EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Arab Saudi Tinjau Proyek The Line Tekanan Fiskal, NEOM Hadapi PHK Massal

Arab Saudi Tinjau Proyek The Line Tekanan Fiskal, NEOM Hadapi PHK Massal

Pemangkasan tenaga kerja direncanakan di seluruh NEOM. Harga minyak rendah picu evaluasi proyek besar

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
21 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Neom, EKOIN.CO – Dana kekayaan negara Arab Saudi tengah meninjau kembali kelanjutan pembangunan megaproyek futuristik senilai US$ 500 miliar, The Line, yang berlokasi di wilayah barat laut negara tersebut. Langkah evaluasi ini muncul di tengah tekanan fiskal domestik yang semakin berat.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Seperti dilaporkan CNBC International pada Senin (21/7/2025), belum ada informasi resmi terkait bentuk tinjauan yang dilakukan terhadap proyek ambisius itu. Pihak NEOM, badan pengelola The Line, hanya menyatakan bahwa peninjauan strategis merupakan “praktik umum” untuk proyek jangka panjang berskala besar.

Namun, Tim Callen, peneliti tamu di Arab Gulf States Institute, menjelaskan bahwa kondisi ini kemungkinan besar berhubungan dengan tantangan pendanaan. Menurutnya, Arab Saudi kini menghadapi defisit anggaran yang meningkat, diperparah oleh turunnya harga minyak global.

“Jelas bahwa jika harga minyak sekitar US$ 70 per barel, maka ini sangat berbeda dibandingkan dengan harga US$ 100 per barel seperti pada tahun 2022,” ujar Callen. Ia menyebut banyak pertanyaan yang mengemuka mengenai kelayakan teknologi dan besarnya biaya pembangunan proyek NEOM.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Kondisi keuangan yang memburuk mendorong pemerintah Saudi mempertimbangkan opsi efisiensi. Salah satu langkah yang disinyalir akan diambil adalah pemangkasan tenaga kerja secara signifikan dalam berbagai lini proyek NEOM, termasuk The Line.

Seorang konsultan yang terlibat dalam proyek tersebut mengatakan kepada CNBC International bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) memang sedang direncanakan. “Seiring dengan penilaian terhadap The Line, pemotongan pekerjaan direncanakan di seluruh NEOM,” ujarnya.

Proyek The Line saat ini masih dalam tahap konstruksi awal. Di tengah bentang gurun luas di wilayah barat laut, lokasi proyek dipenuhi peralatan berat, jalan baru, dan jalur rel kereta cepat yang sedang dibangun sebagai tulang punggung utama kota.

The Line dirancang sebagai kota pintar yang berdiri di antara dua menara kaca setinggi lebih dari 488 meter. Kota ini akan membentang sejauh 170 kilometer dan ditargetkan menampung hingga 9 juta penduduk dengan sistem transportasi bawah tanah berkecepatan tinggi.

Proyek ambisius andalan Putra Mahkota

The Line merupakan bagian dari mega proyek NEOM yang digagas langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS). Proyek ini adalah bagian penting dari program transformasi ekonomi kerajaan bertajuk Visi 2030.

Melalui Visi 2030, pemerintah Arab Saudi ingin mendiversifikasi sumber pendapatan negara yang selama ini bergantung pada minyak. Proyek seperti NEOM diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong inovasi di berbagai sektor.

Wilayah NEOM sendiri diproyeksikan menjadi pusat teknologi global yang mencakup kawasan industri, pusat penelitian, dan pariwisata kelas dunia. The Line adalah salah satu ikon utama dari rencana tersebut.

Namun, dengan tekanan fiskal saat ini, kelanjutan pembangunan The Line dan proyek-proyek NEOM lainnya tampaknya berada dalam fase ketidakpastian. Para pengamat memperkirakan Saudi akan mengurangi belanja besar-besaran jika harga minyak tetap rendah.

Tekanan ekonomi yang dirasakan oleh pemerintah Saudi juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan domestik. Anggaran negara kini difokuskan untuk mendukung belanja sosial dan infrastruktur dasar lainnya di luar proyek futuristik.

