EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Kolaborasi Jadi Kunci Akselerasi Energi Bersih Indonesia

Sumber dok kemenkeu.go.id

Kolaborasi Jadi Kunci Akselerasi Energi Bersih Indonesia

Kemenkeu menegaskan bahwa seluruh kebijakan fiskal diarahkan untuk mendukung transisi energi, termasuk melalui insentif pajak, pembiayaan hijau, dan realokasi anggaran menuju sektor yang lebih produktif.

Agus DJ oleh Agus DJ
1 Juli 2025
Kategori EKONOMI, ENERGI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi Indonesia melalui kebijakan fiskal yang progresif dan terintegrasi. Penegasan ini disampaikan dalam Energy Transition Summit Asia yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 25 Juni 2025.

Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, mengatakan bahwa Kemenkeu telah memainkan peran penting dalam mendorong transformasi energi nasional. Menurutnya, peran ini dijalankan melalui belanja negara, penerimaan, hingga skema pembiayaan hijau.

“Kementerian Keuangan telah berada di garis depan transisi energi untuk waktu yang cukup lama dan akan terus memegang peran tersebut dari sisi kebijakan fiskal, baik dari sisi belanja, penerimaan, maupun pembiayaan,” ujar Thomas.

Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk konkret dukungan fiskal tersebut adalah pemberian insentif pajak bagi sektor energi dan properti, termasuk penurunan bea masuk untuk mesin dan alat penting dalam investasi energi.

Selain itu, Kemenkeu juga telah menerbitkan sukuk hijau dan obligasi hijau untuk menyediakan pendanaan terhadap proyek-proyek energi terbarukan yang dinilai berdampak pada pencapaian target emisi dan keberlanjutan lingkungan.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Strategi Anggaran dan Fokus Produktivitas

Dalam kesempatan yang sama, Thomas juga menyoroti pentingnya realokasi anggaran pada tahun 2025. Ia menegaskan bahwa bukan pemotongan yang dilakukan, melainkan pengalihan anggaran ke sektor-sektor yang lebih produktif.

“Yang dilakukan adalah realokasi ke penggunaan yang lebih produktif. Kami tidak memotong anggaran, tapi merelokasinya ke penggunaan yang lebih produktif,” jelasnya di hadapan peserta konferensi.

Kebijakan fiskal ini diharapkan dapat mempercepat investasi energi bersih dan memperluas dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pendekatan holistik juga diambil agar transformasi energi sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah, melalui Kemenkeu, juga mendorong kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar implementasi program transisi energi dapat berlangsung konsisten dan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Upaya kolaboratif ini menjadi bagian dari visi besar Presiden yang tertuang dalam Asta Cita. Transisi energi ditempatkan sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan nasional berkelanjutan dan inklusif.

Komitmen Jangka Panjang dan Kolaborasi

Thomas menyebut, dukungan Kemenkeu terhadap transisi energi merupakan bentuk tanggung jawab jangka panjang dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya energi fosil.

Dengan memperkuat kerangka fiskal hijau, pemerintah berupaya memberikan sinyal kuat kepada pelaku usaha dan masyarakat bahwa keberlanjutan menjadi arah utama kebijakan ekonomi ke depan.

Pemerintah juga mengundang partisipasi aktif dari sektor swasta dan lembaga keuangan dalam skema pembiayaan hijau, agar pendanaan untuk energi bersih tidak hanya bergantung pada APBN.

Melalui langkah-langkah tersebut, Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara berkembang lainnya dalam mengelola transisi energi secara berimbang, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

Transisi energi bukan hanya soal perubahan teknologi, tetapi juga mencakup transformasi sistem kebijakan fiskal yang mendukung ekosistem hijau dan berkelanjutan. Kemenkeu mengambil peran strategis dengan menyelaraskan belanja negara, insentif fiskal, dan pembiayaan yang ramah lingkungan. Ini memperlihatkan konsistensi dalam membangun fondasi ekonomi yang rendah karbon.

Langkah konkret seperti insentif pajak dan penerbitan sukuk hijau menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mengakselerasi proyek-proyek energi terbarukan. Dukungan ini memberi sinyal kepada pasar bahwa Indonesia serius dalam mengejar target emisi dan ketahanan energi nasional.

Kolaborasi antar kementerian, sektor swasta, dan lembaga internasional menjadi fondasi penting dalam mendorong realisasi kebijakan ini. Dengan arah yang jelas dari pemerintah, transformasi energi nasional menuju sistem yang lebih bersih dan adil kini memasuki fase implementasi yang lebih solid.(*)

Tags: Asta CitaBerita ekonomiekoin.coenergi terbarukanEnergy Transition Summit Asiainsentif pajakJakartakebijakan fiskalKemenkeukolaborasi lintas kementerianobligasi hijaupembangunan berkelanjutanpembiayaan hijaurealokasi anggaran 2025sukuk hijauThomas Djiwandonotransisi energi
Post Sebelumnya

Wali Kota Jaksel Tinjau Lenteng Agung dan Kalibata, Bahas Relokasi Pedagang dan Solusi Banjir

Post Selanjutnya

Efisiensi Rp9 Triliun, Kemenkeu Perkuat Sinergi Internal

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
Efisiensi Rp9 Triliun, Kemenkeu Perkuat Sinergi Internal

Efisiensi Rp9 Triliun, Kemenkeu Perkuat Sinergi Internal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.