Roma, Ekoin.co – Lazio meraih kemenangan dramatis 3–2 atas Genoa pada lanjutan kompetisi Serie A Italia musim ini. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, dan ditentukan oleh gol penalti Danilo Cataldi pada menit ke-90+10 setelah wasit mengonfirmasi pelanggaran handball melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR).
Kemenangan ini berdampak langsung pada posisi Lazio di klasemen sementara Liga Italia. Tambahan tiga poin membuat Biancocelesti naik satu tingkat ke peringkat delapan, setelah sebelumnya berada di posisi kesembilan. Sementara itu, Genoa tetap tertahan di peringkat ke-13 dari total 19 tim peserta kompetisi.
Pertandingan antara Lazio dan Genoa berlangsung ketat sejak awal laga. Pada babak pertama, kedua tim tampil disiplin dan saling menekan di lini tengah. Lazio mencoba menguasai permainan melalui penguasaan bola, sedangkan Genoa lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat.
Meski beberapa peluang tercipta, tidak ada gol yang berhasil dicetak hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Skor 0–0 menutup paruh pertama pertandingan.
Memasuki babak kedua, Lazio meningkatkan intensitas serangan. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-56. Pedro sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti setelah Lazio mendapat hadiah tendangan dua belas pas akibat pelanggaran di area terlarang.
Gol tersebut membawa Lazio unggul 1–0.
Keunggulan Lazio bertambah pada menit ke-62. Kenneth Taylor mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Gustav Isaksen. Gol tersebut membuat Lazio menjauh dengan skor 2–0 dan berada dalam posisi menguntungkan.
Namun, Genoa tidak tinggal diam. Tim tamu merespons cepat dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-67 melalui eksekusi penalti Ruslan Malinovskyi. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2–1 dan meningkatkan kepercayaan diri Genoa.
Tekanan Genoa berlanjut dan membuahkan hasil pada menit ke-75. Vítinha mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2–2 melalui situasi sepak pojok, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Lazio.
Skor imbang tersebut bertahan hingga memasuki masa tambahan waktu.
Drama terjadi pada penghujung pertandingan. Dalam situasi kemelut di kotak penalti Genoa, sundulan Petar Ratkov mengenai tangan bek Leo Østigård.
Wasit sempat meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum akhirnya menunjuk titik putih. Keputusan itu memberi Lazio peluang emas untuk kembali unggul.
Danilo Cataldi yang maju sebagai algojo berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna pada menit ke-90+10. Gol tersebut memastikan kemenangan 3–2 bagi Lazio sekaligus mengakhiri pertandingan.
Berdasarkan data statistik pertandingan, Lazio mencatat penguasaan bola sebesar 55,1 persen, sementara Genoa menguasai 44,9 persen. Kedua tim sama-sama mencatatkan empat tembakan tepat sasaran. Lazio melepaskan total 14 percobaan tembakan, sedangkan Genoa mencatatkan 16 percobaan.
Dari sisi pelanggaran, kedua tim sama-sama melakukan 12 foul. Lazio menerima dua kartu kuning, sementara Genoa mendapat tiga kartu kuning. Tidak ada kartu merah yang dikeluarkan wasit sepanjang laga.
Dalam situasi bola mati, Lazio memperoleh lima sepak pojok, sedangkan Genoa mendapat tiga. Kedua penjaga gawang masing-masing mencatat dua penyelamatan.
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, dalam keterangan resminya menyebut kemenangan tersebut diraih berkat kerja keras tim hingga menit terakhir. “Tim tetap fokus sampai akhir pertandingan dan hasil ini sangat penting bagi kami,” ujar Sarri seusai laga.
Dengan hasil ini, Lazio memperbaiki posisinya di papan tengah Serie A, sementara Genoa harus kembali tanpa tambahan poin dan tetap berada di peringkat ke-13 klasemen sementara. ()





