EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Industri Biayai 80 Persen Proyek Mahasiswa FIPEC ITS

Sumber dok its.ac.id

Industri Biayai 80 Persen Proyek Mahasiswa FIPEC ITS

FIPEC 2025 menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan vokasi ITS yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan industri dalam menciptakan inovasi teknis untuk menjawab persoalan nyata masyarakat dan sektor industri di Indonesia.

Agus DJ oleh Agus DJ
14 Juli 2025
Kategori EDUKASI, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Departemen Teknik Elektro Otomasi (DTEO) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar Final Project Exhibition and Competition (FIPEC) 2025 pada Senin (7/7), menampilkan beragam karya inovatif berbasis praktik dan proyek mahasiswa vokasi.

Ekshibisi ini diselenggarakan di lingkungan Fakultas Vokasi ITS dan diikuti oleh 124 karya dari mahasiswa berbagai tingkat semester. Para peserta memamerkan hasil riset dan prototipe sebagai bentuk nyata dari pendekatan pendidikan berbasis praktik industri.

Wakil Dekan Fakultas Vokasi ITS, Dr Ir Bambang Sampurno MT, menjelaskan bahwa FIPEC menjadi ajang untuk menampilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung pada masyarakat. Kegiatan ini merefleksikan komitmen pendidikan vokasi terhadap dunia kerja.

“FIPEC 2025 hadir sebagai sarana aktualisasi diri mahasiswa untuk menghadirkan karya dalam berbagai bentuk seperti poster ilmiah, prototipe fungsional, dan produk yang siap diimplementasikan,” ucap Bambang. Ia menekankan bahwa orientasi ini sejalan dengan moto vokasi ITS.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa beberapa karya telah digunakan secara nyata oleh industri. “DTEO ITS mengambil peran besar dalam menyelesaikan tantangan dan persoalan di industri lewat karya-karya teknologi,” imbuhnya.

Berita Menarik Pilihan

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

Peran Industri dan Dukungan Mitra

Kepala DTEO ITS, Lucky Putri Rahayu SSi MSi, mengungkapkan bahwa keterlibatan mitra industri sangat dominan dalam proyek mahasiswa. Sekitar 80 persen dari proyek-proyek tersebut dibiayai langsung oleh mitra industri yang menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.

Ia juga menambahkan bahwa kontribusi industri tidak hanya dalam bentuk finansial, tetapi juga melibatkan proses pembimbingan teknis dan penilaian hasil karya mahasiswa. “Ini menjadi proses penting untuk membentuk mental profesional yang siap kerja,” jelas Lucky.

Mahasiswa semester dua mengembangkan solusi dari studi kasus yang disiapkan dosen, sedangkan mahasiswa tingkat akhir merancang inovasi berdasarkan persoalan nyata dari industri atau masyarakat. Proyek-proyek tersebut menjembatani mahasiswa dan kebutuhan dunia kerja.

Salah satu peserta FIPEC, Muhammad Ilham Ghiffari, mahasiswa DTEO ITS angkatan 2021, mengaku mendapatkan banyak pelajaran melalui kegiatan ini. “Acara ini menjadi media yang mendorong mahasiswa untuk memecahkan permasalahan industri dan masyarakat,” ucapnya.

Ilham sendiri mempresentasikan inovasi untuk mengatasi penyumbatan pada hopper mesin pengantongan pupuk di PT Petrokimia Gresik. Ia memanfaatkan motor induksi untuk menciptakan getaran yang diatur melalui sistem kontrol Propotional Integral.

Dampak dan Harapan dari FIPEC

Kontribusi kegiatan ini turut mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 dan ke-9, yaitu pendidikan berkualitas serta industri, inovasi, dan infrastruktur. Partisipasi mahasiswa dalam proyek nyata menjadi langkah konkret menuju pendidikan vokasi yang berkualitas.

FIPEC 2025 mendapat sambutan hangat dari sivitas akademika ITS. Mahasiswi bernama Tysha Lailatusa’adah menyebut kegiatan ini sarat inspirasi dan membuka wawasan. “Semoga dampak baiknya bisa menjangkau lebih banyak orang,” tuturnya.

Berbagai karya yang dipamerkan mengusung semangat inovasi dan kolaborasi antara kampus dan industri. Pihak penyelenggara berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai ruang interaksi antara dunia pendidikan dan sektor produktif.

Kegiatan FIPEC 2025 juga menjadi momentum evaluasi keberhasilan pembelajaran berbasis proyek. Dengan keterlibatan langsung industri, mahasiswa dilatih menghadapi tantangan nyata dan meningkatkan keterampilan teknis maupun nonteknis.

Sebagai ajang kompetisi dan ekshibisi, FIPEC tak hanya mengasah kemampuan akademik tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri. Mahasiswa dituntut menyampaikan ide secara efektif dan menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.

FIPEC 2025 yang digelar oleh DTEO ITS mencerminkan praktik pendidikan vokasi yang mengintegrasikan pembelajaran, praktik langsung, dan solusi nyata bagi industri. Keterlibatan mitra industri secara aktif menjadikan karya-karya mahasiswa lebih aplikatif dan berdampak langsung.

Inovasi yang dihadirkan mahasiswa tidak hanya menjadi tugas akademik, melainkan juga upaya konkret menjawab tantangan riil di lapangan. Proyek-proyek ini sekaligus menjadi jembatan antara dunia kampus dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dukungan sivitas akademika, apresiasi dari industri, dan antusiasme mahasiswa menjadikan FIPEC 2025 sebagai bukti keberhasilan pendekatan pendidikan berbasis praktik. ITS menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu berperan penting dalam transformasi teknologi dan inovasi industri.(*)

Tags: Bambang SampurnoDTEOFinal Project Exhibition and CompetitionFIPEC 2025industriinovasi mahasiswaitsLucky Putri Rahayupendidikan vokasiposter ilmiahprototipeproyek otomasiPT Petrokimia GresikSDGsSurabayavokasi
Post Sebelumnya

Cegah Kanker Serviks, ITS Ajak Perempuan Periksa Dini

Post Selanjutnya

Dari Gua Purba Hingga Ritual Laut, KKN ITS di Geopark Sulsel

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026, seluruh siswa kelas XII...

Realme 16 5G menampilkan layar AMOLED 6,57 inci dengan grafis dinamis, menonjolkan kamera 50MP dan baterai besar 7000mAh.

Realme 16 5G Siap Debut Global: Baterai 7000mAh dan Chipset Dimensity 6400 Turbo Jadi Andalan

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Realme menonjolkan kapasitas baterai 7000mAh, lengkap dengan fast charging 60W. Smartphone ini juga dilengkapi sistem pendingin vapor chamber 6050mm² dan...

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Post Selanjutnya
Dari Gua Purba Hingga Ritual Laut, KKN ITS di Geopark Sulsel

Dari Gua Purba Hingga Ritual Laut, KKN ITS di Geopark Sulsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.