Jakarta, Ekoin.co — Persija Jakarta harus menerima hasil mengecewakan saat menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/26 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu malam WIB.
Meski tampil menekan sepanjang pertandingan, Macan Kemayoran justru kebobolan di penghujung laga dan takluk 0-2.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija menunjukkan dominasi permainan. Serangan demi serangan dibangun melalui kombinasi lini tengah yang rapi, namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi persoalan utama. Peluang demi peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Arema sempat memberikan ancaman melalui Gabriel Silva di awal babak pertama, tetapi kiper Persija, Carlos Eduardo, tampil sigap mengamankan gawangnya.
Persija membalas lewat beberapa percobaan Gustavo dan Maxwell, namun ketangguhan Muhammad Adi Satryo di bawah mistar membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Kedua tim saling bertukar tekanan, namun duel para penjaga gawang kembali menjadi sorotan. Persija sempat menggetarkan gawang Arema pada menit ke-77 melalui Gustavo, tetapi gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Momentum itu tampak memengaruhi mental tuan rumah. Saat Persija terus berupaya memecah kebuntuan, Arema justru tampil efektif. Gabriel Silva mencetak gol pembuka pada menit ke-82 lewat aksi individu yang menembus lini pertahanan Persija.
Di masa injury time, Arema memanfaatkan celah pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik cepat. Gabriel Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor, memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tamu.
Hasil ini mengangkat posisi Arema ke papan tengah klasemen dengan 27 poin. Sementara Persija tertahan di peringkat tiga dengan 41 poin, gagal memangkas jarak dari pemuncak klasemen.





