ESG ANTAM Diakui Pasar Modal Indonesia

PT ANTAM Tbk terpilih sebagai konstituen tiga indeks ESG terkemuka BEI periode Juni–November 2026: Indeks SRI-KEHATI, ESG Quality 45, dan ESG Sector Leaders.
Gedung Kantor ANTAM. Sumber dok www.antam.com

Jakarta Ekoin.co – ESG ANTAM kembali memperoleh pengakuan di pasar modal Indonesia setelah PT ANTAM (Persero) Tbk terpilih sebagai konstituen tiga indeks Environmental, Social, and Governance (ESG) terkemuka untuk periode Juni–November 2026. Perseroan masuk dalam Indeks SRI-KEHATI, Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI, dan Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Penetapan tersebut diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia pada 21 Mei 2026. Selanjutnya, hasil tersebut dikonfirmasi melalui surat resmi dari Yayasan KEHATI yang diterbitkan pada 9 Juni 2026. Keputusan itu memperkuat posisi ANTAM sebagai perusahaan pertambangan nasional yang konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, ANTAM dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjalankan pengelolaan perusahaan berkelanjutan. Penilaian tersebut mencakup penerapan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dilakukan secara konsisten dalam seluruh aktivitas operasional dan bisnis perseroan.

Masuknya ANTAM dalam tiga indeks ESG KEHATI sekaligus menjadi indikator atas keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis jangka panjang. Selain itu, pengakuan tersebut menunjukkan keseriusan perseroan dalam mengelola risiko sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan refleksi dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Bagi ANTAM, keberlanjutan bukan hanya aspek kepatuhan, tetapi merupakan bagian integral dari strategi bisnis jangka panjang Perseroan. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja ESG sekaligus memperkuat kontribusi ANTAM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan Indonesia,” ujar Untung.

Pengakuan ESG Perkuat Posisi ANTAM

Indeks SRI-KEHATI, ESG Quality 45 IDX KEHATI, dan ESG Sector Leaders IDX KEHATI merupakan indeks yang dikembangkan oleh Bursa Efek Indonesia bersama Yayasan KEHATI. Ketiga indeks tersebut dirancang untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menunjukkan kinerja unggul dalam aspek keberlanjutan, tata kelola perusahaan, dan penciptaan nilai ekonomi jangka panjang.

Keikutsertaan ANTAM dalam tiga indeks tersebut menjadi sinyal positif terhadap penerapan prinsip ESG yang dilakukan perusahaan. Pengakuan itu juga memperkuat kepercayaan investor dan berbagai pemangku kepentingan terhadap arah bisnis perseroan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Selain itu, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa aspek ESG telah menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan perusahaan. ANTAM mengintegrasikan prinsip tersebut dalam pengelolaan risiko, strategi pertumbuhan, hingga pelaksanaan kegiatan operasional sehari-hari.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, ANTAM terus menempatkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab sebagai bagian dari agenda bisnisnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan industri mineral nasional yang berkelanjutan.

Jalankan Berbagai Inisiatif Keberlanjutan

Dalam implementasi ESG, ANTAM menjalankan berbagai program keberlanjutan di wilayah operasionalnya. Program tersebut mencakup pengurangan emisi gas rumah kaca, pengendalian pencemaran lingkungan, reklamasi lahan pascatambang, hingga konservasi keanekaragaman hayati.

Di sisi sosial, perusahaan juga melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan masyarakat yang bertujuan memberikan manfaat bagi komunitas di sekitar wilayah operasional. Sementara itu, dari aspek tata kelola, ANTAM terus memperkuat sistem yang transparan dan akuntabel.

Berbagai inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan. Selain itu, langkah tersebut juga mendukung agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon yang menjadi perhatian banyak pihak dalam beberapa tahun terakhir.

Ke depan, ANTAM menyatakan akan terus memperkuat implementasi ESG di seluruh rantai bisnis perusahaan. Penerapan tersebut mencakup kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan, pemurnian, penjualan, pemasaran, hingga pengelolaan pascatambang.

Perusahaan juga akan melanjutkan pengembangan proyek hilirisasi mineral sebagai bagian dari strategi menciptakan nilai tambah. Dengan pendekatan tersebut, ANTAM berupaya menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Perusahaan lain dapat menjadikan penerapan ESG sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang yang terintegrasi dengan operasional perusahaan. Langkah tersebut dapat mendukung keberlanjutan usaha sekaligus memperkuat tata kelola.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pencapaian target keberlanjutan. Sinergi tersebut dapat memperluas dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola juga dapat dilakukan secara konsisten dalam setiap proses bisnis. Dengan demikian, perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan tanggung jawab sosial.

Upaya pengurangan emisi, konservasi lingkungan, dan pengembangan masyarakat dapat terus diperkuat sesuai kebutuhan masing-masing sektor industri. Langkah itu berpotensi memberikan manfaat jangka panjang.

Transparansi serta akuntabilitas juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Karena itu, penguatan tata kelola perlu menjadi perhatian berkelanjutan.

Sebagai kesimpulan, ESG ANTAM kembali memperoleh pengakuan melalui masuknya perusahaan dalam tiga indeks ESG KEHATI periode Juni–November 2026.

Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di seluruh aktivitas bisnis dan operasionalnya.

Pengakuan dari Bursa Efek Indonesia dan Yayasan KEHATI juga memperkuat posisi ANTAM sebagai perusahaan yang mengintegrasikan aspek ESG ke dalam strategi bisnis jangka panjang.

Berbagai program keberlanjutan yang dijalankan perusahaan mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dilakukan secara berkesinambungan.

Melalui implementasi ESG yang terus diperkuat, ANTAM berupaya mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights