Jakarta, EKOIN.CO – Sebuah bencana struktur terjadi di Jembatan Gambhira-Mujpur, kawasan Padra, Vadodara, ketika bagian tengah jembatan tiba-tiba ambruk pada Rabu (9/7/2025) pagi waktu setempat. Kejadian yang terjadi di jam sibuk ini menyebabkan empat kendaraan terjun ke Sungai Mahisagar (Mahi) dan menelan korban jiwa.
Menurut laporan terbaru NDTV yang dikutip Reuters, korban tewas mencapai 10 orang, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Operasi penyelamatan masih berlangsung, kami khawatir jumlah korban bisa bertambah,” ujar seorang petugas kepolisian setempat yang enggan disebutkan namanya.
Keempat kendaraan yang tercebur terdiri dari dua truk, satu SUV Bolero, dan satu van pickup. Saksi mata, Rajesh Patel (45), mengaku mendengar suara retakan keras sebelum jembatan itu runtuh. “Saya sedang berada di ujung jembatan ketika tiba-tiba bagian tengahnya ambrol. Semua terjadi sangat cepat,” kenangnya sambil terisak.
Jembatan sepanjang 150 meter ini merupakan penghubung vital antara distrik Anand dan Vadodara, serta menjadi jalur utama bagi kendaraan logistik dan komuter dari kawasan industri Bharuch dan Ankleshwar. Runtuhnya struktur ini langsung memicu kemacetan panjang di jalur alternatif.
Tim gabungan dari pemadam kebakaran, kepolisian, dan pemerintah distrik Vadodara segera dikerahkan ke lokasi. Anggota legislatif (MLA) Padra, Chaitanyasinh Zala, yang datang memantau situasi menyatakan, “Kami akan menyelidiki penyebab pasti runtuhnya jembatan dan memastikan pertanggungjawaban.”
Kemarahan warga memuncak setelah insiden ini. Beberapa demonstran membawa spanduk yang mengecam kelalaian pemerintah. “Sudah bertahun-tahun kami laporkan kondisi jembatan yang memprihatinkan, tapi tidak pernah ada perbaikan,” protes Meena Desai, seorang guru yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Pemimpin senior Kongres, Amit Chavda, melalui akun Twitter-nya menulis, “Ini tragedi yang seharusnya bisa dicegah. Pemerintah harus bertanggung jawab atas kelalaian dalam pemeliharaan infrastruktur vital.”





