EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Sumber dok bankbsi.co.id

Sumber dok bankbsi.co.id

Performa Solid Perbankan Syariah Saham BRIS Layak Dikoleksi

PT Bank Syariah Indonesia Tbk berhasil membukukan laba bersih Rp7,57 triliun dengan pertumbuhan aset mencapai 11,64 persen pada akhir tahun 2025. Saham berkode BRIS menunjukkan performa perkasa dengan kenaikan 15,87 persen dalam satu bulan terakhir di tengah fluktuasi indeks pasar.

Agus DJ oleh Agus DJ
12 Februari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Saham BRIS layak dikoleksi karena menunjukkan ketahanan fundamental yang luar biasa di tengah guncangan pasar modal akibat isu penurunan rating oleh MSCI dan Moodys. Berdasarkan data perdagangan terbaru, saham PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ini berhasil ditutup menguat 1,26 persen menuju level 2.410 pada hari Senin, 9 Februari 2026. Kenaikan tersebut bahkan melampaui pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan yang tercatat menguat 1,22 persen ke posisi 8.031,87 pada periode yang sama.

Data dari Bloomberg mengungkapkan bahwa performa BRIS terlihat sangat perkasa jika masyarakat membandingkannya dengan deretan sepuluh besar bank di Indonesia. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, saham emiten ini telah melonjak sebesar 15,87 persen yang merupakan angka tertinggi di sektornya. Selain itu, secara historis tahun berjalan atau year to date, saham ini tetap unggul dengan kenaikan 8,07 persen saat saham bank lain justru masih mengalami koreksi.

Banyak analis menilai saham BRIS layak dikoleksi mengingat laporan keuangan tahun 2025 yang baru saja rilis pada Jumat, 6 Februari 2026 menunjukkan hasil memuaskan. Aset perseroan tercatat tumbuh sebesar 11,64 persen secara tahunan yang ditopang oleh kenaikan Dana Pihak Ketiga sebesar 16,20 persen. Pertumbuhan simpanan masyarakat ini didominasi oleh dana murah yang melesat hingga 19,09 persen secara tahunan dengan total mencapai Rp380 triliun.

Pencapaian total pembiayaan pada bulan Desember 2025 juga sangat menggembirakan karena mampu menembus angka Rp319 triliun atau naik 14,49 persen. Bisnis emas menjadi pendorong utama dalam struktur pembiayaan ini dengan angka pertumbuhan yang sangat fantastis yakni sebesar 78,60 persen menjadi Rp22,9 triliun. Selain pertumbuhan yang pesat, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio NPF gross pada level 1,81 persen atau membaik 9 bps dari tahun sebelumnya.

Berita Menarik Pilihan

Strategi Baru BI untuk Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan

Ekonomi Indonesia Solid Dorong Aset Mandiri Rp2.829 Triliun

Strategi Pertumbuhan Laba dan Efisiensi Biaya Saham BRIS

Melihat dari sisi laba rugi, Bank Syariah Indonesia sukses membukukan laba bersih senilai Rp7,57 triliun yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 8,02 persen. Pertumbuhan laba tersebut termasuk salah satu yang tertinggi di industri perbankan nasional, bahkan mengungguli beberapa bank milik pemerintah lainnya. Keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan manajemen dalam menjaga biaya dana atau Cost of Fund pada level rendah yakni 2,58 persen.

Selain mampu mengendalikan biaya dana, perseroan juga berhasil menjaga Cost of Credit tetap stabil pada level 0,84 persen sepanjang periode laporan tersebut. Strategi manajemen yang fokus pada produk dengan imbal hasil tinggi telah mendorong pendapatan margin bagi hasil tumbuh sebesar 11,74 persen. Hal ini semakin memperkuat alasan mengapa para analis pasar modal merekomendasikan saham BRIS layak dikoleksi oleh para investor ritel maupun institusi.

Pendapatan berbasis komisi atau Fee Based Income juga memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan mencapai 25,06 persen secara tahunan. Bisnis emas kembali menjadi bintang utama dalam menyumbang pendapatan non-bunga ini seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia. Kondisi ini menciptakan diversifikasi pendapatan yang sehat sehingga bank tidak hanya bergantung pada pendapatan dari penyaluran pembiayaan semata.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor di balik kesuksesan kinerja perusahaan yang sangat solid pada tahun lalu tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample. Penyaluran pembiayaan dilakukan secara sehat dan tepat sasaran serta sejalan dengan kontribusi dukungan pembiayaan program pemerintah sesuai Astacita.

Ekspansi Nasabah dan Dominasi Pasar Syariah Emiten BRIS

Pertumbuhan basis nasabah perseroan juga mencatatkan rekor sejarah baru sejak proses merger dilakukan beberapa tahun yang lalu hingga mencapai 23,1 juta nasabah. Peningkatan jumlah pengguna jasa perbankan syariah ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia yang semakin tinggi terhadap layanan perbankan syariah. Penetrasi pasar yang luas di berbagai daerah turut memperkuat fundamental bisnis perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Kombinasi antara efisiensi operasional dan inovasi produk digital telah memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan tanpa harus datang ke kantor cabang. Hal ini secara otomatis menurunkan biaya operasional perusahaan namun tetap mampu meningkatkan volume transaksi harian secara signifikan di seluruh Indonesia. Keunggulan teknologi inilah yang menjadi nilai tambah bagi para pemegang saham dalam melihat prospek jangka panjang perusahaan ke depan.

