EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Blackmores ‘Beracun’ Ditemukan BPOM di Marketplace Suplemen  Diduga Bahayakan Saraf

Blackmores ‘Beracun’ Ditemukan BPOM di Marketplace Suplemen Diduga Bahayakan Saraf

BPOM RI temukan suplemen Blackmores dijual bebas. Kandungan vitamin B6 29 kali dari batas.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 Juli 2025
Kategori HIBURAN, KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengumumkan temuan serius terkait peredaran produk suplemen Blackmores Super Magnesium+ di sejumlah platform marketplace di Indonesia. Produk tersebut diketahui mengandung vitamin B6 dalam jumlah yang jauh melampaui ambang batas asupan harian yang direkomendasikan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Dalam keterangan resmi yang dirilis pada Selasa, 22 Juli 2025, BPOM RI menyatakan bahwa telah melakukan penelusuran menyeluruh terhadap tautan-tautan penjualan daring produk tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa suplemen Blackmores Super Magnesium+ masih dijual bebas di berbagai marketplace lokal.

Langkah cepat kemudian diambil oleh BPOM dengan berkoordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), serta pihak marketplace untuk melakukan proses penghapusan atau penurunan (takedown) tautan penjualan produk dimaksud.

Selain itu, BPOM juga mengusulkan agar produk tersebut masuk ke dalam daftar negatif (negative list) sebagai upaya pemblokiran terhadap distribusi daringnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan konsumen terhadap paparan zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan.

Berita Menarik Pilihan

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

Koordinasi Lintas Negara dengan Australia

BPOM RI juga telah menjalin komunikasi lanjutan dengan Therapeutic Goods Administration (TGA), otoritas obat di Australia, guna memperoleh klarifikasi dan data tambahan mengenai kandungan vitamin B6 dalam produk Blackmores tersebut.

Dugaan awal menyebutkan bahwa kandungan vitamin B6 dalam satu dosis suplemen tersebut bisa mencapai 29 kali lipat dari batas konsumsi harian yang direkomendasikan. Fakta ini menjadi perhatian utama dalam penyelidikan lintas negara tersebut.

Kandungan vitamin B6 yang berlebih dinilai dapat menyebabkan dampak negatif pada sistem saraf manusia. Hal ini menjadi sorotan utama mengingat suplemen tersebut sudah terlanjur beredar di pasar daring Indonesia tanpa kontrol ketat.

Spesialis saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof Dr Mahar Mardjono, dr Mursyid Bustami, SpS, memberikan peringatan serius kepada masyarakat mengenai potensi bahaya dari konsumsi vitamin B6 secara berlebihan.

“Vitamin B6 berlebihan dapat menyebabkan intoksikasi. Gangguan intoksikasi ini pada umumnya mengenai saraf perifer yaitu terjadinya kerusakan selubung mielin yang melindungi serabut saraf, dan juga dapat terjadi kekacauan kimiawi sistem persarafan,” kata dr Mursyid saat dihubungi detikcom pada Rabu, 23 Juli 2025.

Gejala Kerusakan Saraf Akibat B6 Berlebihan

Lebih lanjut, dr Mursyid menjelaskan bahwa gejala awal yang sering dirasakan oleh penderita akibat kelebihan vitamin B6 mencakup rasa tidak nyaman di anggota tubuh tertentu.

“Gejala yang mungkin timbul pada umumnya rasa tidak nyaman seperti kebas, kesemutan, nyeri atau kelemahan pada lengan dan tungkai. Sangat jarang mengakibatkan sakit kepala, dan apalagi sampai kejang,” tambahnya.

Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan peringatan awal dari tubuh sebagai alarm terhadap adanya konsumsi zat berlebihan yang memengaruhi saraf. Bila tidak segera dihentikan, dampaknya bisa berkelanjutan dan merusak sistem saraf secara permanen.

Ia menegaskan bahwa konsumsi vitamin B6 dalam dosis tinggi secara terus menerus akan menyebabkan kerusakan saraf terutama pada saraf perifer. Gangguan ini disebut dengan istilah demyelinisasi dan degenerasi aksonal.

Tak hanya itu, kerusakan saraf juga dapat memicu kekacauan neurotransmitter, yang merupakan komponen penting dalam komunikasi antar sel saraf. Gangguan ini dapat menurunkan kualitas hidup seseorang secara signifikan.

Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dalam membeli produk suplemen secara daring. Disarankan untuk selalu memeriksa nomor registrasi BPOM dan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen tambahan.

Pemeriksaan komposisi produk secara teliti juga penting dilakukan, terutama jika produk berasal dari luar negeri yang regulasi pengawasannya mungkin berbeda dari standar BPOM RI.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kesehatan yang ditimbulkan dari konsumsi produk Blackmores yang dimaksud. Namun, BPOM RI terus melakukan pemantauan dan penyelidikan lebih lanjut.

BPOM menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan produk tersebut dijual bebas di marketplace atau toko daring lainnya. Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi BPOM untuk ditindaklanjuti.

Sebagai langkah pengawasan jangka panjang, BPOM juga akan memperketat kerja sama dengan platform e-commerce guna menertibkan produk-produk kesehatan yang tidak terdaftar atau tidak sesuai dengan standar keamanan.

Langkah-langkah yang telah diambil BPOM ini dinilai penting untuk memastikan masyarakat terlindungi dari potensi risiko paparan zat-zat berbahaya dalam produk kesehatan.

temuan BPOM RI terhadap kandungan vitamin B6 dalam Blackmores Super Magnesium+ yang mencapai 29 kali lipat dari kebutuhan harian menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran produk suplemen di marketplace. Terlebih lagi, dampak konsumsi berlebihan terhadap sistem saraf dapat sangat serius dan memerlukan perhatian medis.

Peringatan dari dokter saraf memperkuat perlunya masyarakat lebih waspada terhadap produk suplemen yang dikonsumsi. Kesehatan tidak dapat dijadikan taruhan oleh ketidaktahuan atau ketidakpedulian terhadap isi kandungan suplemen.

Langkah kolaboratif antara BPOM, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta marketplace merupakan bentuk perlindungan konsumen dari potensi produk yang tidak aman. Ini adalah contoh nyata pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi ancaman kesehatan publik.

Masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada penjualan daring, melainkan juga berkonsultasi kepada dokter untuk memastikan keamanan suplemen yang hendak dikonsumsi. Edukasi dan literasi kesehatan harus menjadi prioritas bersama.

Diperlukan kampanye berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko produk berbahaya di pasaran, serta pentingnya memilih produk suplemen yang sudah memiliki izin edar resmi. ( * )


 

Tags: BlackmoresBPOM RImarketplacesistem sarafsuplemenvitamin B6
Post Sebelumnya

Rumah Terbakar di Menteng, 10 Damkar Dikerahkan Terjadi Siang Hari Ini

Post Selanjutnya

Murid Baru SMA Muhammadiyah Depok Hanya Empat

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Di tengah sorotan publik dan rentetan laporan hukum terkait pertunjukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono memilih langkah yang...

Kebahagiaan menyambut kelahiran anak pertama tak selalu berjalan mulus. Billy Syahputra dan istrinya, Vika Kolesnaya, merasakan langsung fase adaptasi emosional yang kerap dialami pasangan baru setelah persalinan.

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Faktor lain yang memperkuat tekanan emosional Vika adalah kerinduan kepada ibunya yang berada di Belarus. Sebagai anak perempuan satu-satunya, ia...

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Post Selanjutnya
Murid Baru SMA Muhammadiyah Depok Hanya Empat

Murid Baru SMA Muhammadiyah Depok Hanya Empat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.