EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS ENERGI
Bahlil Buka Impor Litium Australia untuk Dorong Industri Baterai EV

Bahlil Buka Impor Litium Australia untuk Dorong Industri Baterai EV

Pemerintah mempercepat pembangunan industri baterai kendaraan listrik lewat impor litium dari Australia. Kolaborasi asing dan transfer teknologi menjadi kunci penguatan ekosistem mobil listrik nasional.

Irvan oleh Irvan
7 Agustus 2025
Kategori ENERGI, INTERNASIONAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat langkah penguatan industri baterai kendaraan listrik. Langkah ini termasuk menjalin kerja sama impor litium dari Australia sebagai bahan penting baterai.

Buka Akses Impor dari Australia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan bahwa saat ini Indonesia mempertimbangkan kerja sama dengan Australia untuk pasokan litium. “Salah satu negara yang kita akan melakukan kerja sama itu adalah Australia,” ujar Bahlil, dikutip dari pernyataannya pada media, Rabu (6/8/2025).

Selama ini, Indonesia mengimpor litium dari sejumlah negara di Afrika. Namun, Australia dinilai lebih ekonomis secara biaya transportasi karena jarak yang lebih dekat ke Indonesia.

Bahlil menekankan bahwa litium menjadi satu-satunya bahan baku baterai kendaraan listrik yang belum dimiliki oleh Indonesia. Adapun bahan lainnya seperti nikel, mangan, dan kobalt tersedia di dalam negeri.

“Memang secara ekonomis akan jauh lebih ekonomis dari Australia karena biaya transportasinya,” kata Bahlil. Ia menyebutkan bahwa sejumlah pengusaha asal Indonesia sudah melakukan penambangan litium di Australia.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Rombak Susunan Direksi, Mega Satria Gantikan Emma Sri Martini sebagai DIrektur Keuangan Pertamina

Namun demikian, dirinya belum mengetahui secara rinci besaran volume litium yang ditambang oleh pengusaha Indonesia di sana. “Saya belum tahu volumenya berapa, karena saya bukan pengusahanya,” katanya.

Langkah penguatan industri baterai ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi dan ketahanan energi nasional yang tengah dipercepat oleh pemerintah.

Target Ekosistem Mobil Listrik Nasional

Wakil Koordinator Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, Dimas Muhamad, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar. Indonesia ingin menjadi produsen mobil listrik dari komponen dalam negeri.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah memulai langkah penguatan pasar kendaraan listrik untuk membentuk rantai pasok industri. “Kita sudah mulai memperkuat pasar mobil listrik untuk menciptakan rantai pasoknya,” kata Dimas.

Upaya ini kemudian dilanjutkan dengan pembangunan industri baterai EV yang dinilai sebagai kunci dari kendaraan listrik masa depan. Kolaborasi dengan investor asing menjadi salah satu jalur penting dalam pengembangan teknologi tersebut.

“Di tahap ini kita memastikan bahwa paling tidak ada mitra lokal Indonesia yang bisa menjadi mitra transfer teknologi,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya transfer keahlian dari mitra asing kepada pelaku industri nasional.

Tahapan pembangunan ini dilakukan secara bertahap. Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi strategis untuk menyiapkan SDM dan infrastruktur industri kendaraan listrik nasional.

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga daya saing dan memastikan bahwa produk kendaraan listrik dapat dikembangkan secara berkelanjutan di dalam negeri.

Program percepatan ini juga bertujuan untuk menekan ketergantungan pada komponen impor. Industri lokal didorong agar mampu menyediakan suplai baterai dan kendaraan secara mandiri.

Saran utama bagi pemerintah adalah menjaga keseimbangan antara kerja sama asing dan penguatan industri lokal. Pemerintah perlu memfasilitasi transfer teknologi secara optimal.

Langkah diplomasi ekonomi dengan Australia dan negara mitra lainnya perlu ditingkatkan. Tujuannya memastikan pasokan bahan baku litium tetap stabil dan tidak terganggu dinamika pasar global.

Tags: AustraliaESDMhilirisasiindustri bateraikendaraan listriklitium
Post Sebelumnya

Pesawat AS Deteksi Nuklir Dekati Wilayah Rusia Dugaan Uji Rudal Nuklir Terbaru

Post Selanjutnya

Indonesia Terima Rudal Balistik KHAN dari Turki, TNI Siaga di Tenggarong Malaysia

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Mega Satria Direktur Keuangan Pertamina yang Baru. (Foto Istimewa/Pertamina)

Rombak Susunan Direksi, Mega Satria Gantikan Emma Sri Martini sebagai DIrektur Keuangan Pertamina

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Kamis (5/2/2026), Mega Satria memperoleh gelar Sarjana Administrasi Bisnis (S1) dari Wichita State University, Amerika...

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Post Selanjutnya
Indonesia Terima Rudal Balistik KHAN dari Turki, TNI Siaga di Tenggarong Malaysia

Indonesia Terima Rudal Balistik KHAN dari Turki, TNI Siaga di Tenggarong Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.