Momentum kenaikan harga saham yang terjadi saat ini mencerminkan apresiasi investor terhadap kinerja manajemen yang konsisten dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan. Meskipun kondisi makro ekonomi terkadang memberikan tekanan, namun struktur permodalan yang kuat membuat bank ini mampu bertahan dan terus berekspansi. Penguatan harga saham BRIS di atas rata-rata industri menjadi bukti nyata bahwa fundamental perusahaan sedang berada dalam kondisi prima.

Keberhasilan dalam menyelaraskan bisnis dengan program pemerintah juga memberikan keuntungan tersendiri bagi bank dalam memperoleh akses pasar yang lebih luas. Program pembiayaan yang mendukung ketahanan pangan dan infrastruktur rakyat telah memberikan dampak sosial sekaligus keuntungan finansial yang seimbang bagi perusahaan. Oleh sebab itu, saham BRIS layak dikoleksi sebagai bagian dari portofolio investasi yang aman namun tetap menawarkan potensi keuntungan yang menarik.

Pihak manajemen berkomitmen untuk terus mempertahankan rasio likuiditas yang sehat guna mendukung ekspansi kredit pada tahun-tahun mendatang secara lebih agresif. Fokus pada sektor UMKM dan ritel tetap menjadi prioritas guna menggerakkan roda ekonomi masyarakat di berbagai lapisan bawah hingga menengah. Stabilitas kinerja ini diharapkan dapat terus memberikan dividen yang kompetitif bagi para pemegang saham setia perusahaan setiap tahunnya.

Dengan segala pencapaian positif tersebut, pasar berekspektasi bahwa tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut sepanjang tahun 2026 meskipun tantangan global masih ada. Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga saham dan kebijakan strategis perusahaan yang rilis secara berkala melalui keterbukaan informasi. Keputusan untuk mengoleksi saham perbankan syariah terbesar di tanah air ini dipandang sebagai langkah cerdas bagi pengelola dana jangka panjang.

Sebagai penutup, penguatan fundamental yang terjadi pada Bank Syariah Indonesia memberikan optimisme baru bagi pertumbuhan industri keuangan syariah di kancah nasional maupun internasional. Saham BRIS layak dikoleksi karena memiliki daya saing yang kuat serta kemampuan adaptasi yang sangat baik terhadap perubahan perilaku konsumen di era digital. Keberlanjutan profitabilitas dan peningkatan kualitas layanan akan menjadi kunci utama dalam menjaga dominasi pasar syariah di tanah air.

Investor perlu memperhatikan timing yang tepat saat masuk ke pasar modal agar mendapatkan harga beli yang optimal sesuai dengan analisis teknikal masing-masing. Diversifikasi portofolio tetap menjadi hal penting guna memitigasi risiko sistemik yang mungkin muncul dari faktor eksternal di masa depan. Meskipun fundamental sangat kuat, fluktuasi harga jangka pendek tetap merupakan bagian alami dari dinamika pasar yang harus dipahami oleh setiap penanam modal.

Pertumbuhan bisnis emas dan dana murah merupakan indikator kunci yang sangat positif bagi masa depan pendapatan margin perusahaan perbankan syariah. Keberhasilan menjaga efisiensi biaya dana menunjukkan kualitas manajemen yang sangat handal dalam mengelola sumber daya keuangan yang dimiliki oleh publik. Hal ini memperkuat posisi tawar perusahaan di mata investor global yang mencari aset dengan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.

Pencapaian jumlah nasabah yang menembus angka 23,1 juta orang merupakan aset yang sangat berharga untuk pengembangan produk dan layanan perbankan lainnya. Bank dapat memanfaatkan data tersebut untuk menciptakan program loyalitas yang lebih personal bagi nasabah guna meningkatkan volume transaksi secara keseluruhan. Ekspansi yang terukur akan memastikan perusahaan tetap berada pada jalur pertumbuhan yang sehat tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian perbankan.

Analisis terhadap kinerja tahun 2025 memberikan gambaran jelas bahwa bank syariah ini memiliki daya tahan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan bank konvensional lainnya. Keselarasan dengan visi pemerintah melalui program Astacita juga membuka peluang kolaborasi strategis yang lebih luas di berbagai sektor ekonomi potensial. Kepercayaan yang tinggi dari masyarakat dan investor menjadi modal utama bagi perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi bank syariah kelas dunia.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: BRIS.Bursa Efek Indonesiainvestasi sahamKinerja BSI 2025Laba Perbankanperbankan syariahSaham BRIS Layak Dikoleksi
Post Sebelumnya

Aksi Kemanusiaan Donor Darah Serentak BSI Milad Kelima

Post Selanjutnya

Strategi Pembiayaan Berkelanjutan BSI Perkuat Sektor UMKM Nasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi strategi baru dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan

Strategi Baru BI untuk Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan

oleh Ainurrahman
12 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ricky P. Gozali mengatakan, Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi...

Sumber dok bankmandiri.co.id

Ekonomi Indonesia Solid Dorong Aset Mandiri Rp2.829 Triliun

oleh Agus DJ
12 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan dukungan kinerja sektor eksternal...

Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Sumber dok bri.co.id

BRI Salurkan KPR Subsidi Dukung Program 3 Juta Rumah

oleh Agus DJ
12 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat peran strategisnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui inisiatif BRI...

Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta User dengan Transaksi Tembus Rp7.057 Triliun Sepanjang 2025. Sumber dok bri.co.id

Transformasi Digital Dorong Kinerja Super Apps BRImo 2025

oleh Agus DJ
12 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperlihatkan hasil nyata dari transformasi digital yang masif melalui penguatan...

Post Selanjutnya
Sumber dok bankbsi.co.id

Strategi Pembiayaan Berkelanjutan BSI Perkuat Sektor UMKM Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.