Jakarta, Ekoin.co – Liverpool kembali gagal meraih kemenangan pada lanjutan Liga Inggris musim 2024/2025. Bertandang ke Vitality Stadium, markas Bournemouth, Minggu (25/1/2025) dini hari WIB.
The Reds takluk dengan skor 2-3 setelah kebobolan gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Pertandingan tersebut merupakan bagian dari pekan lanjutan Premier League. Bournemouth selaku tuan rumah tampil efektif, sementara Liverpool kesulitan menjaga konsentrasi hingga peluit akhir dibunyikan.
Bournemouth unggul lebih dulu melalui dua gol cepat pada babak pertama. Liverpool kemudian merespons dengan memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum, yang membuka peluang kebangkitan pada paruh kedua laga.
Pada babak kedua, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, Bournemouth kembali mencetak gol penentu kemenangan pada fase akhir pertandingan melalui situasi lemparan ke dalam, yang gagal diantisipasi lini pertahanan tim tamu.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menyampaikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menilai timnya sudah bekerja keras untuk mengamankan poin, namun kehilangan fokus di momen krusial.
“Saya sangat kecewa. Kebobolan di menit terakhir pertandingan itu sangat berat untuk diterima. Kami bekerja sangat keras di babak kedua untuk kembali ke permainan, dan kebobolan pada momen itu sungguh mengecewakan,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports.
Van Dijk juga mengungkapkan sempat terjadi insiden sebelum gol penentu Bournemouth tercipta. Ia menyebut adanya kontak yang menurutnya layak diperiksa oleh wasit dan VAR.
“Perasaan saya di lapangan, saya diblok, tetapi wasit dan VAR tidak menganggap itu pelanggaran. Gol tersebut tetap disahkan, dan kami harus menerimanya,” kata bek asal Belanda tersebut.
Selain itu, Van Dijk menyoroti kondisi cuaca yang turut memengaruhi jalannya pertandingan, terutama pada proses terjadinya gol pertama Bournemouth.
“Angin sangat kencang dan situasinya cukup sulit. Kebobolan dua gol dalam waktu singkat jelas bukan hal yang baik,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin menyalahkan pemain tertentu atas kekalahan tersebut. Menurutnya, seluruh tim bertanggung jawab atas hasil akhir.
“Setelah pertandingan seperti ini, selalu ada pembicaraan soal siapa yang seharusnya berbuat lebih baik. Kami memilih menguasai bola, tetapi pada akhirnya mereka berhasil merebutnya,” ucap Van Dijk.
Kekalahan ini membuat Liverpool belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir Premier League. Tim asuhan Arne Slot masih berupaya menemukan konsistensi performa di tengah persaingan liga.
“Saya tidak melihat ada masalah dengan kebersamaan tim. Namun, konsistensi memang belum kami dapatkan. Itu yang harus terus kami perbaiki,” pungkas Van Dijk.
Dalam laga tersebut, Bournemouth menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Djordje Petrovic sebagai penjaga gawang. Sementara Liverpool juga bermain dengan skema serupa, dipimpin Alisson Becker di bawah mistar dan Virgil van Dijk sebagai kapten.
Pertandingan ini menambah catatan hasil kurang maksimal Liverpool pada musim 2024/2025, sementara Bournemouth meraih tiga poin penting di kandang sendiri. (*)





