EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Siapa Menang Jika Iran dan Amerika Berperang

Siapa Menang Jika Iran dan Amerika Berperang

Amerika Serikat unggul secara militer, tetapi tidak menjamin kemenangan strategis. Iran tetap mampu bertahan dan melancarkan balasan asimetris yang luas.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
22 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co ini adalah analisis terbaru tentang siapa yang “menang” jika terjadi perang terbuka antara Iran dan Amerika Serikat, lengkap dengan pendukung utama

Kekuatan militer langsung

  • Amerika Serikat (dan sekutunya) memiliki keunggulan mutlak dalam hal teknologi deteran, jumlah jet tempur, kapal induk, add-on bunker busters, dan intelijen. Serangan kilat ke fasilitas nuklir Iran—misalnya di Fordo, Natanz, dan Isfahan—mampu dijalankan dengan presisi tinggi
  • Iran memiliki pertahanan udara terbatas, rudal balistik (seperti Qassem Bassir) dan drone, serta kemampuan serangan terbatas terhadap AS, Israel, atau rute laut seperti Selat Hormuz

dari segi kekuatan militer konvensional, AS berada di atas angin. Namun menang mutlak tidak serta-merta; Iran bisa melakukan serangan asimetris yang melelahkan dan memicu eskalasi lebih luas.

Kemampuan balasan Iran

  • Retaliasi Iran bisa berupa penutupan Selat Hormuz, serangan rudal/drone ke pangkalan AS atau kilang minyak, bahkan ke Israel .
  • Namun banyak analis menilai serangan AS kemungkinan akan terbatas—mirip serangan terhadap Soleimani pada 2020—jadi kemungkinan cepat mereda, kecuali ruang eskalasi terbuka lebih luas .

Allies dan pendukung

AS & Israel

  • Kedua negara sangat solid, AS bahkan memiliki hubungan militer dan intelijen sangat erat dengan Israel .
  • Republik Islam tidak memiliki pertahanan udara barat, bergantung pada Israel/AS untuk serangan nuklirment non-nuklir.

Iran & Proxy

  • Iran memiliki jaringan “axis of resistance” (Hezbollah, Hamas, militia Syiah di Irak, Houthis di Yaman)
  • Namun kini jaringan itu melemah: banyak kelompok kehilangan kapabilitas operasional, tidak siap menyerang secara langsung ke Iran
  • Beijing dan Moskow secara diplomatik mendukung Iran, tapi menolak keterlibatan militer langsung .

Proyeksi hasil akhir

  • AS/Israel bisa berhasil menunda atau menghancurkan fasilitas nuklir Iran, tetapi kemungkinan strategi itu hanya bersifat sementara. Iran bisa mempercepat program nuklir saat perang mereda .
  • Iran akan menderita kerugian besar, tetapi kemungkinan tidak runtuh—rezim bertahan melalui karakteristik ideologisnya dan dukungan internal .
  • Konflik jangka panjang: akan menghasilkan penderitaan luas, eskalasi regional yang sulit dikendalikan, harga minyak naik, dan keamanan global terganggu .

Siapa jadi pemenang

Tidak ada “pemenang mutlak”:

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

  • AS/Israel unggul militer, tapi kurang solusi akhir—risiko kebangkitan nuklir Iran tetap ada.
  • Iran bisa dipukul berat, tapi kemungkinan tetap bertahan dan merespons lewat perang asimetris serta mempercepat nuklir setelah itu.

Secara keseluruhan, ini lebih menyerupai kemenangan taktis AS/Israel, tetapi Iran tidak “kalah total.” Dunia akan memasuki periode ketidakstabilan tanpa pemenang strategis.

Dukungan pihak-pihak

PihakPendukung Militer/Diplomatik
Amerika Serikat– Israel (koordinasi militer & intel)– Sekutu NATO Barat (dukungan diplomatik dan sanksi)– Arab Saudi, UAE, Mesir (dukungan terselubung)
Iran– Hezbollah (meskipun melemah) – Houthis & milisi Irak (dukungan terbatas) – Rusia & China (dukungan diplomatik/tengah)

Secara militer, AS bersama Israel tampaknya berada di posisi menang taktis. Iran kemungkinan menderita kerugian signifikan, tetapi tidak diperkirakan runtuh—kemungkinan membalas dengan perang asimetris, menunda permusuhan, lalu mempercepat program nuklir. Konflik ini berpotensi bertahan lama dan memicu ketidakstabilan regional besar tanpa pemenang strategis yang jelas.(*).

 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Amerika SerikatChinadiplomatikdrone Iraneskalasifasilitas nuklir Irangeopolitikharga minyakHezbollahiranIsraelKapal indukkekuatan militerkekuatan nuklirkekuatan strategiskekuatan taktiskekuatan udarakekuatan udara Israelketegangan regional.konflik regionalmilisi Syiahmiliter ASNATOnuklir Fordopangkalan ASpasukan ASpendukung Amerikapendukung Iranperang Iran ASperang terbukaperang tidak simetrisperlawanan asimetrisproxy Iranretaliasi Iranrezim Iranrudal balistikRusiasanksiSelat Hormuzserangan presisiserangan udaraTimur Tengah
Post Sebelumnya

Perang Nuklir Amerika Dan Iran Akan Terjadi

Post Selanjutnya

Kapolri Meriahkan CFD Bhayangkara Sport Day, Nyanyikan Lagu Godbless dan Bon Jovi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Kapolri Meriahkan CFD Bhayangkara Sport Day, Nyanyikan Lagu Godbless dan Bon Jovi

Kapolri Meriahkan CFD Bhayangkara Sport Day, Nyanyikan Lagu Godbless dan Bon Jovi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.