Madrid, Ekoin.co – Pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey musim 2025/2026 mempertemukan Atlético Madrid melawan FC Barcelona. Laga digelar di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Madrid, pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Tim tuan rumah sukses meraih kemenangan telak 4-0 atas tim tamu.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa timnya mampu melaju ke final. Ia menegaskan kepercayaan tersebut bukan hanya untuk pertandingan tertentu, melainkan bagian dari karakter tim yang dibangun selama bertahun-tahun.
“Saya selalu memiliki keyakinan, bukan hanya untuk hari esok. Keyakinan dalam segala hal yang saya lakukan dan segala hal yang saya ciptakan,” ujar Simeone seperti dikutip dari media Spanyol, AS.
Pertandingan semifinal ini menjadi momentum penting bagi Atletico untuk memanfaatkan status tuan rumah. Meski demikian, sebelum laga Simeone menilai duel melawan Barcelona tetap tidak mudah.
Ia menekankan pentingnya fokus pada kesiapan timnya sendiri ketimbang kondisi lawan. Atletico harus tampil tanpa gelandang Pablo Barrios yang absen karena kondisi tertentu.
Di sisi lain, Barcelona datang ke Madrid tanpa dua pemain sayap, Marcus Rashford dan Raphinha, yang mengalami masalah kebugaran. Namun Simeone menegaskan dirinya tidak menjadikan absennya pemain lawan sebagai faktor utama.
“Saya tidak memikirkan mereka. Kami tanpa Barrios dan saya perlu fokus pada apa yang akan kami lakukan, bagaimana kami akan memulai pertandingan dan jenis pertandingan seperti apa yang akan kami hadapi,” kata Simeone.
Laga berlangsung intens sejak menit awal. Atletico langsung unggul cepat pada menit kelima setelah kesalahan fatal di lini belakang Barcelona. Situasi bermula dari umpan balik Eric Garcia kepada kiper Joan Garcia. Bola gagal dikontrol dengan baik sehingga terus bergulir ke dalam gawang. Gol tersebut akhirnya dicatat sebagai gol bunuh diri Eric Garcia.
Gol cepat tersebut membuat Atletico tampil lebih percaya diri. Sepanjang babak pertama, tim tuan rumah terus menekan dan menjaga penguasaan wilayah permainan. Barcelona berusaha membangun serangan, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Atletico.
Memasuki babak kedua, tekanan Atletico semakin meningkat. Tim asuhan Simeone memanfaatkan momentum untuk menambah keunggulan melalui rangkaian serangan cepat dan efektif. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil ini memberi keuntungan besar bagi Atletico menjelang leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di markas Barcelona pada 4 Maret mendatang. Dengan selisih empat gol, peluang Atletico untuk melaju ke final menjadi lebih terbuka.
Sementara itu, kekalahan telak membuat langkah Barcelona semakin berat. Tim asuhan Hansi Flick membutuhkan kemenangan dengan selisih besar pada leg kedua untuk membalikkan keadaan. Tanpa hasil tersebut, Barcelona terancam tersingkir dari kompetisi domestik ini.
Semifinal Copa del Rey dimainkan dalam format dua leg. Oleh karena itu, Barcelona masih memiliki kesempatan memperbaiki hasil ketika bermain di kandang sendiri. Namun, mereka harus mengejar defisit empat gol untuk menjaga peluang lolos.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan positif Atletico di kompetisi piala domestik musim ini. Tim ibu kota Spanyol tersebut kini berada di posisi kuat untuk menembus partai final, menunggu hasil leg kedua yang akan menentukan wakil terakhir ke babak puncak Copa del Rey musim 2025/2026. (*)





