EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Kemensos Evaluasi PBI dan Sekolah Rakyat Jepara

Kemensos Evaluasi PBI dan Sekolah Rakyat Jepara

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menambah jumlah Sekolah Rakyat serta menyempurnakan verifikasi PBI JK berdasarkan data DTSEN

Abah Mamat oleh Abah Mamat
24 Juni 2025
Kategori DAERAH, EKONOMI, NASIONAL, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta — EKOIN.CO — Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima kunjungan resmi Bupati Jepara, Witiarso Utomo, di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Wamensos Agus Jabo memberikan arahan mengenai pengembangan Sekolah Rakyat dan pengelolaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Ia menuturkan bahwa hingga saat ini terdapat 100 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi, melayani lebih dari 9.780 siswa dari berbagai wilayah.

Presiden Prabowo meminta ada tambahan murid sampai 20 ribu siswa,” ujar Agus Jabo dalam forum pertemuan tersebut.

Arahan itu, menurutnya, selaras dengan misi pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Sinergi Pusat dan Daerah

Agus menjelaskan bahwa Presiden Prabowo juga telah meminta Kementerian Tenaga Kerja untuk memeriksa ketersediaan aset.

Langkah ini bertujuan agar beberapa aset tambahan bisa dimanfaatkan untuk mendukung keberadaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

“Pemerintah kabupaten/kota harus sediakan lahan permanen,” tegasnya, merinci peran penting pemerintah daerah.

Menurutnya, lahan tersebut harus memenuhi kriteria fisik, yakni tidak berada di wilayah bencana, tidak miring, serta tidak memerlukan proses urug.

“Pokoknya ke depan kita sinergi, apa yang bisa kita kerja samakan untuk pengentasan kemiskinan,” ujar Agus kembali menegaskan kolaborasi pusat dan daerah.

Evaluasi PBI JK Berdasarkan DTSEN

Selain membahas Sekolah Rakyat, Agus juga menyinggung evaluasi terhadap PBI JK berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ia mengungkapkan bahwa Kemensos telah melakukan asesmen lapangan atau ground check terhadap data penerima bantuan sosial

“Jadi, memang dari DTSEN, kita melakukan ground check. Dari ground check ini ada asesmen baru dari Kemensos yang diberikan Badan Pusat Statistik (BPS),” terangnya.

Hasil asesmen tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara data lama dengan kondisi riil warga penerima bantuan.

Beberapa warga kemudian dinyatakan tidak lagi memenuhi kriteria dan dikeluarkan dari daftar penerima bantuan.

Dampak dan Sosialisasi Pengurangan Penerima

“Beberapa kita masukkan (penerima) berdasarkan ground checking, termasuk PBI desil 5 ke bawah,” jelas Agus menanggapi dinamika data.

Ia juga menegaskan bahwa proses pemutakhiran DTSEN masih berlangsung dan akan terus diperbarui.

Perubahan tersebut dapat memicu pertanyaan dan keluhan dari masyarakat, terutama mereka yang merasa kehilangan hak bantuan.

“Makanya Pak Bupati juga harus siap kalau ada warganya datang dan menginfokan saat berobat tidak di-cover lagi,” jelasnya.

Verifikasi ulang terhadap warga yang tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan akan tetap difasilitasi melalui dinas sosial setempat.

Solusi dan Kompensasi Darurat

Jika ditemukan kasus khusus, terutama yang bersifat darurat, pemerintah akan menyediakan mekanisme kompensasi.

“Kecuali darurat, ada kompensasi,” ujarnya memberikan jaminan terhadap kemungkinan kondisi mendesak di lapangan.

Kecuali darurat, ada kompensasi,” ujarnya memberikan jaminan terhadap kemungkinan kondisi mendesak di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jepara Witiarso menyampaikan apresiasinya atas pemaparan dan arahan dari Wakil Menteri Sosial.

“Terima kasih, Pak,” ucap Witiarso, menggarisbawahi komitmen pihaknya dalam menyukseskan kebijakan pusat di tingkat daerah.

Ia juga menyebutkan bahwa dinas sosial di Jepara akan bergerak aktif menangani dampak dari pengurangan PBI JK.

Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi kegelisahan atau kesalahpahaman di tengah masyarakat penerima manfaat.

Data Penerima PBI Jepara

Diketahui, hingga April 2025, jumlah PBI JK di Kabupaten Jepara yang dibayarkan oleh Kemensos mencapai 408.544 jiwa.

Namun, sesuai hasil pembaruan data DTSEN, terdapat penghapusan sebanyak 53.954 jiwa dari daftar penerima.

Setelah penghapusan tersebut, jumlah penerima PBI JK di Jepara menjadi sekitar 354 ribu jiwa.

Angka tersebut melampaui kuota PBI yang ditetapkan Kemensos untuk Kabupaten Jepara, yakni 310.288 jiwa.

Oleh karena itu, Wamensos menegaskan pentingnya akurasi data serta koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah.(*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Agus Jaboaset pemerintahDTSENJeparaKemensosKementerian Tenaga KerjaPBI JKpenghapusan bantuanPresiden PrabowoSekolah Rakyatverifikasi dataWitiarso Utomo
Post Sebelumnya

Iran Tolak Pengumuman Gencatan Senjata Trump

Post Selanjutnya

Tambang Gagal Masuk, Warga Tunggulsari Menang

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Post Selanjutnya
Tambang Gagal Masuk, Warga Tunggulsari Menang

Tambang Gagal Masuk, Warga Tunggulsari Menang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.