Emiten Afiliasi Kaesang Dapat Opini Disclaimer, Laporan Keuangan PMMP 2024 Disorot
Jakarta, Ekoin.co – PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP, Emiten yang terafiliasi Kaesang Pangarep dinilai tidak wajar. Perusahaan ini menerima opini “Tidak Menyatakan Pendapat” (Disclaimer of Opinion) atas laporan keuangan tahun buku 2024.
Opini tersebut tertuang dalam laporan auditor independen Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan tertanggal 29 Januari 2026.
Opini disclaimer adalah jenis opini audit di mana auditor menolak memberikan pendapat atas laporan keuangan karena batasan ruang lingkup audit yang luas atau ketidakpastian signifikan. Auditor tidak mendapatkan bukti yang cukup untuk menilai kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.
Dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (25/2), manajemen menyampaikan auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat sebagai dasar untuk memberikan opini atas laporan keuangan perseroan.
Perseroan menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian operasional sejak kuartal awal 2025, termasuk pengurangan jumlah karyawan, pengurangan jam kerja, serta penutupan sejumlah lokasi operasional.
Dampaknya, terjadi keterlambatan dalam penyampaian laporan serta proses pengelolaan, penyimpanan, dan penelusuran dokumen pendukung. Pencarian dokumen atas sampel yang diminta auditor disebut membutuhkan waktu lebih lama.
Selain itu, terjadi pergantian akuntan publik dan kantor akuntan publik di tengah proses audit tahun buku 2024 yang masih berjalan. Sebelumnya, perseroan menunjuk KAP Mirawati Sensi Idris dengan progres audit telah melampaui 50%.
Namun pada September 2025, salah satu debitur bank meminta penggantian KAP sehubungan dengan proses restrukturisasi utang. Audit tahun pertama oleh auditor baru memerlukan proses pemahaman klien dari awal, sementara sumber daya manusia perseroan dalam kondisi terbatas.
Sebagai tindak lanjut, perseroan menyatakan telah menambah jam kerja karyawan dan menugaskan kembali karyawan yang sebelumnya bekerja bergantian atau dirumahkan. Perseroan juga menunjuk KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan untuk audit tahun buku 2025.
Terkait kelangsungan usaha, manajemen menyatakan perusahaan tetap dapat melanjutkan operasional, dengan menyebut adanya tambahan kontrak penjualan baru, dukungan pemasok bahan baku, serta langkah efisiensi operasional.
Perseroan berencana menggelar Public Expose insidentil untuk menjelaskan kondisi tersebut kepada publik dan menyatakan komitmen memperbaiki kualitas laporan keuangan serta kepatuhan terhadap peraturan Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. (*)























Tinggalkan Balasan