Pilar ekonomi non-minyak yang dipertaruhkan

Dalam beberapa tahun terakhir, Saudi menunjukkan tekad untuk menggeser perekonomiannya dari ketergantungan minyak. The Line semula dirancang untuk menjadi simbol perubahan tersebut, namun tantangan fiskal membuat proyek ini dievaluasi ulang.

Sejumlah pihak mempertanyakan apakah NEOM terlalu bergantung pada proyeksi ekonomi yang terlalu optimistis, khususnya asumsi harga minyak yang tinggi untuk membiayai pembangunan. Ini diperkuat dengan perubahan siklus harga minyak global dalam dua tahun terakhir.

Callen juga menyinggung mengenai tantangan teknologi yang dihadapi NEOM. “Apakah teknologinya tersedia untuk benar-benar merealisasikan apa yang NEOM inginkan? Itu masih jadi pertanyaan terbuka,” tuturnya.

Pembangunan kota ultra-modern ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut daya tarik bagi penduduk untuk tinggal di lokasi yang terpencil dan beriklim ekstrem. Hal ini juga menjadi salah satu faktor risiko dalam perencanaan jangka panjang.

Sementara itu, pemerintah belum memberikan jadwal resmi terkait hasil evaluasi proyek. Belum ada pernyataan baru dari pihak NEOM terkait nasib tenaga kerja yang akan terkena dampak PHK.

Situasi ini menambah daftar proyek besar Arab Saudi yang menghadapi hambatan serius di tengah ketidakpastian global dan keterbatasan fiskal. The Line, yang semula dianggap sebagai mahakarya urbanisasi masa depan, kini memasuki fase kritis.

Di sisi lain, para pekerja yang selama ini terlibat dalam pembangunan NEOM belum mengetahui kejelasan nasib mereka. Beberapa laporan menyebutkan adanya kekhawatiran tentang berkurangnya peluang kerja di masa mendatang.

Sebagai simbol modernisasi kerajaan, kegagalan NEOM akan berdampak signifikan pada reputasi Visi 2030. Keberhasilan atau kegagalan proyek ini dipandang sebagai barometer dari sejauh mana transformasi ekonomi Saudi dapat berjalan.

dinamika fiskal yang membelit Arab Saudi kini memberikan dampak langsung terhadap proyek ambisius seperti The Line. Harga minyak yang lebih rendah dari target kebutuhan negara menjadi pemicu utama dari proses evaluasi proyek. Pengurangan anggaran dan potensi PHK menjadi opsi yang kini sedang dipertimbangkan otoritas.

Sinyal pemangkasan tenaga kerja memperlihatkan tekanan internal yang cukup serius terhadap keberlangsungan NEOM. Hal ini juga mengindikasikan perlunya penyesuaian dalam strategi pembangunan agar tetap relevan dan berkelanjutan.

Tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas mengingatkan bahwa proyek pembangunan besar perlu dilakukan dengan kehati-hatian fiskal. Saudi tampaknya tengah mengatur ulang prioritasnya dalam menanggapi kondisi ini.

Keputusan akhir atas kelanjutan The Line kemungkinan akan dipengaruhi banyak faktor, termasuk stabilitas ekonomi, prospek energi global, dan kemampuan menarik investasi asing. NEOM masih mungkin berlanjut, namun dengan skala atau pendekatan yang berbeda.

Dalam konteks jangka panjang, evaluasi terhadap proyek NEOM dapat menjadi pembelajaran penting bagi negara-negara lain yang merencanakan transformasi ekonomi serupa. Proses adaptasi terhadap realita fiskal dan tantangan teknologi menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan ambisius seperti ini. (*)

 

Tags: Arab Saudiharga minyakNEOMPHKThe Linevisi 2030
Post Sebelumnya

Film Superman 2025 Diboikot Pendukung Zionis Dituding Pro Palestina, Tuai Kecaman

Post Selanjutnya

Digerebek KPK Manajer Panik Bakar Uang Rp3,8 Miliar

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Digerebek KPK  Manajer Panik  Bakar Uang Rp3,8 Miliar

Digerebek KPK Manajer Panik Bakar Uang Rp3,8 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.