Simulasi Cicilan KPR Subsidi FLPP 2026 Bunga 5 Persen Flat DP 1 Persen Tenor hingga 40 Tahun
Simulasi cicilan KPR FLPP 2026 menjadi perhatian utama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah subsidi tahun ini, mengingat skema bunga flat dan tenor panjang yang ditawarkan pemerintah.
Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tetap menjadi primadona masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tahun 2026. Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan suku bunga KPR FLPP tetap flat di angka 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun subsidi, meskipun terjadi fluktuasi BI Rate sepanjang tahun.
Tak hanya bunga rendah, pemerintah juga menyetujui kebijakan baru berupa perpanjangan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dari sebelumnya maksimal 20 tahun. Kebijakan ini bertujuan menekan besaran cicilan bulanan agar semakin banyak MBR yang memenuhi syarat kemampuan bayar (debt service ratio) perbankan.
Ketentuan Utama KPR FLPP 2026
- Suku bunga: 5% flat (rumah tapak) dan 6% flat (rumah susun) sepanjang masa kredit, tidak berubah menjadi floating
- Uang muka (DP): mulai dari 1% dari harga rumah, disubsidi sebagian oleh pemerintah
- Tenor: maksimal 20 tahun (skema reguler), dengan opsi tenor hingga 40 tahun dalam skema baru yang sedang digulirkan bertahap
- Penghasilan maksimal pemohon: Rp8 juta per bulan (gabungan suami-istri jika sudah menikah)
- Bebas PPN untuk pembelian rumah subsidi
Daftar Harga Maksimal Rumah Subsidi per Wilayah 2026
| Wilayah | Harga Jual Maksimal |
|---|---|
| Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Kepri, Babel, Mentawai) | Rp166.000.000 |
| Kalimantan (kecuali Murung Raya dan Mahakam Ulu) | Rp182.000.000 |
| Sulawesi, Bangka Belitung, Mentawai, Kepulauan Riau | Rp173.000.000 |
| Jabodetabek, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara | Rp185.000.000 |
| Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan | Rp240.000.000 |
Simulasi Cicilan KPR FLPP Rp185 Juta (Jabodetabek)
Berikut contoh simulasi KPR subsidi untuk rumah seharga Rp185 juta di wilayah Jabodetabek, dengan DP 1 persen dan bunga flat 5 persen selama 20 tahun:
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Harga rumah | Rp185.000.000 |
| Uang muka (DP 1%) | Rp1.850.000 |
| Plafon KPR (pokok pinjaman) | Rp183.150.000 |
| Bunga | 5% flat per tahun |
| Tenor | 20 tahun (240 bulan) |
| Estimasi angsuran per bulan | sekitar Rp1.470.000 |
Catatan: simulasi bersifat estimasi berdasarkan kalkulator KPR bank penyalur, angka aktual dapat bervariasi tergantung bank dan biaya tambahan seperti asuransi.
Contoh Lain: Rumah Subsidi Rp161 Juta (Luar Jabodetabek)
Untuk rumah subsidi di wilayah seperti Batam dengan harga sekitar Rp161.500.000, skema cicilan dengan booking fee sekitar Rp1.000.000 dan uang muka bertahap menghasilkan estimasi angsuran mulai Rp1,2 juta hingga Rp1,9 jutaan per bulan, tergantung tipe unit dan plafon KPR yang diambil.
Bank Penyalur KPR FLPP Terbesar
Bank Tabungan Negara (BTN) tercatat sebagai penyalur KPR FLPP terbesar dengan pangsa pasar sekitar 89 persen dari total penyaluran subsidi nasional, didukung oleh bank BUMN lain seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI yang juga aktif menyalurkan program ini melalui kerja sama dengan ratusan pengembang perumahan.
Syarat Pengajuan KPR FLPP
- WNI dengan penghasilan maksimal Rp8 juta/bulan
- Belum pernah memiliki rumah atau menerima subsidi perumahan sebelumnya
- Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi
- Masa kerja/usaha minimal 1 tahun
- Mengikuti dan lulus proses verifikasi BI Checking (SLIK OJK)
Target Penyaluran 2026
Pemerintah melalui BP Tapera menargetkan penyaluran 350.000 unit rumah subsidi sepanjang 2026 sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah. Hingga pertengahan tahun, realisasi tercatat sekitar 44 persen dari target tahunan, dengan akselerasi penyaluran terus digenjot lewat akad massal di berbagai daerah.
Informasi resmi penyaluran KPR FLPP dapat dicek melalui BP Tapera sebagai lembaga yang mengelola dana pembiayaan perumahan rakyat.






















Tinggalkan Balasan