Bandung Barat, Ekoin.co – Sebuah insiden memilukan mengguncang wilayah hukum Bandung Barat. Dua personel terbaik Polsek Cisarua, Aipda M Jerry Sonconery dan Aiptu Hendra Kurniawan, dinyatakan gugur setelah sepeda motor dinas yang mereka kendarai terhimpit di antara dua truk militer di Jalan Tugu 2, Kampung Cimeta, Minggu (25/1/2026) sore.
Detik-detik kecelakaan maut ini terekam jelas oleh kamera warga dan mendadak viral di jagat maya.
Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, terlihat kengerian saat kendaraan roda dua milik Polri tak berdaya menghadapi terjangan kendaraan taktis dari arah belakang.
Kronologi Kejadian Peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisi jalan desa yang sempit dan menurun saat itu tengah mengalami kemacetan.
Sebuah truk dinas TNI bernomor 7330-III dari Kesatuan Batalyon Arhanud 3 berhenti mengikuti arus lalu lintas. Di belakangnya, kedua korban yang berboncengan motor dinas bersiap untuk mengantre.
Namun, maut datang dari arah belakang. Truk dinas TNI lainnya dengan nomor 6719-III yang dikemudikan Kopda Muhamad Ridwan meluncur di turunan tajam tersebut.
Tanpa sempat menghindar, truk menghantam motor Honda Beat warga sipil dan motor dinas Polri, hingga keduanya terdorong hebat dan ringsek terhimpit bak belakang truk TNI yang berada di depan.
Dua Anggota Polri Gugur di Tempat Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Rahardjo, mengonfirmasi bahwa kedua anggota Bhabinkamtibmas tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat.
“Pengendara dan penumpang sepeda motor dinas Polri meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap AKP Yudha dalam pernyataan resminya.
Sementara itu, pengendara motor Honda Beat yang juga menjadi korban berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Cibabat untuk perawatan medis.
Penyelidikan Intensif Bersama Subdenpom Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Cimahi masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab pasti kecelakaan, apakah murni faktor manusia (human error) atau kegagalan sistem pengereman pada kendaraan militer tersebut.
Lokasi kejadian memang dikenal rawan karena lebar jalan hanya sekitar 4,5 meter dengan kontur berkelok tajam serta minim marka jalan. Saat ini, kepolisian telah berkoordinasi dengan Subdenpom Cimahi untuk memproses lebih lanjut keterlibatan personel TNI dalam kecelakaan lalu lintas fatal ini.





