EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
Karya Batik Difabel Jepara Dapat Apresiasi BKOW

Foto : Sumber pemprov Jateng

Karya Batik Difabel Jepara Dapat Apresiasi BKOW

Batik ciprat karya difabel mental Jepara dipasarkan hingga Jakarta. Keterampilan mereka lahir dari pelatihan dan ekspresi bebas.

Aryrai oleh Aryrai
1 Juli 2025
Kategori RAGAM, SENI & BUDAYA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jepara,EKOIN.CO – Di Rumah Pelayanan Disabilitas Sosial Mental Waluyotomo, Kabupaten Jepara, aktivitas penuh semangat terlihat dari para penghuni yang tengah berkarya mencipratkan warna-warna cerah ke atas selembar kain putih. Cipratan tak beraturan tersebut, justru menjadi pola batik ciprat yang indah dan memikat. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka Bakti Sosial Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah bertema “Peduli dan Berbagi Berkah bagi Sesama”, pada Selasa, 1 Juli 2025.

Batik ciprat yang dihasilkan penghuni panti tersebut telah mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua BKOW Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, yang menyaksikan langsung proses pembuatannya. “Bagus sekali karyanya. Ini karya batik ya. Keren lho warnanya,” puji Nawal saat kunjungan.

Nawal menambahkan bahwa karya para penyandang disabilitas mental tersebut memiliki nilai estetika tinggi dan telah dipasarkan hingga ke luar daerah, termasuk ke Jakarta. Setiap kain batik dikerjakan secara kolaboratif oleh tiga orang, masing-masing menuangkan ekspresi dan perasaan mereka melalui cipratan warna.

Selain batik ciprat, para penghuni juga menciptakan pot dari kain bekas yang dicampur dengan semen. Karya tersebut dinilai tidak kalah menarik dan memiliki nilai ekonomi yang cukup baik. Pot dijual mulai harga Rp50 ribu hingga Rp200 ribu, sementara batik ciprat dihargai Rp165 ribu per lembar.

Berita Menarik Pilihan

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

Pelatihan keterampilan seperti batik ciprat dan pembuatan kerajinan dari barang bekas menjadi bagian dari program kemandirian di panti yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Potroyudan Jepara, Nur Chibtiyah, menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 95 orang penyandang disabilitas mental yang aktif mengikuti pelatihan di panti tersebut. Mereka bebas mengekspresikan emosi dalam bentuk karya batik ciprat.

“Di sini sudah ada galerinya. Mereka bisa mengekspresikan galaunya, sedihnya, senangnya ada di batik ciprat. Batiknya laris,” ungkap Nur di sela acara. Penjualan dilakukan melalui pameran maupun media sosial, yang hasilnya digunakan untuk ditabung oleh para penghuni.

Ia menambahkan bahwa selain menjadi media ekspresi, kegiatan tersebut juga memberikan fungsi sosial dan penguatan ekonomi bagi penyandang disabilitas mental. Mereka tidak hanya mendapat pelatihan, tetapi juga memperoleh penghasilan secara mandiri dari hasil karyanya.

Pihak panti berharap karya-karya ini dapat terus mendapat tempat di pasar lokal maupun nasional. Dengan adanya galeri dan promosi melalui berbagai kanal digital, produk mereka semakin dikenal masyarakat luas.

Dukungan dari instansi pemerintahan dan masyarakat dinilai sangat penting untuk keberlanjutan program tersebut, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri para penyandang disabilitas dalam berkarya.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Endah Dwi Setyorini, menyampaikan bahwa fungsi panti tidak sekadar memberi layanan dasar, tetapi juga berfokus pada pemberdayaan dan pembentukan kemandirian.

“Panti kami tidak hanya melayani orang terlantar tapi mereka juga yang tidak memiliki pekerjaan,” jelas Endah. Program pelatihan keterampilan ini bertujuan agar penghuni panti bisa mandiri dan kembali berdaya di tengah masyarakat ketika mereka selesai menjalani pembinaan.

Kegiatan kreatif seperti pembuatan batik ciprat dan pot dari bahan bekas menjadi sarana terapi yang efektif sekaligus jalan bagi para penyandang disabilitas mental untuk berkarya dan berkontribusi.

Endah menambahkan bahwa seluruh pelatihan dilakukan dengan pendekatan inklusif, memprioritaskan potensi individu dan bukan hanya kondisi keterbatasannya. Oleh sebab itu, keberhasilan karya mereka menjadi bentuk nyata hasil dari pembinaan tersebut.

Kegiatan semacam ini akan terus diperluas agar bisa mencakup lebih banyak warga binaan, dengan harapan bisa menjangkau mereka yang belum memiliki keterampilan atau kesempatan sebelumnya.

Di sisi lain, pemerintah juga akan terus berupaya meningkatkan kapasitas pelatihan serta memperluas kerja sama dengan berbagai sektor, termasuk swasta dan komunitas kreatif.

Melalui program ini, banyak penyandang disabilitas mental yang telah mengalami perubahan positif, baik secara emosional maupun sosial. Mereka menjadi lebih aktif, percaya diri, dan memiliki tujuan hidup yang jelas.

Aktivitas seperti membuat batik ciprat terbukti memberikan manfaat ganda: sebagai terapi psikologis dan sebagai sumber penghasilan yang layak. Hal ini diakui langsung oleh para pendamping dan keluarga mereka.

Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah berharap model ini bisa diterapkan di panti-panti lain di wilayah provinsi maupun nasional, sebagai bagian dari upaya menyeluruh dalam penguatan sosial dan pemberdayaan difabel mental.

Masyarakat juga diharapkan ikut mendukung, baik dengan membeli produk, menyebarkan informasi, maupun menyumbang bahan baku daur ulang untuk kerajinan pot. Dengan kolaborasi, dampak positif program ini bisa meluas.

Selain itu, program ini memperlihatkan bahwa keterbatasan bukan hambatan dalam berkarya. Justru, dari ruang-ruang sederhana seperti Rumah Pelayanan Waluyotomo, lahir karya-karya penuh makna dan inspirasi.

Pentingnya dukungan jangka panjang bagi pelatihan keterampilan difabel mental di panti sosial. Dinas sosial dapat menjadikan pelatihan sebagai kurikulum wajib, dengan pembinaan profesional dan berkelanjutan.

Kerja sama dengan pelaku industri kreatif maupun pasar UMKM akan sangat membantu dalam membuka akses distribusi hasil karya mereka secara lebih luas. Hal ini juga memberi ruang bagi inovasi produk agar bisa lebih variatif dan mengikuti tren pasar.

Kepedulian masyarakat terhadap difabel mental pun harus ditumbuhkan sejak dini, termasuk melalui edukasi publik dan program lintas sektor yang mengusung semangat inklusivitas dan kesetaraan.

Langkah selanjutnya bisa difokuskan pada pembangunan galeri permanen dan digital, agar karya batik dan kerajinan lainnya bisa menjangkau pembeli dari luar daerah tanpa hambatan geografis.

Program semacam ini tidak hanya bermanfaat bagi penyandang disabilitas mental, tetapi juga mengajarkan masyarakat untuk menghargai setiap proses dan hasil karya dari kelompok rentan. Dari tangan mereka, lahir karya yang jujur dan menyentuh.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: batik cipratBKOW Jatengdifabel mentalJeparakemandirian sosialWaluyotomo
Post Sebelumnya

Enam Tersangka Kasus CPO Seret Wilmar Group

Post Selanjutnya

PWI Jaya Gelar OKK Angkatan ke-21/2025

Aryrai

Aryrai

Berita Terkait

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Post Selanjutnya
PWI Jaya Gelar OKK Angkatan ke-21/2025

PWI Jaya Gelar OKK Angkatan ke-21/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.