Kendari, EKOIN.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersepakat mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan. Sinergi ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan listrik yang mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi daerah. Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Bungku – Andowia – Kendari yang kini memasuki tahap pra-konstruksi.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Infrastruktur Kelistrikan untuk Ekonomi Sultra
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa pembangunan SUTET 275 kV Bungku – Andowia – Kendari dirancang untuk mendukung sistem kelistrikan yang lebih andal. Menurutnya, infrastruktur ini akan menjadi penopang utama bagi pertumbuhan industri, investasi, dan sektor UMKM di Sultra.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi. Proyek ini adalah bagian dari komitmen PLN dalam menyediakan listrik yang andal, berkelanjutan, dan siap mendukung pertumbuhan sektor industri maupun UMKM di Sultra,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sultra pun menyambut langkah tersebut dengan dukungan penuh. Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan menjadi fondasi penting dalam menarik investasi dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
“Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen mendukung penuh langkah PLN dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan. Keandalan listrik sangat penting, bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga sebagai fondasi investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Gubernur.
Sinergi PLN dan Pemprov Percepat Pembangunan
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, Ronny Aprisaputra, mengungkapkan bahwa proyek SUTET 275 kV kini dalam tahap pra-konstruksi dan berjalan sesuai jadwal. Ia menambahkan, kolaborasi dengan Forkopimda dan masyarakat menjadi kunci untuk mengantisipasi potensi hambatan di lapangan.
“Kami berharap sinergi antara PLN, Forkopimda, dan masyarakat terus terjalin agar proyek ini berjalan lancar tanpa kendala. Kami juga memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik,” pungkas Ronny.
Audiensi yang dilakukan di Kantor Gubernur Sultra ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional di sektor energi.
Selain itu, hadirnya SUTET 275 kV Bungku – Andowia – Kendari akan memperluas kapasitas jaringan listrik di Sultra. Hal ini memungkinkan masuknya investasi baru di bidang industri pengolahan, pertambangan, hingga pengembangan kawasan ekonomi khusus.
Bagi masyarakat umum, pembangunan jaringan transmisi ini juga diharapkan mampu memberikan akses listrik yang lebih stabil, sehingga meningkatkan kualitas hidup sekaligus membuka peluang usaha baru di berbagai sektor.
Keseriusan PLN dan Pemprov Sultra dalam mendorong percepatan pembangunan kelistrikan sejalan dengan upaya pemerintah pusat memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan suplai listrik yang memadai, daya tarik investasi di daerah pun semakin meningkat.
Langkah sinergis ini diproyeksikan mampu memperkuat pondasi ekonomi Sulawesi Tenggara dalam jangka panjang. Dengan sistem kelistrikan yang lebih modern dan efisien, peluang pengembangan industri berbasis energi pun semakin terbuka.
Sebagai bagian dari visi pembangunan nasional, proyek kelistrikan di Sultra menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah dan BUMN dapat menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sultra menunjukkan komitmen PLN dalam menyediakan energi yang andal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kerja sama dengan Pemprov Sultra mempercepat penyelesaian proyek SUTET 275 kV yang menjadi prioritas pembangunan.
Keandalan listrik tidak hanya penting bagi kebutuhan masyarakat, tetapi juga sebagai modal utama menarik investasi baru.
Dengan infrastruktur kelistrikan yang lebih modern, Sultra diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri di kawasan timur Indonesia.
Sinergi ini mencerminkan arah pembangunan berkelanjutan yang menempatkan listrik sebagai fondasi kemajuan ekonomi.
Pemerintah daerah diharapkan terus menjaga koordinasi erat dengan PLN agar pembangunan berjalan tanpa hambatan.
Masyarakat juga perlu dilibatkan secara aktif untuk mendukung kelancaran proyek dengan menjaga kondusivitas.
Investor dapat memanfaatkan peluang ini dengan mengembangkan usaha di sektor berbasis energi.
PLN perlu memastikan keberlanjutan pasokan listrik dengan memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap pembangunan.
Ke depan, model kolaborasi ini bisa diterapkan di provinsi lain guna mempercepat pemerataan infrastruktur energi.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
.





