EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Indonesia Dorong Hunian Inklusif di Forum Urbanisasi BRICS

Sumber dok. kemenkoinfra.go.id

Indonesia Dorong Hunian Inklusif di Forum Urbanisasi BRICS

AHY menyebut perumahan sebagai pusat adaptasi dan ketahanan, bukan hanya tempat tinggal, melainkan jantung dari konektivitas, kesehatan, dan pertumbuhan sosial dalam menghadapi krisis iklim di kota-kota berkembang.

Agus DJ oleh Agus DJ
25 Juni 2025
Kategori EKONOMI, INFRASTRUKTUR, INTERNASIONAL, PROPERTI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa perumahan memiliki peran lebih dari sekadar tempat tinggal. Ia menekankan bahwa perumahan adalah elemen penting dalam strategi adaptasi perubahan iklim. Hal ini disampaikannya saat sesi tematik Forum Urbanisasi BRICS ke-4 yang berlangsung di Istana Itamaraty, Kementerian Luar Negeri Brasil, Senin (23/6/2025) waktu setempat.

Dalam pidatonya, AHY menggarisbawahi bahwa membangun infrastruktur berkelanjutan memang krusial, tetapi hal itu belum cukup. Ia menekankan pentingnya investasi strategis yang membuka kesempatan, khususnya di sektor perumahan.

“Membangun infrastruktur berkelanjutan itu perlu, tetapi belum cukup. Kita juga harus membangun kesempatan. Dan sedikit investasi yang mampu membuka kesempatan sebesar perumahan,” ujar Menko AHY di hadapan para delegasi.

Ia menjelaskan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, lebih dari tujuh juta rumah di Indonesia rusak akibat bencana. Dari jumlah tersebut, 80 persen disebabkan oleh banjir yang kerap terjadi di berbagai wilayah.

“Setiap atap yang hilang bukan hanya berarti kehilangan tempat tinggal, tapi juga risiko terhadap kesehatan, mata pencaharian, dan pendidikan. Karena itulah adaptasi harus dimulai dari rumah, tempat di mana hari dimulai,” lanjutnya.

Berita Menarik Pilihan

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

Fokus Pemerintah pada Ketahanan Hunian

Sebagai tanggapan terhadap tantangan tersebut, pemerintah Indonesia tengah menyusun Peta Jalan Perumahan Tangguh Nasional. Peta jalan ini akan mencakup berbagai aspek teknis seperti pondasi tahan banjir, sistem kelistrikan aman, atap penampung air hujan, akses sanitasi, dan pelindung alami seperti sabuk mangrove.

Namun, Menko AHY menegaskan bahwa ketahanan fisik rumah tidak cukup jika tidak didukung oleh lokasi yang strategis dan keterhubungan dengan pusat kegiatan warga. Hunian harus mempermudah akses terhadap pekerjaan, layanan publik, dan pendidikan.

“Perumahan yang terjangkau harus terhubung dengan pekerjaan, sekolah, dan layanan publik melalui pengembangan berbasis transportasi massal (transit-oriented development). Adaptasi tidak boleh mendorong keluarga ke pinggiran. Adaptasi harus menempatkan mereka di pusat kesempatan,” tegasnya.

AHY menyampaikan bahwa pembangunan kota yang berkeadilan hanya dapat dicapai dengan perumahan inklusif yang dirancang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Konektivitas dan aksesibilitas menjadi faktor utama dalam pembangunan berkelanjutan.

Ia menutup pernyataannya dengan penekanan bahwa perumahan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi pondasi bagi sistem ketahanan kota secara keseluruhan.

“Perumahan harus menjadi lebih dari sekadar tempat tinggal. Ia harus menjadi garis depan ketahanan kota dan fondasi bagi pertumbuhan yang inklusif,” pungkas Menko AHY.

Indonesia dan Peran di Forum BRICS

Forum Urbanisasi BRICS ke-4 ini bertujuan memperkuat kerja sama antar negara dalam mengatasi tantangan urbanisasi melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. AHY hadir atas undangan langsung dari Menteri Perkotaan Brasil, Jader Barbalho.

Seperti yang disampaikan oleh penyelenggara, Forum ini melibatkan negara-negara anggota BRICS seperti Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Selain itu, terdapat juga negara mitra seperti Indonesia, Mesir, Ethiopia, Nigeria, Bolivia, dan Kuba.

Total partisipasi dalam forum ini mencapai 72 delegasi dari berbagai kawasan Global South. Forum ini menjadi wadah diskusi strategi pembangunan perkotaan yang berorientasi pada keberlanjutan dan keadilan sosial.

Pernyataan Menko AHY dianggap memberikan pandangan konkret dari Indonesia tentang bagaimana sektor perumahan dapat menjadi penggerak utama ketahanan dan pembangunan kota. Pesan ini mendapat sorotan positif dari sejumlah negara peserta.

Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini memperkuat diplomasi pembangunan dan memperlihatkan kepemimpinan regional dalam mengembangkan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Dalam Forum Urbanisasi BRICS ke-4 di Brasilia, Menko AHY menekankan bahwa perumahan bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan fondasi ketahanan dan inklusi sosial di kota-kota yang menghadapi risiko iklim. Dengan kerusakan jutaan rumah akibat bencana dalam satu dekade terakhir, rumah menjadi pusat perhatian dalam strategi nasional Indonesia.

Melalui Peta Jalan Perumahan Tangguh Nasional, pemerintah mengupayakan hunian yang bukan hanya tahan banjir, tetapi juga terintegrasi dengan layanan publik dan akses transportasi. Pendekatan berbasis konektivitas ini diharapkan mampu menempatkan masyarakat di tengah-tengah peluang ekonomi dan sosial.

Kehadiran Indonesia di forum ini bukan hanya simbol partisipasi, tetapi juga bentuk nyata dari diplomasi pembangunan. Dengan menjadikan perumahan sebagai agenda utama, Indonesia menunjukkan arah kebijakan yang berorientasi pada keadilan, keberlanjutan, dan ketahanan masyarakat.(*)

Tags: adaptasiAgus Harimurti Yudhoyonobencana banjirBrasilbricsdiplomasi pembangunanForum UrbanisasiGlobal Southhunian inklusifinfrastrukturJader BarbalhoKementerian Luar Negeri Brasilpembangunan kotaperubahan iklimperumahan tangguhPeta Jalan Perumahan Tangguhtransit-oriented developmenttransportasi publik
Post Sebelumnya

Kabel Bawah Laut Jadi Medan Pertempuran Baru China vs Amerika Serikat

Post Selanjutnya

Di Forum BRICS, Indonesia Bahas Kota Berkelanjutan Masa Depan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Program Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI Tingkatkan Literasi Keuangan. Sumber dok bankbsi.co.id

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi masyarakat muslim dalam merencanakan...

Kolaborasi Pemerintah Dan BRI Optimalkan Potensi Investasi Batam. Sumber dok bni.co.id

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Batam, Ekoin.co - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui penguatan sektor investasi Batam yang kini menjadi fokus utama...

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS....

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata, secara bulanan IHK Januari 2026 tercatat deflasi sebesar 0,15% (mtm). Perkembangan ini...

Post Selanjutnya
Di Forum BRICS, Indonesia Bahas Kota Berkelanjutan Masa Depan

Di Forum BRICS, Indonesia Bahas Kota Berkelanjutan Masa Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.