Israel–Iran Memanas, Enam Hari Perang Udara

Teheran,  EKOIN.CO – Eskalasi perang udara antara Israel dan Iran memasuki hari keenam pada 18 Juni 2025, menyusul serangan udara Israel ke sejumlah fasilitas militer dan nuklir di Iran, diikuti pembalasan rudal masif dari Teheran .

Serangan Israel dan bunkeraniran

Israel melanjutkan Operation Rising Lion, menghantam fasilitas militer seperti Khojir dan universitas terkait Garda Revolusi di Teheran, dan target nuklir seperti Natanz dan Fordow . Mossad, bersama angkatan udara, menyerang sistem pertahanan dan silo rudal sekitar 13–15 Juni, menghancurkan puluhan peluncur SSM .

Balasan rudal Iran

Iran melakukan pembalasan besar-besaran lewat “Operation True Promise III”, meluncurkan lebih dari 150 rudal balistik dan 100+ drone ke wilayah Israel, termasuk ke Tel Aviv dan Haifa. Dampaknya: sedikitnya 8–24 orang tewas, ratusan luka-luka, dan gedung Kedutaan AS rusak .

Penggunaan rudal hipersonik

IRGC mengerahkan rudal hipersonik Fattah‑1 dalam “Operation Honest Promise 3”, dan mengklaim menguasai ruang udara Israel. Israel merespons dengan serangan bunker-busting bomber ke fasilitas Fordow

Evakuasi dan kepanikan sipil

Warga Teheran dan Haifa mengalami kepanikan. Di Teheran, ribuan mengisi jalan raya padat, membeli bahan bakar, dan terdampak gangguan sinyal internet . Israel juga mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk Teheran .

Keterlibatan AS

Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Nimitz dan Carl Vinson di Mediterania dan Laut Arab serta lebih dari 40 pesawat tempur ke Eropa dan Timur Tengah . AS juga membantu mencegat rudal Iran, namun menegaskan tidak terlibat langsung dalam serangan .

Ultimatum Trump

Presiden AS Donald Trump secara terbuka mendesak “penyerahan tanpa syarat” Iran, memperingatkan agar segera menghentikan program nuklir. Ia juga mengklaim mengetahui lokasi Ayatollah Khamenei, namun belum berniat menyerangnya .

Kematian komandan Iran

Sejumlah petinggi militer Iran tinggi pangkat, termasuk seorang kepala staf perang Ali Shadmani dan komandan IRGC, gugur dalam serangan Israel sejak awal konflik .

Ancaman terowongan digital

Israel melancarkan serangan siber signifikan terhadap infrastruktur Iran, untuk melemahkan pertahanan udara dan sistem komando .

Reaksi internasional

PBB, UE, Rusia, Turki, China, dan negara lain menyerukan de-eskalasi. Senator AS Tim Kaine presentase dokumen war powers untuk membatasi otoritas militer presiden tanpa persetujuan parlemen .

Perang proksi maritim

Houthi di Yaman menyatakan dukungan bersama Iran, menyerang Israel melalui rudal dan drone, menambah tekanan pada pertahanan Israel .

Dampak ekonomi global

Harga minyak sempat melonjak akibat konflik, meski sedikit mereda saat jalan diplomasi kembali hangat .(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights