JAKARTA, EKOIN.CO – Pepaya, buah tropis yang mudah ditemukan di Indonesia, menyimpan berbagai manfaat penting bagi kesehatan tubuh. Kandungan serat tinggi, indeks glikemik rendah, dan rasa manis alami menjadikan buah ini cocok dikonsumsi oleh segala usia, termasuk anak-anak hingga lansia.
para ahli menyarankan orang dewasa untuk mengonsumsi setidaknya dua potong pepaya setiap hari. Kebiasaan ini disebut dapat membantu proses pencernaan dan pemecahan protein secara optimal dalam tubuh.
Pepaya berukuran sedang dilaporkan mengandung sekitar 120 kalori, 30 gram karbohidrat, dan 2 gram protein. Kandungan tersebut menunjukkan bahwa pepaya bukan hanya enak dikonsumsi, tetapi juga bernutrisi tinggi dan rendah kalori, menjadikannya cocok untuk program diet sehat.
Selain itu, pepaya juga mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi yang bermanfaat untuk memperkuat sistem imun. Buah ini dikenal mampu membantu melindungi tubuh dari serangan infeksi maupun penyakit musiman.
Dr. Rina Susanti, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Jakarta, menyatakan bahwa konsumsi pepaya secara teratur bisa memperlancar sistem pencernaan serta mendorong metabolisme tubuh. “Enzim papain dalam pepaya berfungsi memecah protein dengan lebih efektif,” ujarnya.
Meningkatkan Imunitas dan Kesehatan Pencernaan
Selain kandungan vitamin C, pepaya juga mengandung vitamin A, E, dan K yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Vitamin-vitamin ini bekerja bersama dalam melawan radikal bebas dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat stres oksidatif.
Serat larut dalam pepaya juga berperan penting dalam menjaga kestabilan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Dengan indeks glikemik rendah, pepaya menjadi alternatif aman untuk memenuhi kebutuhan serat harian tanpa memicu lonjakan gula darah.
Konsumsi rutin pepaya terbukti membantu memperbaiki kesehatan usus dan mencegah sembelit. Kandungan air yang tinggi dalam buah ini turut mendukung hidrasi tubuh, terutama di iklim tropis seperti Indonesia.
Tidak hanya itu, pepaya juga dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung. Kandungan likopen dan antioksidan dalam buah ini mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Sebagian besar manfaat pepaya berasal dari enzim papain yang memiliki sifat antiinflamasi dan pencernaan. Papain telah digunakan dalam berbagai produk kesehatan dan suplemen untuk memperbaiki fungsi lambung.
Mendukung Kesehatan Kulit dan Penglihatan
Manfaat lain dari pepaya mencakup peningkatan kesehatan kulit dan penglihatan. Kandungan vitamin A membantu menjaga lapisan retina tetap sehat dan mencegah degenerasi makula pada usia lanjut.
Vitamin E dan C dalam buah ini juga mendorong produksi kolagen, menjadikan kulit lebih elastis dan tampak muda. Kombinasi tersebut membantu mengurangi garis halus dan tanda-tanda penuaan dini.
Menurut peneliti dari International Journal of Food Science, konsumsi pepaya yang rutin berhubungan langsung dengan tingkat kesehatan mata yang lebih baik. Kandungan beta karoten dalam pepaya berperan penting dalam hal ini.
Pepaya juga sering digunakan sebagai bahan alami masker wajah karena efek eksfoliasinya yang lembut. Enzim dalam buah ini membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori dari kotoran.
Demi mendapatkan hasil maksimal, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi pepaya secara langsung dan tidak melalui proses pengolahan berlebihan, agar kandungan enzim dan vitamin tetap terjaga.
Hasil penelitian yang dikutip dari Healthline menyebutkan bahwa pepaya mengandung flavonoid yang membantu proses detoksifikasi hati dan meningkatkan sistem kekebalan secara menyeluruh.
Riset juga menunjukkan bahwa pepaya dapat mengurangi risiko peradangan kronis, yang merupakan pemicu awal dari berbagai penyakit degeneratif, termasuk artritis dan penyakit jantung.
Dalam praktiknya, pepaya menjadi buah yang praktis untuk dikonsumsi sehari-hari. Tidak perlu dimasak atau diolah rumit, cukup dipotong dan disantap secara langsung setelah dikupas.
Untuk anak-anak, pepaya dapat diperkenalkan sebagai makanan pendamping ASI karena teksturnya yang lembut dan mudah dicerna. Kandungan nutrisi lengkapnya turut membantu pertumbuhan optimal.
Di Indonesia, pepaya sangat mudah diperoleh di pasar tradisional maupun swalayan. Harganya yang relatif terjangkau membuat buah ini sangat layak dijadikan bagian dari konsumsi harian.
Kementerian Kesehatan RI melalui situs resminya juga mencantumkan pepaya sebagai salah satu buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi rutin dalam program Gizi Seimbang.
**
Saran yang dapat diberikan terkait konsumsi pepaya adalah agar masyarakat mulai menjadikan buah ini sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Konsumsi pepaya secara rutin tidak hanya mendukung sistem pencernaan, tetapi juga menjaga metabolisme tubuh agar tetap aktif dan sehat.
Mengingat manfaatnya yang luas, pepaya sangat cocok dikonsumsi oleh semua kelompok usia. Bagi penderita gangguan pencernaan ringan, buah ini bisa menjadi solusi alami tanpa efek samping.
Namun, masyarakat perlu memastikan pepaya yang dikonsumsi adalah buah segar dan matang sempurna untuk menghindari kandungan lateks berlebih yang bisa menyebabkan iritasi bagi sebagian orang.
Pola konsumsi yang disarankan adalah dua potong per hari dan disertai pola makan seimbang lainnya. Menggabungkan pepaya dengan buah lain juga dapat memperkaya asupan gizi harian.
Dengan memperhatikan asupan nutrisi dari buah lokal seperti pepaya, masyarakat bisa menjaga kesehatan tubuh tanpa harus bergantung pada suplemen atau produk olahan mahal.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





