting bagi masa depan lini serang Manchester United.
Kini, keputusan ada di tangan manajemen Manchester United; apakah akan mempercayakan kursi pelatih sepenuhnya kepada Carrick dan merealisasikan “kepulangan” Rashford, atau membiarkan sang bintang tetap berseragam Blaugrana secara permanen. (*)





