EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kredit UMKM BRI Mencapai Rp1.126 Triliun pada Triwulan I 2025

Sumber dok. bri.co.id

Kredit UMKM BRI Mencapai Rp1.126 Triliun pada Triwulan I 2025

BRI memperkuat strategi pengelolaan risiko melalui peningkatan monitoring, early warning system, serta evaluasi kompetensi tim di lini bisnis utama untuk menjaga kualitas kredit di segmen UMKM, yang mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.126,02 triliun hingga Maret 2025.

Agus DJ oleh Agus DJ
15 Mei 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) terus memperkuat strategi pengelolaan risiko di tengah tekanan ekonomi global yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian akibat tensi geopolitik dan perang tarif. Direktur Manajemen Risiko BRI, Mucharom, menyampaikan hal ini dalam Press Conference Paparan Kinerja Keuangan Triwulan I Tahun 2025 yang digelar pada Rabu (30/4/2025).

Mucharom menjelaskan bahwa di tengah tekanan konsumsi domestik yang terjadi, BRI tetap mengedepankan prinsip pertumbuhan yang selektif guna menjaga kualitas kredit secara berkelanjutan. Sebagai bank dengan porsi pembiayaan UMKM terbesar di Indonesia, BRI mencatatkan penyaluran kredit UMKM hingga Maret 2025 sebesar Rp1.126,02 triliun atau setara 81,97% dari total portofolio kredit.

Langkah tersebut, lanjut Mucharom, merupakan upaya untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan tetap selaras dengan kondisi pasar tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko. “Tentunya kita memperkuat fungsi monitoring dan juga early warning system, sehingga dapat mengetahui kondisi nasabah dan juga antisipasi apabila terjadi potensi pemburukan,” ungkapnya.

Upaya ini berbuah hasil positif. Rasio Non-Performing Loan (NPL) BRI berhasil membaik dari 3,11% pada akhir Triwulan I 2024 menjadi 2,97% di akhir Triwulan I 2025. Perbaikan serupa juga terlihat pada rasio Loan at Risk (LAR) yang turun dari 12,68% menjadi 11,12% pada periode yang sama.

Selain itu, Mucharom juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung sebagai langkah penguatan segmen UMKM. Evaluasi dilakukan terhadap kompetensi dan kapasitas tim di lini bisnis utama agar lebih adaptif terhadap risiko. “Kita juga lihat kembali sistem dan tools yang ada saat ini, kita coba lihat dan review kembali, kita sudah punya credit scoring, credit rating,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

Lebih lanjut, BRI juga melakukan penyempurnaan pada fraud detecting system agar lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi risiko. Aktivitas di proses bisnis juga tengah ditelaah ulang sebagai bagian dari penguatan manajemen risiko secara keseluruhan.

Di tengah tantangan global tersebut, BRI tetap mampu mencatatkan kinerja positif. Sepanjang Triwulan I 2025, BRI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp13,80 triliun serta mencatatkan total aset sebesar Rp2.098,23 triliun, tumbuh 5,49% secara year-on-year.

Sebagai informasi, Mucharom diangkat menjadi Direktur Manajemen Risiko BRI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI pada 24 Maret 2025 dan mulai melaksanakan tugas setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari OJK.

Tags: BRIearly warning systemfraud detecting systemkredit UMKMLARmanajemen risikoMucharomNPLperekonomian globalstrategi risikotensi geopolitikTriwulan I 2025
Post Sebelumnya

Livin’ by Mandiri Tumbuh Pesat, Transaksi Mencapai Rp 1.070 Triliun di Kuartal I 2025

Post Selanjutnya

Gelombang Serangan Israel di Khan Younis dan Jabalia Tewaskan Puluhan, Mayoritas Wanita dan Anak-Anak.

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Program Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI Tingkatkan Literasi Keuangan. Sumber dok bankbsi.co.id

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi masyarakat muslim dalam merencanakan...

Kolaborasi Pemerintah Dan BRI Optimalkan Potensi Investasi Batam. Sumber dok bni.co.id

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Batam, Ekoin.co - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui penguatan sektor investasi Batam yang kini menjadi fokus utama...

Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun

BI Diminta Lebih Agresif dan Taktis Jaga Stabilitas Nilai Rupiah

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah saat pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu...

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS....

Post Selanjutnya
Gelombang Serangan Israel di Khan Younis dan Jabalia Tewaskan Puluhan, Mayoritas Wanita dan Anak-Anak.

Gelombang Serangan Israel di Khan Younis dan Jabalia Tewaskan Puluhan, Mayoritas Wanita dan Anak-Anak.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.