EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Iran Barter Rudal Cina dengan Minyak Mentah

Iran Barter Rudal Cina dengan Minyak Mentah

Iran barter rudal Cina dengan minyak. Pengiriman terjadi usai gencatan senjata dengan Israel.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Teheran EKOIN.CO – Iran dilaporkan menerima sistem rudal permukaan-ke-udara buatan Cina hanya beberapa hari setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata tidak resmi dengan Israel pada 24 Juni 2025. Pengiriman rudal tersebut berlangsung diam-diam dan diyakini menjadi bagian dari upaya Iran memulihkan sistem pertahanan udara yang rusak akibat konflik militer selama hampir dua pekan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Menurut laporan Middle East Eye, sejumlah analis militer menduga bahwa pengiriman dilakukan secara bertahap sejak akhir Juni melalui pelabuhan kecil dan jalur logistik rahasia. Beberapa pelabuhan tersebut diketahui berada di wilayah yang sebelumnya digunakan Iran untuk mengalirkan senjata ke sekutunya di kawasan.

Seorang pejabat Arab, yang tidak disebutkan identitasnya, menyatakan bahwa baterai rudal Cina dikirim sebagai bagian dari pemulihan pertahanan Iran. Ia menegaskan bahwa pengiriman itu terjadi segera setelah gencatan senjata de facto antara Iran dan Israel tercapai.

Transaksi Barter Minyak untuk Rudal

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Masih mengacu pada sumber intelijen regional, sistem rudal itu diperoleh Iran melalui mekanisme barter. Alih-alih pembayaran tunai, Iran menggunakan minyak mentah sebagai alat tukar untuk mendapatkan peralatan militer tersebut. Langkah ini diambil karena Iran masih menghadapi sanksi ekonomi berat dari Amerika Serikat.

Iran disebut kesulitan mengakses sistem keuangan internasional. Oleh sebab itu, penjualan minyak secara terselubung, terutama kepada China, menjadi alternatif utama. China sendiri adalah mitra dagang terbesar Iran saat ini.

Data dari Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat bahwa hampir 90 persen ekspor minyak Iran mengalir ke China. Angka ini memperkuat dugaan bahwa Negeri Tirai Bambu memegang peranan penting dalam kesepakatan tersebut.

Minyak Iran dilaporkan dikirim lewat negara ketiga, seperti Malaysia, guna menyamarkan asalnya dan menghindari sanksi. Sumber Arab menyebutkan bahwa Iran menggunakan “cara-cara kreatif” untuk memastikan transaksi tetap berjalan.

Kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa hubungan strategis antara Iran dan China kian erat, terutama dalam menghadapi tekanan geopolitik dan ekonomi dari negara-negara Barat.

Sejarah Panjang Kerja Sama Pertahanan

Hubungan militer antara Iran dan China bukan hal baru. Pada akhir 1980-an, Iran sempat memperoleh rudal jelajah HY-2 Silkworm dari China, yang digunakan dalam Perang Tanker. Senjata itu dipasok melalui Korea Utara.

Hubungan itu semakin menguat setelah kedua negara menandatangani perjanjian kemitraan strategis selama 25 tahun pada 2021. Dalam perjanjian tersebut, China berkomitmen untuk menginvestasikan dana sebesar 400 miliar dolar AS di Iran.

Investasi itu mencakup sektor energi, transportasi, dan infrastruktur. Sebagai imbalannya, Iran menjamin pasokan minyak jangka panjang dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar global.

Kerja sama ini juga dilandasi oleh kesamaan sikap politik. Iran dan China sama-sama menolak dominasi Amerika Serikat dalam tatanan global. Mereka juga mengecam sanksi sepihak dan intervensi asing yang dianggap merusak stabilitas kawasan.

Iran secara aktif bergabung dalam berbagai forum alternatif seperti Shanghai Cooperation Organization (SCO) dan terus menunjukkan ketertarikan untuk mempererat kerja sama dalam BRICS. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk menantang sistem global yang didominasi oleh dolar AS.

Di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat, hubungan Iran dan China dipandang sebagai poros kekuatan baru yang mendorong terbentuknya dunia multipolar. Aliansi ini menjadi ancaman tersendiri bagi dominasi negara-negara Barat.

