EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Ekoteologi dan Kurikulum Cinta Disinergikan di Pesantren

Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sumber kemenag.go.id

Ekoteologi dan Kurikulum Cinta Disinergikan di Pesantren

Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya pesantren sebagai pelopor pengembangan Ekoteologi dan Kurikulum Cinta, dua pendekatan baru pendidikan Islam yang peduli lingkungan dan menjunjung nilai kasih sayang serta toleransi.

Agus DJ oleh Agus DJ
19 Juli 2025
Kategori EDUKASI, HIKMAH, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK) yang diadakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Yayasan Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Kamis (17/7/2025).

Acara ini dihadiri oleh Rais ‘Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, serta sejumlah ulama dari berbagai penjuru Indonesia. Para tokoh tersebut hadir untuk membahas masa depan pendidikan keulamaan di tanah air.

Dalam sambutannya, Menteri Nasaruddin memperkenalkan dua pendekatan baru yang kini sedang dikembangkan Kementerian Agama, yaitu Ekoteologi dan Kurikulum Cinta, sebagai bagian dari pembaruan pendidikan keagamaan nasional.

Ia menjelaskan bahwa Ekoteologi adalah pendekatan yang menyelaraskan ajaran agama dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sebagai respons terhadap isu-isu ekologi global yang semakin mendesak.

Sementara Kurikulum Cinta, menurutnya, mengusung nilai-nilai kasih sayang, empati, dan toleransi sebagai fondasi pembelajaran, guna membentuk pribadi yang luhur dan berjiwa sosial tinggi.

Berita Menarik Pilihan

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

Peran Pesantren sebagai Pelopor

Menteri Nasaruddin menyampaikan bahwa kedua pendekatan tersebut sangat relevan dengan sistem pendidikan pesantren yang telah lama mengedepankan nilai spiritualitas dan pengabdian sosial.

Ia menilai pesantren merupakan ekosistem pendidikan unggul karena memadukan dimensi keilmuan, keimanan, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat, menjadikannya sarana pembentukan karakter yang utuh.

“Pesantren punya keistimewaan karena mengajarkan kontemplasi—kemampuan merenung secara mendalam, memahami makna hidup, dan menjawab persoalan dengan hikmah. Ini sesuatu yang langka dalam sistem pendidikan modern,” ujar Menag.

Selain itu, ia menegaskan bahwa menjaga tradisi pesantren merupakan kunci dalam mencetak ulama yang tidak hanya alim secara keilmuan, namun juga sensitif terhadap perubahan zaman dan realitas sosial.

Karenanya, ia mendorong seluruh pesantren di Indonesia agar mengambil peran aktif dalam mengarusutamakan Ekoteologi dan Kurikulum Cinta sebagai arah baru pendidikan Islam.

Arah Pendidikan Keagamaan Masa Depan

Menag berharap dua pendekatan tersebut dapat memperkuat narasi besar pesantren di Indonesia dalam menjawab tantangan global tanpa kehilangan jati diri keislaman dan kebudayaan lokal.

“Ekoteologi dan Kurikulum Cinta harus menjadi bagian dari narasi besar pendidikan pesantren. Inilah yang akan menjadikan pesantren sebagai agen perubahan yang mampu menjawab tantangan masa depan dengan nilai-nilai luhur,” tandasnya.

Acara PPWK yang diadakan PBNU ini tidak hanya menjadi forum dialog antarulama, tetapi juga momen penting dalam menata ulang arah pendidikan keulamaan nasional di tengah dinamika zaman.

Dengan dukungan para tokoh besar PBNU dan kehadiran Menag, kegiatan ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan keagamaan terus bergerak menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan humanis.

Pendidikan keagamaan di Indonesia kini memasuki babak baru dengan kehadiran konsep Ekoteologi dan Kurikulum Cinta yang diusung Kementerian Agama. Dua pendekatan ini dinilai mampu merespons tantangan global dan lokal secara simultan.

Pesantren sebagai institusi pendidikan tertua dan paling berakar di masyarakat Indonesia dianggap memiliki posisi strategis dalam mengembangkan pendekatan tersebut. Keunggulan spiritual dan sosial pesantren menjadi fondasi kuat bagi transformasi ini.

Dengan demikian, sinergi antara kebijakan pemerintah dan kekuatan pesantren diyakini akan membawa pendidikan Islam ke arah yang lebih berdaya guna dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan.(*)

Tags: EkoteologiKementerian Agamakurikulum cintaMiftachul AkhyarNasaruddin UmarPBNUpendidikan keagamaanpendidikan pesantrenpesantren masa depanPPWKSurabayatransformasi Islamulama muda.Yahya Cholil Staquf
Post Sebelumnya

Gubernur Sultra Usulkan Asrama Haji Dibangun di Kendari

Post Selanjutnya

Pemerintah Andalkan FKUB Jaga Harmoni Sosial

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Post Selanjutnya
Pemerintah Andalkan FKUB Jaga Harmoni Sosial

Pemerintah Andalkan FKUB Jaga Harmoni Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.