Jeddah, EKOIN.CO – Arab Saudi dan Iran menggelar pertemuan resmi tingkat tinggi di Jeddah, Arab Saudi, Selasa, 8 Juli 2025, dalam upaya menindaklanjuti gencatan senjata antara kedua negara dan meredakan ketegangan regional. Pembicaraan “empat mata” diadakan antara Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA) yang dikutip oleh AFP .
Pembukaan Normalisasi—Langkah Awal Diplomatik
Pertemuan ini berlangsung dua minggu pasca gencatan senjata antara Iran dan Israel yang dimulai 24 Juni 2025, sebagai respons atas serangan Israel pada 13 Juni. Pada saat itu, Israel menargetkan fasilitas militer dan nuklir Iran, serta kawasan permukiman, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang Menyusul insiden tersebut, Iran membalas dengan gelombang drone dan rudal terhadap Israel, menimbulkan sedikitnya 28 korban jiwa, menurut pihak Israel.
Dalam pertemuan itu, MBS menyampaikan bahwa Arab Saudi sangat berharap agar gencatan senjata ini dapat memperkuat stabilitas keamanan di kawasan dan menegaskan sikap Riyadh yang mendukung penyelesaian perselisihan lewat diplomasi Araghchi, dalam pertemuan itu, secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya atas sikap Riyadh yang mengutuk serangan Israel terhadap Iran
Dengan Diringi Pejabat Tingkat Tinggi
Hadir dalam pembicaraan tersebut Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, serta Menteri Pertahanan, Pangeran Khalid bin Salman. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyebut pertemuan ini sebagai “percakapan yang bermanfaat” Sementara itu, sumber kerajaan menyatakan Araghchi juga melakukan diskusi lanjut mengenai kerja sama bilateral dan perkembangan situasi regional
Latar Belakang Konflik dan Pulihnya Diplomasi
Ketegangan antara Iran dan Saudi selama ini akibat perbedaan aliran—Syiah di Iran dan Sunni di Saudi—mengakibatkan dukungan berlawanan dalam konflik regional, termasuk di Suriah dan Yaman. Hubungan keduanya sempat putus sejak 2016, namun kembali dipulihkan pada 2023 melalui perantara China .
Gencatan senjata Iran–Israel tercapai setelah AS juga melancarkan serangan ke beberapa fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni, yang kemudian disusul kesepakatan damai efektif sejak 24 Juni . Upaya ini mengindikasikan tren pergeseran dari konfrontasi langsung menuju dialog diplomatik.
Diplomasi Saudi: Pengaruh Baru MBS
Sejak menjabat, MBS dikenal mendorong kebijakan diplomatik yang lebih lunak. Pertemuan ini mencerminkan strategi Riyadh untuk menjadi mediator keseimbangan antara kekuatan regional, termasuk AS .
Fokus Agenda Regional yang Lebih Luas
Dalam sidang hari itu, isu konflik di Suriah dan Yaman juga dibahas mengingat kedua negara memainkan peran pendukung berseberangan. Selain itu, keamanan Teluk dan potensi eskalasi militer akibat ekspansi militer Israel dan AS menjadi sorotan utama.
Momen Diplomatik Penting di Tengah Eskalasi Global
Langkah Saudi–Iran ini menunjukkan adanya keinginan nyata untuk menahan laju ketegangan yang bisa memicu konflik lebih luas di Timur Tengah. Kehadiran Araghchi atas kunjungan dari Brasil menunjukkan misi diplomatik Iran agar tercipta jaringan komunikasi strategis.
Dampak dan Tindak Lanjut
Diharapkan rangkaian pertemuan ini menjadi pijakan untuk dialog berkelanjutan sehingga memungkinkan penyelesaian konflik lain lewat negosiasi. Terkait kelanjutan implementasi gencatan senjata Iran–Israel, diharapkan dukungan Riyadh bisa mendorong kestabilan lebih besar.
:
Pertemuan ini menjadi langkah konkret setelah periode ketegangan intens antar negara besar di Timur Tengah. Saudi dan Iran menunjukkan kesiapan berbicara langsung, awal memudarnya ketegangan bilateral. Sikap Saudi yang konsisten mengutuk agresi militer memperkuat legitimasi diplomatiknya. Di sisi lain, Iran mendapat rekognisi atas respon strategisnya memilih gencatan senjata pasca-serangan. Jika komunikasi tetap dibuka, potensi meredanya konflik di Suriah, Yaman, juga kawasan Teluk makin besar. Ini jadi momentum untuk memperluas dialog multilateral regional menghindari konfrontasi militer lanjutan.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





