Beersheba, EKOIN.CO – Serangan terbaru Iran ke Israel terjadi pada Jumat pagi, 20 Juni 2025, dengan Beersheba menjadi salah satu titik terdampak utama. Sejumlah rudal balistik diluncurkan dari wilayah Iran, menyerbu beberapa lokasi strategis di Israel selatan dan pusat.
Rudal Iran Serang Beersheba
Militer Israel mengonfirmasi serangkaian rudal Iran mengenai Beersheba selama dua hari berturut-turut. “Sirene terdengar di beberapa daerah setelah mengidentifikasi rudal‑rudal yang diluncurkan dari Iran,” ujar pernyataan resmi militer Israel di Telegram, seperti dilansir SINDOnews
Sistem Pertahanan Iron Dome
Komando Pertahanan Israel menyebut sistem Iron Dome mengalami malfungsi, sehingga sebagian rudal mampu menembus pertahanan. Satu rudal jenis Sejjil dituai sebagai penyebab utama ledakan besar di Beersheba
Dampak Fisik dan Korban
Beberapa gedung, kendaraan, dan rumah rusak parah. Di Soroka Medical Center, lantai paling atas hancur, menimbulkan kebakaran dan kerusakan besar Sekitar 40–80 orang luka, sebagian karena debris dan api, namun sebagian besar pasien telah dievakuasi sebelumnya
Sasaran Serangan
Iran menyasar Beersheba dan lokasi sipil lainnya—termasuk Tel Aviv, Ramat Gan, Holon, dan Azor. Di Azor, serpihan cluster-munition menyebabkan kerusakan parah pada rumah penduduk Di Tel Aviv, enam orang dilaporkan luka parah akibat ledakan
Klaim dan Pembenaran Iran
IRGC menyatakan serangan berusaha menghancurkan Microsoft office di Beersheba karena keterlibatannya dengan militer Israel Di saat sama, pejabat Iran menegaskan akan terus menyerang situs nuklir Israel sebagai pembalasan atas serangan terhadap fasilitas nuklir Iran
Reaksi Pemerintah Israel
PM Benjamin Netanyahu dan Menhan Israel Katz mengecam serangan itu, menyebutnya kejahatan perang dan “terorisme negara”. Netanyahu menjanjikan respons keras. Katz bahkan menyandingkan pemimpin Iran Ali Khamenei dengan Hitler modern .
Eskalasi Militer Laut dan Udara
Sebagai balasan, Israel melancarkan serangkaian serangan udara dan rudal ke fasilitas militer dan nuklir Iran, termasuk Arak, Natanz, Bushehr, Isfahan, dan Fordow . Lima hingga 657 orang tewas di Iran dalam beberapa hari terakhir
Luka dan Krisis Kemanusiaan
Gaza dan wilayah Palestina juga terdampak akibat gelombang baru serangan Israel, menimbulkan puluhan korban tewas atau luka .
Upaya Diplomasi
Negosiator dari Inggris, Prancis, dan Jerman bertemu Menlu Iran Abbas Araqchi di Jenewa untuk menengahi krisis nuklir dan kekerasan regional
Ancaman AS dan Tekanan Global
Presiden Trump memberi ultimatum dua minggu terkait kemungkinan intervensi militer AS. Sementara, Rusia, Turki, dan Irak memperingatkan eskalasi skala besar .
Situasi Pelayanan Kesehatan
Soroka Medical Center membatasi layanan hanya untuk keadaan darurat karena bayangan bahaya kimia dan infrastruktur rusak
Analisis Ahli & LSM
Organisasi HAM mencatat ratusan kematian di Iran dan Israel, menyatakan serangan sipil sudah melanggar hukum humaniter internasional .
Hari dan Waktu Serangan
Insiden terjadi Jumat pagi, 20 Juni 2025, dan hari sebelumnya, Kamis pagi, 19 Juni 2025. Waktu persis ledakan di Soroka tercatat pukul 06.07 BST (UTC+3) .
Dampak Regional
Serangan memicu peningkatan kesiapsiagaan negara tetangga, serta mengganggu pasokan minyak dan udara regional .
Potensi Proliferasi dan Nuklir
Kekhawatiran terhadap eskalasi nuklir meningkat saat Iran menargetkan situs nuklir Israel dan sebaliknya .
Harapan untuk Gencatan Senjata
Meski gencatan dituntut pihak PBB dan pemimpin global, kedua belah pihak tetap melanjutkan serangan dengan keras .
Kondisi Sipil di Tengah Perang
Ribuan warga sipil di Beersheba dan sekitarnya hidup dalam kecemasan. Tim medis darurat siaga penuh
Infrastruktur Kesehatan Terancam
Kerusakan Soroka dan ancaman kimia menjadi alarm bagi layanan kesehatan regional .
Peringatan Lembaga Internasional
WHO dan UN menyebut serangan ini bisa menjadi “krisis hak hidup” dan mendesak penahanan senjata sipil .
Potensi Perluasan Konflik
Iraq, Rusia, dan Turki memperingatkan bahwa target terhadap kepemimpinan Iran bisa merembet ke konflik regional yang lebih luas .
Resistensi Israel
PM Netanyahu dan Menhan Katz bertekad menghancurkan kemampuan rudal dan nuklir Iran
Angka Korban Terbaru
- Iran: 657 tewas, 2.000+ luka
- Israel: 240+ luka, puluhan termasuk 40 di Soroka
Gejolak Politik
Kritik internasional mengalir terhadap potensi pelanggaran humaniter, sementara blok diplomatik Eropa mengejar pintu negosiasi.
Motivasi Serangan Iran
Teheran menegaskan serangan ini sebagai pembalasan atas target nuklir Iran, sambil tetap mengklaim mereka menghindari sasaran medis sipil
Kondisi Pertahanan Israel
Iron Dome terus dipertanyakan efektivitasnya dalam menghadapi muatan cluster submunition dan rudal Sejjil
Informasi Tambahan
Drone bunuh diri juga digunakan dalam serangan balasan Iran, menambah dimensi perang tak langsung .
Signifikansi Soroka
Soroka Medical Center adalah rumah sakit utama di Negev, melayani lebih dari satu juta warga. Serangannya menjadi simbol eskalasi yang mengkhawatirkan
Kedua pihak perlu menahan diri agar konflik tak masuk ke fase yang lebih luas.
Prioritas pada penghentian serangan terhadap infrastruktur medis dan sipil.
Internasional harus intensifkan mediasi dan jamin keamanan warga.
Evaluasi sistem pertahanan seperti Iron Dome perlu segera dilakukan.
Setelah perdamaian diusulkan, fokuskan pada pemulihan fasilitas dan layanan kesehatan.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





