EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Meutya Hafid Luncurkan PP Perlindungan Anak Digital di Jenewa

Meutya Hafid Luncurkan PP Perlindungan Anak Digital di Jenewa

PP TUNAS menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam perlindungan anak di ruang digital. Meutya Hafid menegaskan pentingnya kerja sama dengan ITU dalam isu strategis digital.

Aryrai oleh Aryrai
10 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Indonesia resmi memperkenalkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP TUNAS. Regulasi ini disebut sebagai model tata kelola perlindungan anak di ruang digital yang bisa dijadikan acuan secara global.

PP TUNAS diumumkan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal International Telecommunications Union (ITU), Doreen Bogdan-Martin, yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Rabu, 9 Juli 2025. Dalam pertemuan itu, Meutya menegaskan komitmen Indonesia dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi generasi muda.

PP TUNAS Jadi Rujukan Global Perlindungan Anak

Menteri Meutya menyatakan bahwa PP TUNAS merupakan bentuk konkret dari komitmen Indonesia dalam menghadirkan ruang digital yang lebih aman dan inklusif untuk anak-anak. “PP TUNAS mencerminkan komitmen Indonesia melindungi anak secara daring, demi kesehatan dan kesejahteraan generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan sistem elektronik yang digunakan di Indonesia memperhatikan aspek keselamatan dan hak anak. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat diadopsi oleh negara-negara lain.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Meutya menambahkan bahwa pelindungan anak secara daring merupakan bagian penting dari strategi nasional digital Indonesia yang berfokus pada etika, keamanan, dan kesejahteraan digital. Hal ini mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang aktif mendorong transformasi digital yang bertanggung jawab.

Kehadiran Kantor ITU di Jakarta Diperkuat

Selain memperkenalkan PP TUNAS, Meutya menyampaikan dukungan terhadap kehadiran kantor perwakilan ITU di Jakarta. Ia menilai bahwa keberadaan kantor tersebut telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan program-program ITU di Asia Tenggara.

“Perwakilan ITU di Jakarta telah memfasilitasi pelaksanaan program-program yang berdampak luas di Asia Tenggara, seperti program perlindungan terhadap generasi muda di ruang digital,” katanya dalam kesempatan tersebut.

Kepercayaan ITU kepada Indonesia dengan menempatkan kantor regionalnya di Jakarta dinilai Meutya sebagai pengakuan atas peran aktif Indonesia dalam bidang pengembangan teknologi dan komunikasi digital.

Meutya berharap kerja sama antara Indonesia dan ITU dapat semakin diperkuat, khususnya melalui dukungan teknis dan program peningkatan kapasitas di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Fokus kerja sama ini akan ditujukan pada pengembangan SDM digital dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Kolaborasi Strategis Indonesia–ITU Diperluas

Dalam pertemuan tersebut, Meutya juga menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang antara Indonesia dan ITU dalam sejumlah isu strategis global. Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan kebijakan kecerdasan artifisial (AI), perencanaan spektrum 5G dan 6G, serta pengembangan talenta digital nasional.

“Panduan dari ITU akan sangat penting untuk memastikan kebijakan kami tetap inklusif, berpandangan ke depan, dan selaras dengan standar global,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai pelatihan dan program peningkatan kapasitas dari ITU yang telah melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor di Indonesia. Program-program tersebut dinilai sangat membantu dalam mempercepat adopsi teknologi secara merata dan adil.

Sebagai bagian dari komitmen global, Indonesia juga menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam World Telecommunication Development Conference (WTDC) yang akan diselenggarakan di Baku, Azerbaijan, pada 17 hingga 28 November 2025.

Indonesia akan menggunakan forum tersebut untuk mendorong isu-isu yang relevan dengan negara berkembang, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur digital yang inklusif dan keberlanjutan kebijakan transformasi digital.

Komitmen ini sejalan dengan visi jangka panjang pemerintah dalam memperluas pemerataan akses digital serta menjadikan ruang digital sebagai wadah pembelajaran, kreativitas, dan perlindungan hak bagi seluruh anak bangsa.

Melalui PP TUNAS, Indonesia menunjukkan pendekatan proaktif dalam merancang tata kelola digital yang tidak hanya aman, tetapi juga responsif terhadap tantangan zaman.

Langkah Indonesia dalam memperkenalkan PP TUNAS di forum internasional menunjukkan keseriusan dalam membentuk ruang digital yang aman, terutama bagi anak-anak. Regulasi ini menandai pentingnya perlindungan anak dalam lanskap digital yang terus berkembang.

Kerja sama erat dengan ITU menjadi peluang strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di bidang tata kelola teknologi digital global. Dengan dukungan internasional, Indonesia dapat memastikan implementasi kebijakan yang lebih luas dan berdampak nyata, terutama di wilayah yang selama ini tertinggal secara teknologi.

Pemerintah diharapkan terus membangun sinergi lintas sektor untuk mengawal pelaksanaan PP TUNAS. Kolaborasi dengan masyarakat sipil, lembaga pendidikan, dan pelaku industri akan menjadi kunci sukses perlindungan anak di era digital yang makin kompleks.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: ITUJenewaMeutya Hafidperlindungan anakPP TUNASruang digital
Post Sebelumnya

Jambore LKSA: Wadah Kreativitas Anak

Post Selanjutnya

KLH Luncurkan Sistem Adipura Berbasis Teknologi Satelit

Aryrai

Aryrai

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Post Selanjutnya
KLH Luncurkan Sistem Adipura Berbasis Teknologi Satelit

KLH Luncurkan Sistem Adipura Berbasis Teknologi Satelit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.