EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Finalis Miss Indonesia 2025 Dikeluarkan karena Video Israel

Finalis Miss Indonesia 2025 Dikeluarkan karena Video Israel

Clarita Permata Murni dikeluarkan dari ajang Miss Indonesia 2025 setelah video dukungan terhadap Israel viral dan menuai kecaman publik.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
30 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Seorang finalis Miss Indonesia 2025, Clarita Permata Murni, resmi dikeluarkan dari ajang tersebut menyusul polemik video yang memperlihatkan dirinya menyuarakan dukungan terhadap Israel. Kontroversi ini mencuat di media sosial setelah video Clarita viral dan menuai kritik luas dari warganet.

Peristiwa ini terjadi menjelang malam Grand Final Miss Indonesia 2025. Video berdurasi singkat itu menunjukkan Clarita menyampaikan pernyataan yang dianggap mendukung negara Israel di tengah konflik kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.

Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara Miss Indonesia melalui pernyataan resminya pada Minggu (30/6) memastikan bahwa Clarita tidak lagi menjadi bagian dari kompetisi. Pihak penyelenggara juga menekankan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan tidak mentoleransi pernyataan yang dapat memicu perpecahan.

Clarita sebelumnya mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam kompetisi kecantikan nasional tersebut. Namun, setelah video tersebut mencuat, desakan dari publik agar penyelenggara bertindak pun semakin menguat.

Dalam pernyataan tertulisnya, pihak Miss Indonesia menyatakan, “Kami telah mengambil keputusan untuk mengeluarkan saudari Clarita Permata Murni dari keikutsertaan sebagai finalis Miss Indonesia 2025 karena pernyataan yang bersangkutan bertentangan dengan nilai-nilai yang kami junjung.”

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Polemik Video Dukungan terhadap Israel

Kontroversi bermula dari unggahan video Clarita di media sosial pribadinya. Dalam video tersebut, ia menyatakan simpati dan dukungan terhadap negara Israel, yang langsung disorot tajam oleh netizen Indonesia.

Pernyataan tersebut dianggap sangat sensitif mengingat posisi mayoritas masyarakat Indonesia yang mendukung perjuangan Palestina. Dalam beberapa jam setelah video diunggah, berbagai akun mulai menyuarakan protes melalui platform X (sebelumnya Twitter) dan Instagram.

Tagar #BoikotMissIndonesia pun sempat masuk dalam jajaran trending topic di Indonesia. Beberapa pengguna juga menyerukan pemboikotan acara tersebut jika Clarita tetap diikutsertakan.

Menanggapi tekanan publik, tim Miss Indonesia bertindak cepat. Keputusan pengeluaran Clarita diumumkan secara resmi melalui siaran pers tanpa menunggu malam final.

Media CNNIndonesia.com pada 30 Juni 2025 menyebutkan bahwa penyelenggara ingin memastikan ajang Miss Indonesia tidak menjadi ruang yang memicu ketegangan sosial atau polemik politik.

Keputusan pengeluaran Clarita disampaikan oleh pihak penyelenggara melalui kanal resmi mereka. Dalam pernyataan itu dijelaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga integritas acara dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

“Miss Indonesia sebagai ajang inspiratif harus tetap menjadi ruang yang aman dan menjunjung perdamaian dunia,” demikian isi siaran pers tersebut.

Panitia juga menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan proses seleksi dan pembinaan terhadap para finalis agar lebih peka terhadap isu-isu sosial dan global.

Ajang Miss Indonesia 2025 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, dan panitia menyatakan acara akan tetap berlanjut tanpa kehadiran Clarita.

Clarita sendiri belum memberikan pernyataan publik atau permintaan maaf secara resmi hingga berita ini diturunkan.

Dukungan dan Kecaman dari Publik

Reaksi dari publik sangat beragam. Sebagian besar menyampaikan dukungan terhadap keputusan penyelenggara yang dianggap cepat dan tepat.

Banyak netizen menyatakan bahwa tindakan ini mencerminkan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas terhadap Palestina.

Namun, ada juga beberapa kalangan yang mempertanyakan apakah Clarita memahami konsekuensi pernyataannya sebelum mengunggah video tersebut.

Sebagian komentar di media sosial juga menyinggung pentingnya edukasi dan empati dalam menyampaikan pendapat, terutama untuk figur publik seperti finalis kontes kecantikan.

Media sosial pun menjadi ladang diskusi tentang batas antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab moral atas opini publik.

Miss Indonesia Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Pihak penyelenggara menekankan kembali komitmen mereka terhadap nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap penyelenggaraan Miss Indonesia.

Mereka menyebutkan bahwa kompetisi ini bukan hanya menilai penampilan fisik, tetapi juga kecerdasan, kepedulian sosial, dan sensitivitas terhadap isu global.

Setiap finalis diharapkan menjadi sosok panutan yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa dan mampu menginspirasi masyarakat luas.

Dengan kejadian ini, panitia berjanji akan melakukan evaluasi lebih ketat terhadap konten dan aktivitas digital seluruh peserta, bahkan sejak proses seleksi awal.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa setiap pernyataan publik, terutama dari tokoh atau peserta ajang nasional, memiliki konsekuensi sosial yang besar. Dalam era digital yang serba cepat, sebuah unggahan dapat langsung memantik reaksi luas dan memengaruhi reputasi pribadi maupun lembaga.

Ajang seperti Miss Indonesia perlu memperkuat orientasi nilai, tidak hanya menekankan pada aspek kecantikan semata, tetapi juga pemahaman peserta terhadap isu-isu global, nilai-nilai kebangsaan, dan kemanusiaan. Edukasi tentang konteks politik dan sosial internasional menjadi penting untuk ditanamkan sejak dini dalam setiap program pembinaan finalis.

Pihak penyelenggara sudah mengambil langkah yang cukup responsif untuk menjaga integritas acara. Tindakan ini juga mencerminkan bahwa penyelenggara tidak abai terhadap suara publik yang kritis dan peduli terhadap keadilan sosial.

Bagi publik, peristiwa ini membuka ruang refleksi tentang pentingnya menyampaikan pendapat secara bijak dan bertanggung jawab, terutama di ranah digital. Kebebasan berekspresi tidak lepas dari tanggung jawab sosial, apalagi dalam konteks isu yang menyangkut kemanusiaan global.

Penting pula untuk menjaga ruang publik agar tetap konstruktif dan tidak mudah terprovokasi. Kolaborasi antara media, penyelenggara acara, dan masyarakat dibutuhkan untuk menciptakan atmosfer sosial yang saling mendukung dan sadar nilai.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Clarita Permatadukung Israelkontes kecantikanMiss IndonesiaPalestinapenyelenggara Miss Indonesia
Post Sebelumnya

Waspadai Pembajakan Makna, Guru Besar UINSSC: Senyap tapi Menggiring pada Radikalisme

Post Selanjutnya

Peringati Tahun Baru Hijriah: Hijrah Membuat Hidup TNI Lebih PRIMA

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Peringati Tahun Baru Hijriah: Hijrah Membuat Hidup TNI Lebih PRIMA

Peringati Tahun Baru Hijriah: Hijrah Membuat Hidup TNI Lebih PRIMA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.