EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kemenperin Ungkap Alasan Industri Menahan Pembelian Bahan Baku

Kemenperin Ungkap Alasan Industri Menahan Pembelian Bahan Baku

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, mengungkapkan bahwa banyak pabrik menahan pembelian bahan baku dan menunda produksi. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, termasuk kondisi ekonomi global, kendala pasokan gas yang menipis, serta stok produk yang masih tersedia. Meskipun demikian, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Agustus 2025 secara umum masih menunjukkan tren ekspansi.

Ray oleh Ray
29 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INDUSTRI, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Terungkap bahwa banyak pabrik di Indonesia secara diam-diam menahan pembelian bahan baku. Menurut Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, penahanan ini tercermin dari variabel produksi yang mengalami kontraksi. Pernyataan ini disampaikan Febri dalam rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) di kantor Kemenperin.

“Bukan berarti semua pabrik berhenti, tapi masih banyak yang produksi namun proses produksinya itu masih ditahan, masih banyak wait and see,” ujar Febri.

Penahanan produksi ini selaras dengan tidak adanya peningkatan impor bahan baku dan barang konsumsi selama dua bulan terakhir, yaitu Juni dan Juli. Menurut data yang dipaparkan, variabel produksi pada bulan ini berada di level 44,84, menurun 4,15 poin dari bulan sebelumnya. Febri menjelaskan bahwa selain dipicu oleh kondisi ekonomi global dan domestik, hal ini juga disebabkan oleh kendala pasokan bahan baku, khususnya pasokan gas yang menipis. Kondisi ini membuat para pelaku industri merasa khawatir dan berdampak pada penurunan produksi.

Lebih lanjut, Febri menyampaikan apresiasinya kepada Menteri ESDM yang telah bertindak cepat dalam mengatasi masalah pasokan gas ini. “Kami mengapresiasi Menteri ESDM yang sudah bergerak cepat mengantisipasi masalah pasokan gas itu, dan juga memastikan harga gas yang diterima oleh industri itu sesuai dengan regulasi yang ada,” ucap Febri.

Sementara itu, secara umum, nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Agustus 2025 tercatat mencapai 53,55. Angka ini menunjukkan ekspansi dengan peningkatan sebesar 0,66 poin dari bulan Juli 2025 yang berada di angka 52,89. Nilai IKI juga meningkat 1,15 poin dibandingkan dengan Agustus tahun lalu.

Berita Menarik Pilihan

Soroti Siswa Bundir di NTT, JPPI: Kegagalan Pemerintah Melindungi Hak Anak Atas Pendidikan

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, 21 subsektor mengalami ekspansi. Subsektor ini memiliki kontribusi sebesar 95,6% terhadap PDB Industri Pengolahan Nonmigas Triwulan II 2025. “Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI) dan Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18),” papar Febri.

Di sisi lain, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kemenperin, Sri Bimo Pratomo, menambahkan bahwa variabel produksi dan persediaan Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya mengalami kontraksi. Hal ini dikarenakan masih adanya stok persediaan produk sehingga pelaku industri memutuskan untuk mengurangi kapasitas produksi meskipun pesanan meningkat.

Tags: bahan bakuekspansiFebri Hendri Antoni AriefIndeks Kepercayaan Industri (IKI)Kementerian Perindustriankontraksipasokan gasproduksiSri Bimo Pratomowait and see
Post Sebelumnya

DPR Apresiasi Keberhasilan Lanal Babel Gagalkan Penyelundupan Timah di Sungailiat

Post Selanjutnya

Prabowo Ingatkan Bahaya Adu Domba di Kerusuhan

Ray

Ray

Berita Terkait

Kornas JPPI Ubaid Matraji

Soroti Siswa Bundir di NTT, JPPI: Kegagalan Pemerintah Melindungi Hak Anak Atas Pendidikan

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di NTT yang diduga mengakhiri hidup karena tak mampu membeli...

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS....

8 Aksi Percepatan Reformasi Bursa, Momentum Tingkatkan Kualitas Pasar Modal Indonesia

Sempat Terperosok, Kini IHSG Melaju Positif ke Zona Hijau  

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sesi pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.121,03 pada perdagangan Rabu (4/2). Namun,...

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata, secara bulanan IHK Januari 2026 tercatat deflasi sebesar 0,15% (mtm). Perkembangan ini...

Post Selanjutnya
Prabowo Ingatkan Bahaya Adu Domba di Kerusuhan

Prabowo Ingatkan Bahaya Adu Domba di Kerusuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.