Secara keseluruhan, pengiriman rudal ini tidak hanya bersifat taktis, tetapi juga simbolis, karena menunjukkan bahwa Iran mampu tetap memperkuat pertahanannya meskipun di bawah tekanan sanksi dan isolasi internasional.

Keterlibatan Cina dalam kerja sama militer ini pun mencerminkan bahwa negara tersebut bersedia mengambil risiko lebih besar dalam mendukung negara-negara yang menjadi saingan strategis Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran maupun Cina, sejumlah pakar meyakini bahwa skema barter minyak untuk senjata ini akan terus berlangsung selama Iran belum memiliki akses penuh ke sistem perbankan global.

Pola transaksi seperti ini, menurut beberapa analis, dapat meningkatkan kompleksitas pengawasan internasional terhadap pelanggaran sanksi dan menambah tantangan bagi upaya diplomatik untuk menekan program militer Iran.

Gencatan senjata antara Iran dan Israel pun kini dilihat hanya sebagai jeda, bukan penyelesaian permanen, apalagi di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berubah dengan cepat.

langkah Iran memperoleh rudal dari Cina menunjukkan bahwa negara tersebut tetap mampu menjalin kemitraan militer meski berada di bawah sanksi. Dengan mengandalkan ekspor minyak sebagai alat tukar, Iran berhasil menyiasati pembatasan ekonomi dan mempertahankan kekuatan strategisnya.

Kesepakatan ini juga memperlihatkan bahwa Cina kian memainkan peran aktif dalam isu-isu keamanan global, termasuk di kawasan Timur Tengah, di luar kebiasaannya yang cenderung netral. Hal ini bisa mengubah peta aliansi global dalam beberapa tahun ke depan.

Barter rudal dengan minyak antara dua negara itu menjadi cerminan dunia multipolar yang kini mulai terbentuk, di mana negara-negara non-Barat mencoba membangun blok kekuatan baru yang independen dari dominasi Amerika.

Meski pengiriman ini berlangsung secara diam-diam, dampaknya akan sangat terasa pada stabilitas kawasan, terutama jika Iran terus meningkatkan kemampuan pertahanannya dan mempererat hubungan dengan sekutu non-Barat.

Oleh karena itu, perkembangan ini harus diawasi secara seksama oleh komunitas internasional guna mencegah eskalasi baru, baik secara langsung di Timur Tengah maupun dalam arena politik global yang lebih luas.

negara-negara besar perlu meningkatkan diplomasi multilateral yang inklusif guna menjembatani kesenjangan antara kekuatan lama dan kekuatan baru. Melibatkan Cina dan Iran dalam forum-forum dialog global dapat membuka jalan menuju stabilitas.

Langkah-langkah transparan dalam perdagangan senjata perlu ditingkatkan untuk menghindari penyalahgunaan serta potensi pelanggaran hukum internasional. Mekanisme pengawasan PBB bisa diperkuat guna mengawasi transaksi militer yang berisiko.

Sanksi ekonomi semestinya tidak hanya dijadikan alat tekanan, tetapi juga diiringi oleh jalur diplomasi yang jelas dan terbuka. Negara-negara yang terkena sanksi perlu diberi peluang untuk menunjukkan niat baiknya secara terbuka dan terukur.

Kawasan Timur Tengah harus menjadi fokus utama dalam upaya global mendorong stabilitas jangka panjang. Keterlibatan lebih besar dari kekuatan regional seperti Turki, Mesir, dan bahkan negara-negara Teluk bisa membantu mengurangi dominasi aktor luar.

Terakhir, kerja sama internasional harus mengarah pada pembentukan tatanan dunia yang lebih adil dan seimbang. Perubahan menuju dunia multipolar hendaknya tidak memicu konflik baru, melainkan mendorong keadilan dan saling menghormati antarnegara.(*)

Tags: barterCinagencatan senjatairanminyakrudal
Post Sebelumnya

Pemukim Israel Bunuh Warga AS di Tepi Barat

Post Selanjutnya

Wagub DKI Rano Karno Hadiri Silaturahmi Tilawatil Nasional

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Wagub DKI Rano Karno Hadiri Silaturahmi Tilawatil Nasional

Wagub DKI Rano Karno Hadiri Silaturahmi Tilawatil Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.