EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Pulangkan Sandera Gaza: Tuntutan Warga Israel Meluas

Pulangkan Sandera Gaza: Tuntutan Warga Israel Meluas

Ribuan warga Israel menggelar protes nasional di Tel Aviv dan Jerusalem pada 28 Juni 2025. Mereka menuntut pemulangan semua sandera dari Gaza, baik dalam keadaan hidup maupun telah meninggal.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
30 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jerusalem ,EKOIN.CO– Ribuan warga Israel turun ke jalan Sabtu (28/6/2025) di sejumlah kota besar, termasuk Tel aviv dan Jerusalem , untuk menuntut agar sandera yang masih ditahan di Gaza dipulangkan, baik dalam kondisi hidup maupun tewas .

Aksi tersebut digelar menjelang perundingan lanjutan gencatan senjata yang tengah difasilitasi pihak mediator internasional. Demonstran menginginkan pemulangan memastikan nasib semua sandera segera diketahui.

Menurut laporan Anadolu Agency, protes ini terjadi setelah konflik Israel–Iran mereda sejak dimulainya gencatan senjata pada 24 Juni 2025 .


Demonstrasi di Ibu Kota

Sejumlah massa menggelar spanduk bertuliskan tuntutan pelepasan sandera dalam kondisi apapun, menegaskan bahwa nyawa para sandera menjadi prioritas.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Warga menyatakan kecewa terhadap lambannya proses pembebasan. Mereka menuding pemerintah langkah lebih tegas dan transparan diperlukan.

Aksi juga menggema di kota-kota lain, memperlihatkan solidaritas publik terhadap keluarga sandera dan tekanan kuat terhadap pemerintah.

Media Israel melaporkan rencana pembebasan sebagian sandera dalam perundingan gencatan senjata tahap kedua. Namun, demonstran mendesak agar kesepakatan mencakup semua sandera.

Pihak Hamas dikatakan akan melepas sandera sebagai imbalan atas penghentian serangan Israel, penarikan mundur pasukan, dan pembebasan tahanan Palestina

Namun, PM Benjamin Netanyahu menurut laporan masih bersikeras mengajukan syarat-syarat tambahan, seperti pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan penuh dari Gaza


Kondisi Sandera Saat Ini

Militer Israel memperkirakan sekitar 50 warga ditahan di Gaza, dengan hanya 20 diyakini masih hidup . Sementara sisanya belum ada kepastian.

Sebelumnya, pada 22 Juni 2025, militer mengumumkan jenazah tiga sandera telah dipulangkan, yaitu Yonatan Samerano (21), Ofra Keidar (70), dan Shay Levinson (19)  PM Netanyahu pun menekankan misi negara yang harus memastikan pemulangan “hidup atau mati” semua sandera.

Menurut laporan MetroTV, lebih dari 141.000 warga, termasuk pensiunan militer dan tenaga sipil, menandatangani petisi menuntut agar semua sandera dikembalikan dan perang diakhiri

Penandatangan petisi tersebut berasal dari berbagai profesi — akademisi, ibu-ibu, guru, serta tenaga medis — dan direpresentasikan oleh platform Restart Israel

Netanyahu menyatakan kesediaan melanjutkan gencatan senjata demi menyelamatkan sandera. Namun ia menolak syarat penarikan penuh dari Gaza tanpa syarat lebih lanjut

Sementara itu Hamas berkeras bahwa pelepasan sandera hanya akan dilakukan jika Israel memenuhi tiga syarat mereka: henti total operasi militer, penarikan pasukan, dan tukar-menukar tahanan .

Beberapa analis percaya momentum gencatan senjata Israel–Iran membuka peluang untuk memperluas kesepakatan ke Gaza.

Namun pihak oposisi Israel menuduh Netanyahu sengaja memperpanjang konflik demi kepentingan politik pribadi dan mempertahankan kekuasaan .

Keluarga sandera dan simpatisan terus memprakarsai aksi dan kampanye publik untuk menekan pemerintah agar lebih proaktif.

Ketidaksabaran ini semakin terasa menjelang Hari Peringatan Holocaust Yom HaShoah yang juga menjadi momen refleksi nasional.

Sejumlah pengamat menyebut situasi ini sulit, karena Israel terbelah antara keinginan membebaskan sandera dan tekanan untuk mencapai kemenangan militer definitif.

Meskipun begitu, demonstrasi publik memberi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak bisa lagi mengabaikan suara rakyat di tengah konflik berkepanjangan.

Pengembalian sandera—hidup atau mati—menjadi tuntutan utama publik Israel, menyoroti dimensi kemanusiaan konflik yang terus berlangsung.
Perubahan kebijakan pemerintah terkait gencatan senjata bisa menjadi kunci pembebasan lebih cepat.
Dialog intensif antara Israel, Hamas, serta mediator internasional perlu difasilitasi agar kesepakatan inklusif dapat dicapai.
Masyarakat dan keluarga sandera dapat terus memainkan peran penting, sebagai tulang punggung tekanan moral terhadap proses negosiasi.
Aksi publik seperti demonstrasi dan petisi menunjukkan bahwa suara rakyat mampu mempengaruhi agenda keamanan dan diplomasi negara.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: GazaHamasNetanyahupemulangan sanderaprotes Israelsandera Israel
Post Sebelumnya

Kesurupan Massal Malam Satu Suro, LC Hotel di Pasar Baru Gegerkan Pengunjung

Post Selanjutnya

Fenomena Jakarta Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Fenomena Jakarta Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena Jakarta Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.