Bank Mandiri Perkuat KPR Hijau untuk Hunian Berkelanjutan

Sumber dok bankmandiri.co.id

Jakarta EKOIN.CO – Menjelang peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, Bank Mandiri menegaskan kembali komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi berkelanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Langkah ini diwujudkan dengan menghadirkan berbagai inovasi produk keuangan, salah satunya KPR Hijau Bank Mandiri, yang fokus pada pembiayaan rumah di perumahan bersertifikasi ramah lingkungan.

KPR Hijau ini dirancang untuk mendukung masyarakat yang ingin tinggal di lingkungan sehat, hemat energi, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem properti hijau di Indonesia. Produk ini menjadi bukti bahwa sektor perbankan dapat berperan strategis dalam memperkuat agenda pembangunan nasional.

Bank Mandiri menjalin kemitraan dengan sejumlah pengembang, termasuk Sinar Mas Land dan Hongkong Land, untuk memfasilitasi pembelian unit rumah di proyek NavaPark, BSD City. Perumahan tersebut memperoleh sertifikasi Greenship Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI) pada 2022 setelah melalui penilaian yang ketat pada aspek ekologi, energi, air, limbah, dan inovasi.

Kerja sama ini memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan properti dalam mendorong pertumbuhan bangunan ramah lingkungan. Tidak hanya menjadi tempat tinggal yang layak, proyek-proyek ini juga memberikan kontribusi pada pengurangan dampak lingkungan secara nyata.

Hingga Juni 2025, pembiayaan KPR Hijau Bank Mandiri tercatat mencapai Rp693 miliar, tumbuh 24% secara year on year (YoY). Pertumbuhan ini menjadi indikator bahwa minat masyarakat terhadap hunian ramah lingkungan semakin meningkat.

Corporate Secretary Bank Mandiri, M Ashidiq Iswara, menjelaskan bahwa capaian tersebut adalah wujud nyata dari penerapan prinsip ESG di seluruh lini layanan. Ia menegaskan, “Melalui program KPR Hijau, Bank Mandiri tidak hanya memberikan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah tinggal, tetapi juga berperan aktif mendorong terciptanya ekosistem properti hijau di Indonesia.”

Ashidiq menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan dukungan terhadap kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui implementasi Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) yang diatur dalam POJK 51/2017. Khususnya, kategori Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau Sertifikasi menjadi fokus utama pembiayaan.

Dengan dukungan regulasi tersebut, Bank Mandiri berharap inisiatif ini menjadi katalis dalam menciptakan pasar properti hijau yang lebih luas. Hal ini juga diharapkan mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam agenda keberlanjutan nasional.

KPR Hijau dan Peran Strategis Bank Mandiri

KPR Hijau tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan, tetapi juga bagian dari strategi Bank Mandiri untuk memperkuat portofolio hijau. Produk ini membantu menghubungkan masyarakat dengan pilihan hunian yang hemat energi dan berkonsep ramah lingkungan.

Bank Mandiri meyakini bahwa pembiayaan hijau dapat mengurangi emisi karbon dari sektor properti, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang signifikan terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, kerja sama dengan pengembang bersertifikasi hijau menjadi prioritas utama.

NavaPark, salah satu proyek unggulan yang didukung KPR Hijau, menawarkan kawasan dengan pengelolaan air, energi, dan limbah yang efisien. Hal ini sejalan dengan tujuan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang nyaman, aman, dan berkelanjutan.

Seperti yang disampaikan Ashidiq, keberhasilan KPR Hijau tidak lepas dari inovasi produk dan respons positif nasabah. “Ke depan, kami akan terus memperluas kerja sama dengan pengembang lain yang memiliki visi serupa dalam menciptakan hunian berkelanjutan,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, Bank Mandiri juga memperhatikan kesejahteraan komunitas di kawasan hunian. Program ini mendorong terciptanya fasilitas sosial, ruang terbuka hijau, dan sistem transportasi yang terintegrasi.

Dukungan terhadap Agenda Nasional

Pencapaian ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun ekonomi hijau yang inklusif. Bank Mandiri menilai, keuangan berkelanjutan adalah pilar penting untuk mengakselerasi transisi menuju masa depan rendah emisi.

KPR Hijau menjadi bentuk nyata dukungan terhadap target pengurangan emisi gas rumah kaca. Dengan memprioritaskan pembiayaan pada proyek yang memenuhi standar GBCI, Bank Mandiri turut membantu menjaga kualitas lingkungan hidup.

Program ini juga diharapkan mendorong inovasi di sektor properti, sehingga semakin banyak pengembang yang tertarik untuk mengadopsi konsep bangunan hijau. Dampaknya, pasar hunian berkelanjutan akan tumbuh lebih cepat dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangkan produk yang responsif terhadap kebutuhan pasar sekaligus memenuhi standar keberlanjutan global. Dengan demikian, sektor perbankan dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang ramah lingkungan.

Melalui langkah ini, Bank Mandiri memperkuat citranya sebagai institusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan lingkungan.

Inisiatif KPR Hijau diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perbankan lainnya untuk mengambil peran aktif dalam pembiayaan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci untuk mempercepat tercapainya target pembangunan nasional di bidang lingkungan.

Bank Mandiri mengajak masyarakat dan pelaku industri untuk melihat keberlanjutan sebagai peluang, bukan beban. Dengan dukungan bersama, ekosistem properti hijau dapat menjadi bagian penting dari wajah baru Indonesia di masa depan.

Kesuksesan KPR Hijau hingga paruh pertama 2025 menjadi bukti bahwa permintaan pasar terhadap hunian ramah lingkungan semakin tinggi. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Melalui pembiayaan yang tepat sasaran, Bank Mandiri membantu mengubah tren pasar properti menuju arah yang lebih positif dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Bank Mandiri menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pengembang, hingga masyarakat yang menjadi pengguna akhir produk. Semua elemen tersebut berperan dalam mewujudkan lingkungan hunian yang lebih hijau.

Sebagai langkah ke depan, Bank Mandiri akan terus melakukan evaluasi dan inovasi untuk memastikan bahwa produk KPR Hijau dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan keberlanjutan sebagai prinsip utama, Bank Mandiri optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau, sehat, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights