EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS INDUSTRI
Rehabilitasi Tambang Dipercepat, Menteri KLH Minta Aksi Nyata

Sumber dok kemenlh.go.id

Rehabilitasi Tambang Dipercepat, Menteri KLH Minta Aksi Nyata

Menteri KLH Hanif Faisol Nurofiq menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi lahan di kawasan tambang sensitif, serta penggunaan tanaman lokal untuk menahan erosi dan meningkatkan retensi air, demi menjaga keberlanjutan fungsi ekologis.

Agus DJ oleh Agus DJ
12 Juli 2025
Kategori INDUSTRI, LINGKUNGAN, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri pertambangan PT Weda Bay Nickel (WBN), Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada awal Juli 2025.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan pengawasan lingkungan yang dilakukan pemerintah terhadap industri strategis yang berada di kawasan ekoregion sensitif. PT WBN mengelola Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas lebih dari 44.839 hektare sejak 2019.

Hingga tahun ini, sekitar 3.099 hektare lahan telah dibuka untuk kegiatan penambangan. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif meninjau langsung pengelolaan air tambang serta sistem pengolahan limbah padat dan cair di fasilitas industri tersebut.

Salah satu lokasi penting yang dikunjungi adalah Blok Kao Rahai. Di sana, Menteri Hanif meninjau kolam pengendapan LDKR-02, yang bertugas mengolah air tambang sebelum dialirkan ke lingkungan sekitar.

“Saya melihat airnya bersih, infrastrukturnya tertata, dan ini menunjukkan bahwa pengelolaan yang serius memang membuahkan hasil. Ini bisa menjadi referensi untuk praktik di tempat lain,” ujar Menteri Hanif di lokasi.

Berita Menarik Pilihan

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Fasilitas Insinerator dan Ekoregion Sensitif

Selain itu, Menteri Hanif juga meninjau fasilitas insinerator untuk limbah domestik, yang digunakan guna mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) serta meminimalkan potensi pencemaran lingkungan.

Pengelolaan insinerator dilakukan dengan pengawasan suhu pembakaran, emisi, serta penanganan residu pembakaran agar sesuai dengan regulasi lingkungan. KLH/BPLH mengingatkan pentingnya pencatatan data operasi secara ketat.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif juga menerima laporan terkait kondisi ekologis kawasan tambang. Wilayah tersebut mencakup zona batuan ultrabasa dan pamah monsun, yang termasuk dalam ekoregion sangat sensitif terhadap gangguan lahan.

Analisis tim KLH/BPLH menunjukkan masih tingginya fungsi pengaturan air pada sebagian besar kawasan. Namun, terdapat sekitar ±2.791 hektare dengan kapasitas retensi air rendah, sehingga memerlukan sistem drainase yang lebih kuat dan penutup lahan yang memadai.

“Rehabilitasi harus dimulai sedini mungkin, tidak perlu menunggu seluruh area selesai. Gunakan jenis-jenis tanaman lokal yang cepat tumbuh, mudah dirawat, dan bisa menahan erosi,” ujar Menteri Hanif dalam arahannya.

Kepatuhan Lingkungan dan Evaluasi Digital

Dari sisi kepatuhan, PT WBN telah memperbarui Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pada 2024 dan menerima Surat Kelayakan Operasional (SLO) untuk blok Uni-Uni dan Biri-Biri.

Pemantauan kualitas lingkungan dilakukan melalui sistem digital SPARING, sementara pelaporan berkala dikirimkan melalui platform SIMPEL yang dikelola oleh KLH/BPLH.

Sebagai bagian dari tindak lanjut, KLH/BPLH akan melaksanakan evaluasi lanjutan terhadap pelaksanaan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL). Evaluasi ini mencakup verifikasi progres rehabilitasi dan sistem pelaporan digital.

KLH/BPLH juga akan memberikan asistensi teknis kepada PT WBN, terutama dalam peningkatan kapasitas pemulihan lahan. Penguatan kerja sama antarsektor menjadi perhatian utama agar pengelolaan lingkungan semakin optimal.

“Kolaborasi pemerintah dan perusahaan menjadi kunci dalam mewujudkan industri yang tidak hanya produktif tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Hanif Faisol Nurofiq menutup sesi kunjungan.

Kunjungan kerja Menteri Hanif Faisol Nurofiq ke PT Weda Bay Nickel menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan praktik industri pertambangan tidak melanggar kaidah pengelolaan lingkungan. Kawasan yang sensitif secara ekologis memerlukan penanganan yang cepat, tepat, dan kolaboratif.

Peninjauan langsung terhadap sistem pengelolaan air, insinerator, serta kondisi ekologis menjadi langkah konkret dalam upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan pelestarian lingkungan. Kesiapan PT WBN dalam pelaporan digital dan pemenuhan regulasi menjadi poin penting dalam pengawasan berkelanjutan.

Dengan adanya pembinaan berkelanjutan dan teknologi pemantauan yang akurat, diharapkan standar industri hijau dapat tercapai. Pemerintah menekankan bahwa keberlanjutan lingkungan adalah pondasi utama dalam setiap praktik industri tambang yang bertanggung jawab.(*)

Tags: AMDAL 2024BPLHekoregion sensitifindustri hijauinsinerator limbahKLHMaluku UtaraMenteri Hanif Faisol Nurofiqpengelolaan air tambangPT Weda Bay Nickelrevegetasi lahanRKL-RPLSIMPELSPARINGtambang nikel
Post Sebelumnya

Nicolas Jackson Diincar Milan dan Barca, Chelsea Patok Harga Rp2,1 T

Post Selanjutnya

Real Madrid Tolak Rp1,7 T dari MU

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto pidato di depan Anggota Rakornas sinergi pemerintah pusat dan daerah soal sampah

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Bogor,Ekoin.co – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal buruknya penanganan sampah di Indonesia. Di hadapan seluruh kepala daerah...

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

oleh Ridwansyah
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar mencari solusi untuk menangani persoalan...

Taruna Akpol Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Tamiang Aceh

Taruna Akpol Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Tamiang Aceh

oleh Ridwansyah
1 Februari 2026
0

Aceh Tamiang, Ekoin.co – Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang sedang melaksanakan kegiatan sosial di Aceh Tamiang bergerak cepat menyelamatkan DHP (15)...

Post Selanjutnya
Real Madrid Tolak Rp1,7 T dari MU

Real Madrid Tolak Rp1,7 T dari MU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.