Desa Sanding Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Redaksi Ekoin Redaksi Ekoin
Jejak Hijau Desa Sanding menjadi program Maybank Indonesia dan BenihBaik.com untuk mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan menuju desa netral karbon di Gianyar, Bali.(foto:istimewa)

Gianyar — Ekoin.co – Program Jejak Hijau Desa Sanding Menuju Masa Depan Netral Karbon menjadi salah satu upaya mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Bali. Inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Maybank Indonesia bersama BenihBaik.com tersebut menjadikan Desa Sanding, Gianyar, sebagai percontohan pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus mendukung upaya menuju desa netral karbon.

Program Jejak Hijau Desa Sanding tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas pengolahan sampah. Lebih dari itu, inisiatif ini juga menitikberatkan pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengelola sampah sejak dari lingkungan rumah tangga.

Melalui program tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan setiap warga. Oleh karena itu, edukasi pemilahan sampah menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan untuk membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan secara lebih bertanggung jawab.

Selain edukasi, program ini juga mencakup pengumpulan sampah langsung dari rumah warga. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih terarah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan desa.

Pengolahan sampah organik turut menjadi bagian penting dari kegiatan Jejak Hijau Desa Sanding. Melalui langkah tersebut, program ini berupaya mendorong masyarakat agar tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga memahami proses pengelolaannya.

Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan Program

Head Corporate Social Responsibility Maybank Indonesia, Yudhi Sutrisna, mengatakan persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama berbagai unsur agar program pengelolaan sampah dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah desa, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pemerhati lingkungan, serta warga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan inisiatif tersebut.

“Ini tidak mungkin kita lakukan sendiri. Kolaborasi dari desa, pemerintah daerah, teman-teman NGO, pemerhati, dan masyarakat menjadi kunci dari keberhasilan program ini,” ujarnya pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan membutuhkan dukungan bersama. Setiap pihak memiliki peran dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Yudhi juga menjelaskan bahwa Jejak Hijau Desa Sanding merupakan bagian dari komitmen Maybank Indonesia untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan di Bali.

Melalui program CSR tersebut, Maybank Indonesia bersama BenihBaik.com berupaya mendorong perubahan yang tidak hanya terlihat dari tersedianya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Harapan Menjadi Inspirasi bagi Desa Lain

Yudhi berharap program Jejak Hijau Desa Sanding tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Sebaliknya, inisiatif tersebut diharapkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

Ia juga berharap praktik pengelolaan sampah yang diterapkan di Desa Sanding dapat menginspirasi desa-desa lain di Bali maupun berbagai daerah di Indonesia.

Dengan demikian, pengalaman Desa Sanding diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pengelolaan sampah membutuhkan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Upaya menuju desa netral karbon juga tidak hanya ditentukan oleh banyaknya fasilitas yang dibangun. Kemampuan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sistem pengelolaan sampah melalui kebiasaan sehari-hari menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Karena itu, edukasi, pemilahan sampah, pengumpulan dari rumah warga, dan pengolahan sampah organik menjadi rangkaian pendekatan yang saling mendukung dalam program Jejak Hijau Desa Sanding.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights