Bangkok, Ekoin.co – Kontingen Indonesia menorehkan prestasi gemilang dalam ajang ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 yang berlangsung di Thailand. Keberhasilan ini terlihat saat para atlet Merah Putih secara resmi berhasil memenuhi Target 82 Emas yang telah dicanangkan sebelumnya. Pencapaian luar biasa tersebut diraih melalui perjuangan gigih para atlet putra dan putri terbaik bangsa yang bertanding di berbagai arena.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan ini tepat pada hari Sabtu, 24 Januari 2026. Beliau mengungkapkan bahwa raihan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota kontingen selama masa persiapan hingga pertandingan. Kabar membanggakan ini sekaligus membawa angin segar bagi dunia olahraga disabilitas di tanah air yang terus menunjukkan taringnya di level internasional.
Hingga saat ini, posisi Indonesia masih kokoh berada di peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali di bawah tuan rumah. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet menjadi kunci utama dalam mempertahankan konsistensi performa sejak hari pertama kompetisi dimulai. Erick Thohir menegaskan bahwa dirinya sangat bangga melihat semangat para pejuang olahraga yang tidak pernah kendur meski menghadapi tantangan berat di lapangan.
Pencapaian ini mencatatkan lonjakan signifikan jika dibandingkan dengan perolehan medali pada hari sebelumnya yang berada di angka 69 emas. Tepat pada pukul 14.24 WIB, Indonesia berhasil menambah 13 medali emas tambahan yang akhirnya melengkapi kuota target yang ditetapkan. Fokus dan disiplin atlet dalam mengeksekusi strategi pelatih menjadi faktor penentu kemenangan yang sangat krusial di setiap cabang olahraga.
Rincian Sebaran Medali Emas Tambahan Kontingen Indonesia
Tambahan medali tersebut berasal dari empat cabang olahraga unggulan yang tampil sangat mendominasi pada pertandingan hari ini. Cabang olahraga para renang menjadi penyumbang terbanyak dengan total 6 medali emas yang berhasil diamankan oleh para perenang andalan. Sementara itu, cabang para angkat berat menyusul dengan sumbangan 3 emas, diikuti oleh para panahan dan para bulutangkis yang masing-masing menyabet 2 emas.
Nama-nama atlet seperti Jendi Pangabean dari cabang para swimming sukses meraih dua emas sekaligus pada nomor 50m Butterfly S9 dan 200m Individual Medley SM9. Selain itu, Teodora Audi Ferelly dan Ken Swagumilang turut mempersembahkan emas dari nomor Individual Compound pada cabang para archery. Keberhasilan mereka diikuti oleh ketangguhan atlet para powerlifting yakni Delima Yunia Susanti, Siti Mahmudah, serta Andika Eka Jaya yang tampil perkasa.
Sektor para swimming juga mendapatkan tambahan emas dari Januari, Siti Aisyah, Siti Alfiah, dan Zaki Zulkarnain yang tampil sangat memukau di lintasan air. Di lapangan bulutangkis, pasangan ganda campuran Leani Ratri Oktila dan Hikmat Ramdani sukses menyumbangkan emas kelas SL3-SU5. Menutup daftar kemenangan hari ini, Qonitah Ikhtiar Syakuroh juga berhasil meraih podium tertinggi pada nomor tunggal putri SL3 yang sangat kompetitif.
Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan misi besar ini di Thailand. Beliau menyebutkan bahwa peran NPC Indonesia, Chief de Mission, serta tim pendukung sangat vital dalam memastikan kondisi atlet tetap prima. Doa dari seluruh masyarakat Indonesia di tanah air juga dianggap sebagai sumber kekuatan tambahan bagi para atlet yang sedang berjuang.
Harapan Menpora di Sisa Pertandingan ASEAN Para Games
Meskipun Target 82 Emas telah resmi terpenuhi, Erick Thohir tetap meminta seluruh kontingen untuk tidak cepat merasa puas. Beliau berharap para atlet tetap tampil optimal dan memberikan kemampuan terbaik mereka hingga seluruh rangkaian pertandingan benar-benar selesai. Pasalnya, masih ada beberapa nomor pertandingan yang akan berlangsung hingga hari Minggu esok dengan potensi tambahan medali yang terbuka lebar.
