Mimpi PSI Jadi Partai Besar, Kaesang Boyong Tujuh Skuad Baru dari NasDem, Demokrat dan PKS
Makassar, Ekoin.co – Pamer skuad baru di Rakernas PSI Makassar, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bermimpi PSI jadi partai besar.
Tujuh kader baru PSI yang diumumkan saat Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan adalah mantan wakil bupati hingga kader Partai NasDem.
Mereka adalah Bupati Pesisir Selatan 2 periode sekaligus mantan Ketua NasDem Sumatera Barat, Hendra Joni; mantan Wakil Bupati Soppeng sekaligus mantan kader NasDem, Lutfi Halide; mantan anggota DPRD Sulsel 2019-2024 Fraksi NasDem, Resky Mulfiati Lutfi.
Kemudian, anggota DPRD Pinrang 2014-2019 dan DPRD Sulsel 2019-2024 Fraksi PKS, Vera Firdaus; anggota DPRD Sulsel 2014-2019 Fraksi Demokrat, Ikrar Kamaruddin; Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) periode 2022-2025, Muhammad Asrul; serta tokoh agama Prof Al Habib Syarif Husain.
Kaesang tampak menyematkan jaket PSI kepada tujuh kader baru tersebut. Penyematan jaket tersebut menandai bergabungnya mereka dengan PSI.
Kaesang tampak terharu dalam penutupan Rakernas PSI. Kaesang mengaku tak mampu membaca kertas materi pidato yang telah disiapkan.
“Saya, jujur, harus membaca dari pidato ini, tapi saya ndak bisa, mohon maaf. Cuma satu hal yang akan saya janjikan kepada teman-teman semuanya bahwa PSI akan menjadi partai besar di kemudian hari,” kata Kaesang.
Target Lolos ke Senayan
Targer terdekat, PSI harus menempatkan kadernya di Senayan. Artinya PSI harus lolos ambang batas parlemen. Dua kali Pemilu, PSI belum lolos.
Kini di belakang ada Jokowi. Menurut Jokowi, ambisi PSI untuk lolos ke Senayan bukan perkara mudah karena target yang ditetapkan tergolong tinggi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat daerah (DPD), tetapi juga oleh jaringan hingga akar rumput.
“Kita memerlukan mesin besar karena target PSI adalah target yang besar, target PSI ini target yang besar, targetnya tinggi,” ujar Jokowi di hadapan kader PSI.
Jokowi menegaskan pentingnya memperkuat jaringan dari tingkat provinsi hingga unit terkecil di masyarakat. Ia menilai kekuatan sebuah partai politik terletak pada soliditas di akar rumput.
“Jadi mesinnya harus besar, nggak bisa struktur hanya sampai DPD, nggak bisa. Sekali lagi, struktur harus sampai desa, RT, RW,” tambah Jokowi. (*)























Tinggalkan Balasan