EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Rupiah 2025 Tertekan Dana Asing Minim

Rupiah 2025 Tertekan Dana Asing Minim

Rupiah melemah ke Rp16.409 per dolar AS pada Jumat, 5 September 2025. Minimnya dana asing memperbesar risiko pelemahan rupiah di tahun 2025.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 September 2025
Kategori EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Rupiah kembali menghadapi tekanan serius pada perdagangan Jumat, 5 September 2025. Berdasarkan data pasar Non-Deliverable Forward (NDF), mata uang Garuda melemah 0,10% ke level Rp16.409 per dolar AS pada pukul 09.20 WIB. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan keberlanjutan aliran dana asing di tengah pelemahan global.
Gabung WA Channel EKOIN

Pelemahan tersebut terjadi meskipun pasar domestik libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal ini membuat pergerakan rupiah sepenuhnya tercermin dari perdagangan instrumen derivatif di luar negeri.

Sehari sebelumnya, Kamis (4/9/2025), rupiah ditutup melemah tipis 0,03% di posisi Rp16.415 per dolar AS. Bahkan sempat tertekan hingga level Rp16.455 per dolar AS pada perdagangan intraday.

Tekanan Rupiah dan Minimnya Dana Asing

Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat terkoreksi 0,42%. Kondisi ini menjadi sorotan karena menunjukkan lemahnya arus dana asing yang masuk ke Indonesia. Investor global dinilai lebih memilih menempatkan modal di negara tetangga, termasuk Vietnam, yang dianggap menawarkan stabilitas lebih baik.

Penguatan mata uang Vietnam Dong dalam beberapa waktu terakhir memperkuat pandangan bahwa Indonesia harus meningkatkan daya tarik investasi untuk menahan pelemahan rupiah.

Berita Menarik Pilihan

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 0,11 Persen, Orang Nganggur Sebanyak 7,35 Juta Orang

Sejumlah analis menilai tekanan rupiah bukan hanya dipengaruhi faktor eksternal, tetapi juga keterbatasan fundamental dalam negeri. Ketergantungan pada arus modal asing jangka pendek membuat rupiah rawan volatilitas.

Rupiah dalam Bayang-Bayang Global

Faktor global seperti kebijakan suku bunga The Fed, harga komoditas, dan ketidakpastian geopolitik terus menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Tekanan bertambah ketika ekspektasi investor terhadap reformasi ekonomi domestik belum sepenuhnya terpenuhi.

Pelemahan rupiah yang berlarut-larut dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas harga dan memperbesar beban impor. Kondisi ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat serta kinerja industri berbasis bahan baku impor.

Meski demikian, peluang perbaikan masih terbuka jika pemerintah mampu mempercepat realisasi investasi strategis dan menjaga iklim usaha yang kompetitif. Dukungan dari sektor ekspor juga diharapkan bisa mengurangi tekanan terhadap neraca pembayaran.

Bank Indonesia diperkirakan akan terus menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar valas dan penyesuaian kebijakan suku bunga acuan. Namun, upaya tersebut dinilai tidak cukup tanpa masuknya arus dana asing yang berkelanjutan.

Jika tren ini berlanjut, rupiah berpotensi bertahan di zona Rp16.400–Rp16.500 per dolar AS hingga akhir kuartal III 2025. Kondisi ini akan menjadi ujian bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.

Rupiah sebagai simbol kepercayaan pasar kini berada dalam sorotan, dan setiap kebijakan yang diambil akan menentukan arah pergerakan mata uang nasional pada tahun 2025.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: dana asingdolar ASekonomiinvestasirupiahVietnam
Post Sebelumnya

MBG Kepri Sasar 60 Ribu Penerima Karimun

Post Selanjutnya

PLN Gratiskan Sambungan Listrik Warga Campakamulya

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Ilustrasi Pengangguran (Ist)

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 0,11 Persen, Orang Nganggur Sebanyak 7,35 Juta Orang

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran tercatat menjadi 7,35 juta orang, berkurang sekitar 109.000 orang per...

Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi bersama Ketua AEI Armand Wahyudi Hartono, Pejabat Sementara Dirut Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, sejumlah pejabat dari OJK, BEI dan pengurus AEI

Dukungan Asosiasi Emiten Mantapkan OJK Percepat Reformasi Penguatan Pasar Modal

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) memberikan dukungan terhadap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan rormasi penguatan integritas pasar modal...

Mega Satria Direktur Keuangan Pertamina yang Baru. (Foto Istimewa/Pertamina)

Rombak Susunan Direksi, Mega Satria Gantikan Emma Sri Martini sebagai DIrektur Keuangan Pertamina

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Kamis (5/2/2026), Mega Satria memperoleh gelar Sarjana Administrasi Bisnis (S1) dari Wichita State University, Amerika...

Post Selanjutnya
PLN Gratiskan Sambungan Listrik Warga Campakamulya

PLN Gratiskan Sambungan Listrik Warga Campakamulya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.