Erick menegaskan bahwa mentalitas sebagai bangsa pejuang harus terus ditunjukkan oleh setiap atlet Indonesia di kancah internasional. Keberhasilan melampaui target ini diharapkan menjadi motivasi tambahan untuk memperlebar jarak perolehan medali dengan negara pesaing lainnya. Semangat juang ini merupakan identitas asli Indonesia yang selalu ingin memberikan kado terbaik bagi bangsa dan negara melalui jalur olahraga.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan atlet disabilitas agar prestasi serupa dapat terus berulang di masa yang akan datang. Keberhasilan di Thailand ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menghadapi ajang olahraga multieven yang lebih besar berikutnya. Sinergi antara pemerintah dan organisasi olahraga akan terus diperkuat demi menciptakan ekosistem prestasi yang berkelanjutan bagi seluruh atlet.
Pencapaian di ASEAN Para Games 2025 ini juga menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan merupakan penghalang untuk mengharumkan nama bangsa. Dedikasi yang ditunjukkan oleh Jendi Pangabean dan kawan-kawan diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Indonesia lainnya. Setiap tetes keringat yang jatuh di arena pertandingan hari ini telah terbayar lunas dengan raihan medali yang sangat membanggakan.
Penyelenggaraan ASEAN Para Games di Thailand tahun ini memang dikenal sangat kompetitif dengan persiapan matang dari setiap negara peserta. Namun, Indonesia terbukti mampu bersaing dan menunjukkan dominasinya di beberapa cabang olahraga kunci yang menjadi lumbung emas. Keberhasilan mencapai target sebelum hari terakhir pertandingan menunjukkan efektivitas program latihan yang telah dijalani para atlet.
Kini, seluruh mata tertuju pada pertandingan sisa yang diharapkan dapat menambah pundi-pundi medali bagi tim merah putih. Masyarakat Indonesia diharapkan terus memberikan dukungan moral melalui berbagai kanal media agar mental bertanding atlet tetap terjaga. Kesuksesan ini adalah milik seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan kejayaan olahraga nasional di tingkat Asia Tenggara.
Target yang sudah di tangan ini menjadi simbol kemajuan olahraga disabilitas Indonesia yang semakin profesional dan terukur dalam setiap tahapannya. Semangat tinggi tetap membara di kamp penginapan atlet guna menyambut sisa laga dengan kepercayaan diri yang penuh. Indonesia siap menutup ajang ASEAN Para Games 2025 dengan kepala tegak sebagai salah satu kekuatan utama di kawasan.
Pencapaian luar biasa ini merupakan bukti nyata dari dedikasi tanpa batas para atlet disabilitas tanah air yang berjuang di Thailand. Keberhasilan melampaui target awal menunjukkan bahwa program pembinaan atlet yang dilakukan selama ini berjalan pada jalur yang benar. Kualitas kompetisi yang tinggi di tingkat regional justru memacu semangat juang kontingen Indonesia untuk memberikan hasil yang maksimal bagi negara.
Sinergi yang kuat antara atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari pemerintah melalui Kemenpora menjadi fondasi utama kesuksesan besar ini. Keberhasilan ini tidak hanya sekadar angka di papan klasemen, melainkan representasi dari harga diri bangsa di kancah internasional. Masyarakat luas patut memberikan apresiasi setinggi mungkin bagi setiap individu yang telah berkontribusi dalam mengharumkan nama Merah Putih di arena ASEAN Para Games.
Hasil ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan yang lebih besar bagi seluruh cabang olahraga disabilitas di seluruh pelosok Indonesia. Pembibitan atlet muda harus terus dilakukan agar estafet prestasi ini tidak terputus dan tetap terjaga di masa depan. Fokus pada pengembangan fasilitas latihan serta kesejahteraan atlet juga menjadi poin penting yang perlu terus ditingkatkan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan.
Meskipun target utama sudah tercapai, konsistensi untuk tetap memberikan performa terbaik di sisa jadwal pertandingan tetap menjadi prioritas utama tim. Mentalitas pemenang yang sudah terbentuk harus dipelihara agar Indonesia tetap disegani oleh negara-negara lain dalam setiap perhelatan olahraga. Semangat juang ini adalah modal berharga untuk menghadapi kompetisi-kompetisi internasional yang akan datang dengan tantangan yang mungkin lebih berat.
Keberhasilan mencapai 82 medali emas ini adalah kado indah bagi seluruh rakyat Indonesia di awal tahun 2026 yang penuh harapan. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi atlet lainnya untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa. Mari kita terus mengawal perjuangan kontingen Indonesia hingga detik terakhir pertandingan di Thailand untuk memastikan hasil akhir yang manis.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





