Jakarta EKOIN.CO – Dua pemain keturunan yang menjadi bagian dari Timnas Indonesia, Thom Haye dan Justin Hubner, hingga saat ini belum memiliki klub baru setelah resmi berstatus bebas transfer. Kondisi ini menjadi perhatian di tengah berlangsungnya bursa transfer musim panas 2025.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Thom Haye, gelandang berusia 30 tahun, telah mengakhiri kontraknya dengan Almere City pada Juni 2025. Sejak itu, belum ada kejelasan mengenai kelanjutan kariernya meski berbagai rumor transfer sempat berhembus.
Beberapa media Eropa melaporkan bahwa Haye diminati oleh klub Championship Inggris, Watford. Namun hingga kini, belum ada perkembangan signifikan terkait rumor tersebut.
Selain Watford, Oxford United juga dikabarkan berminat mendatangkan Haye. Hubungan klub tersebut dengan Ketua PSSI Erick Thohir disebut-sebut sebagai salah satu alasan munculnya ketertarikan.
Di tingkat domestik, Thom Haye sempat dikaitkan dengan Persija Jakarta. Namun, negosiasi dengan klub ibu kota itu tidak membuahkan kesepakatan.
Haye memiliki pengalaman bertanding di Liga Belanda dan Italia, yang membuatnya tetap menjadi incaran potensial sejumlah klub Eropa.
Justin Hubner Masih Dalam Masa Pencarian Klub
Sementara itu, Justin Hubner, bek berusia 21 tahun, saat ini juga belum memiliki klub setelah dilepas Wolverhampton Wanderers awal musim panas ini. Status bebas transfer membuatnya bebas bergabung ke klub manapun.
Pemain yang pernah membela Cerezo Osaka itu juga sempat dihubungkan dengan Persib Bandung. Meski demikian, kabar tersebut belum berkembang lebih jauh menjadi proses negosiasi.
Hubner memiliki pengalaman bermain di Liga Inggris dan Jepang. Hal ini menjadikannya aset berharga yang bisa menarik minat klub-klub dari luar negeri.
Meski memiliki postur fisik ideal dan jam terbang internasional, belum ada satu pun klub yang secara terbuka menyatakan minat konkret terhadap Hubner.
Berbeda dengan beberapa rekan di Timnas Indonesia seperti Rafael Struick dan Shayne Pattynama yang sudah memiliki klub baru, Hubner masih harus menunggu tawaran yang tepat.
Haye dan Hubner merupakan bagian penting dalam skuad Garuda dan masa depan mereka menjadi perhatian banyak pihak, terutama karena kompetisi internasional akan kembali digelar dalam waktu dekat.
Minimnya kejelasan mengenai klub baru keduanya menjadi sorotan di tengah padatnya aktivitas bursa transfer musim panas 2025.
Meski bursa transfer belum ditutup, waktu yang tersedia semakin menyempit. Haye dan Hubner dituntut segera mengambil keputusan demi kelangsungan karier profesional mereka.
Ketidakpastian ini juga bisa berdampak pada performa mereka bersama Timnas Indonesia, terutama dalam laga-laga penting yang akan datang.
Keberadaan dua pemain tersebut dalam kondisi tanpa klub bisa mempengaruhi kebugaran dan performa jika tidak segera menemukan pelabuhan baru.
Dengan sisa waktu yang ada, peluang masih terbuka bagi Haye dan Hubner untuk melanjutkan karier di level klub, baik di Eropa maupun Asia.
dari situasi ini menunjukkan bahwa bursa transfer menjadi penentu masa depan dua pemain Timnas Indonesia tersebut. Langkah cepat dan tepat menjadi kebutuhan mendesak.
Mereka perlu mempertimbangkan berbagai tawaran dengan matang agar tetap kompetitif dalam skuad Timnas Indonesia. Tidak hanya aspek finansial, tetapi juga menit bermain dan pengembangan karier.
Klub-klub di Indonesia maupun luar negeri diharapkan dapat memberi peluang kepada dua pemain ini. Sebab, pengalaman mereka di level internasional bisa menjadi nilai tambah bagi klub yang merekrut.
Bagi PSSI dan penggemar Timnas, perkembangan ini harus diantisipasi agar pemain-pemain keturunan tetap mendapat tempat dan ruang untuk berkembang.
terbaik bagi Haye dan Hubner adalah bersikap terbuka terhadap berbagai tawaran serta segera membuat keputusan untuk menjaga kebugaran dan karier profesional mereka tetap berjalan. ( * )





