SAN FRANCISCO EKOIN.CO – Pendiri Twitter yang juga CEO perusahaan teknologi Block, Jack Dorsey, memperkenalkan aplikasi pesan baru bernama Bitchat yang digadang-gadang sebagai pesaing WhatsApp. Peluncuran dilakukan pada awal Juli 2025, dan menjadi sorotan karena teknologi yang digunakan berbeda dari layanan pesan konvensional.
Bitchat dirancang sebagai aplikasi pengiriman pesan peer-to-peer yang beroperasi sepenuhnya melalui jaringan mesh berbasis Bluetooth, tanpa memerlukan koneksi internet, server pusat, nomor telepon, maupun email. Aplikasi ini sudah tersedia dalam versi beta melalui platform TestFlight.
Pesan Tanpa Internet dan Tanpa Jejak Digital
Menurut Dorsey, Bitchat merupakan eksperimen pribadi dalam mengembangkan komunikasi berbasis jaringan mesh Bluetooth yang terenkripsi dan tahan sensor. Ia juga menyediakan dokumen white paper lengkap di GitHub sebagai bagian dari transparansi proyek tersebut.
Aplikasi ini memungkinkan komunikasi terenkripsi singkat antara perangkat yang berada dalam jangkauan Bluetooth. Saat pengguna bergerak di suatu ruang, perangkat mereka akan otomatis membentuk kluster lokal dan meneruskan pesan ke perangkat lain di sekitarnya.
Dengan metode tersebut, pesan bisa dikirim ke pengguna yang berada di luar jangkauan standar Bluetooth, bahkan ketika tidak tersedia jaringan Wi-Fi atau layanan seluler. Teknologi ini juga memungkinkan Bitchat tetap berfungsi dalam kondisi pemadaman internet atau pengawasan jaringan.
Lebih lanjut, sistem ini hanya menyimpan pesan di perangkat pengguna tanpa menyentuh infrastruktur terpusat. Secara default, pesan akan hilang secara otomatis setelah dikirim, menjadikannya sangat privat dan sesuai dengan visi Dorsey dalam menciptakan komunikasi digital bebas sensor.
Alternatif Aman dalam Kondisi Darurat
Bitchat disebut-sebut sebagai solusi komunikasi di wilayah dengan sensor tinggi atau saat terjadi gangguan layanan komunikasi. Sebagai contoh, aplikasi serupa yang memanfaatkan Bluetooth pernah digunakan saat demonstrasi besar di Hong Kong pada tahun 2019.
Aplikasi ini juga mendukung fitur obrolan grup dengan ruangan yang dapat dinamai menggunakan tagar serta dilindungi kata sandi. Dengan fitur ini, pengguna bisa membuat forum atau komunitas privat yang aman dari pengintaian.
Dorsey menekankan bahwa Bitchat tidak memiliki akun pengguna, tidak mengumpulkan data pribadi, serta tidak menggunakan pengenal digital. Seluruh operasinya murni berbasis peer-to-peer, berbeda jauh dari WhatsApp dan Messenger yang dimiliki Meta.
Perangkat yang mendukung fungsi penyimpanan dan penerusan pesan juga memungkinkan pengguna mengirim pesan ke pengguna lain yang sedang offline, yang akan diteruskan saat mereka terhubung kembali dalam jaringan lokal.
Jack Dorsey melalui akun resminya menyampaikan bahwa pembaruan mendatang akan menambahkan dukungan WiFi Direct. Pembaruan ini ditujukan untuk meningkatkan kecepatan pengiriman pesan dan memperluas jangkauan jaringan mesh.
Dengan pendekatan teknis yang inovatif ini, Bitchat bisa menjadi alat penting dalam komunikasi krisis, demonstrasi, atau saat konektivitas konvensional terganggu. Karena tidak tergantung pada satu server atau data center, aplikasi ini disebut-sebut sebagai alternatif tahan sensor yang kuat.
Dorsey menyatakan bahwa proyek ini tidak dikembangkan untuk tujuan komersial dalam waktu dekat. Namun, ia membuka kesempatan bagi komunitas pengembang open-source untuk berkontribusi melalui repositori GitHub.
Selain itu, keberadaan Bitchat memunculkan diskusi baru tentang pentingnya komunikasi yang aman dan privat di era digital. Pengamat keamanan siber menilai teknologi ini bisa menjadi langkah awal menuju ekosistem komunikasi yang lebih terdesentralisasi.
Meskipun masih dalam tahap awal, aplikasi ini telah menarik perhatian banyak pengguna teknologi dan komunitas privasi digital. Respons terhadap rilis versi beta menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi.
Para analis juga mencatat bahwa tantangan utama ke depan adalah mengedukasi publik tentang manfaat dan cara kerja komunikasi berbasis mesh, serta mengoptimalkan performa perangkat keras agar tidak cepat menguras baterai.
Bitchat berpotensi memperluas pengaruh teknologi jaringan mesh yang selama ini terbatas pada komunitas tertentu, menjadi lebih umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Jack Dorsey sendiri dikenal memiliki pandangan kuat terhadap kebebasan digital dan desentralisasi internet. Ia sebelumnya juga mendukung platform sosial terdesentralisasi seperti Nostr.
Dengan semakin meningkatnya kekhawatiran tentang sensor dan pelanggaran privasi, teknologi seperti Bitchat bisa menjadi alternatif nyata yang dibutuhkan banyak orang, khususnya di negara-negara dengan pembatasan komunikasi.
Proyek ini kemungkinan akan menjadi batu loncatan bagi pengembangan platform komunikasi baru yang mengutamakan kebebasan, keamanan, dan privasi pengguna secara menyeluruh.
masyarakat kini memiliki opsi komunikasi yang lebih privat, meski tetap menghadapi tantangan dalam hal penyebaran dan edukasi penggunaan. Teknologi ini bisa berkembang jika didukung oleh komunitas dan kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi.
Saran bagi pengguna teknologi digital adalah untuk mulai mempelajari berbagai alternatif komunikasi yang tidak tergantung pada internet, terutama dalam konteks darurat. Komunitas lokal bisa bereksperimen dengan Bitchat dalam skenario terbatas.
Pengembang teknologi disarankan untuk terus mengembangkan solusi komunikasi yang dapat bertahan dalam berbagai situasi, termasuk saat sensor atau pemadaman internet diberlakukan oleh otoritas.
Pemerintah dan organisasi kemanusiaan dapat mempertimbangkan teknologi seperti ini untuk situasi bencana alam atau konflik, di mana jaringan komunikasi tradisional sering kali terganggu atau tidak tersedia.
Terakhir, penting bagi media dan institusi edukasi untuk turut berperan dalam menyebarkan pengetahuan tentang aplikasi komunikasi alternatif yang aman dan menjaga hak privasi pengguna. Hal ini menjadi bagian dari ketahanan digital jangka panjang.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





