Jakarta EKOIN.CO – Fenomena bau tidak sedap dari hidung, seperti bau telur busuk, sering kali membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan khawatir. Kondisi ini bisa menjadi gejala dari berbagai masalah kesehatan, terutama di area telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Salah satu penyebab paling umum adalah infeksi kronis pada sinus atau adanya gangguan pada rongga hidung.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Menurut para ahli kesehatan, bau busuk yang berasal dari hidung biasanya disebabkan oleh adanya infeksi bakteri, penumpukan lendir, atau jaringan abnormal seperti polip. Selain itu, faktor kebersihan rongga hidung dan gigi juga dapat mempengaruhi munculnya bau menyengat tersebut.
Infeksi Sinus dan Polip Hidung Bisa Jadi Pemicu
Penyebab utama dari bau telur busuk di hidung sering kali terkait dengan infeksi sinus kronis (sinusitis). Pada kasus ini, lendir yang terperangkap dalam rongga sinus mengalami infeksi bakteri dan menimbulkan bau menyengat. Jika tidak ditangani, infeksi ini bisa berulang dan menyebabkan gangguan pernapasan.
Selain itu, polip hidung atau pertumbuhan jaringan lunak abnormal pada rongga hidung juga dapat menyebabkan bau tidak sedap. Polip menghalangi aliran udara dan lendir, sehingga menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pertumbuhan bakteri. Akibatnya, penderita akan mencium bau busuk secara terus-menerus.
Menurut dr. Ade Firmansyah Sp.THT-KL, “Bau tidak sedap dari hidung bisa menjadi gejala infeksi kronis pada sinus atau bahkan adanya benda asing di dalam rongga hidung. Jika bau berlangsung lebih dari beberapa hari, sebaiknya segera diperiksakan.”
Benda Asing dan Infeksi Gigi Juga Bisa Jadi Penyebab
Penyebab lain bau hidung mirip telur busuk adalah adanya benda asing di dalam hidung. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak yang memasukkan benda kecil ke dalam hidung tanpa disadari orang tua. Benda asing yang tertinggal bisa menyebabkan infeksi dan menimbulkan bau busuk.
Tak hanya itu, infeksi gigi atau gusi juga bisa menjalar ke area sinus maksilaris (sinus dekat gigi atas), menyebabkan bau busuk tercium dari hidung. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai sinusitis odontogenik.
Drg. Rini Ayu Lestari menjelaskan, “Infeksi gigi atas yang tidak diobati bisa menyebabkan nanah menumpuk di sinus, sehingga bau busuk bisa tercium dari hidung, bukan hanya dari mulut.”
Gejala lain yang menyertai bau busuk dari hidung termasuk sakit kepala, hidung tersumbat, keluarnya lendir kental, serta nyeri pada wajah atau dahi. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan kesehatan pernapasan.
Pemeriksaan oleh dokter THT biasanya meliputi endoskopi hidung dan CT scan sinus untuk memastikan penyebab dan menentukan tindakan medis yang tepat. Penanganan bisa berupa pemberian antibiotik, dekongestan, semprotan hidung, hingga tindakan operasi jika diperlukan.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Hidung dan Gigi
Untuk mencegah bau hidung tidak sedap, penting menjaga kebersihan rongga hidung dan mulut. Membilas hidung dengan larutan saline (air garam steril) secara rutin dapat membantu membersihkan lendir dan bakteri. Sementara itu, menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi dua kali sehari dan rutin memeriksakan gigi ke dokter juga dapat mencegah infeksi yang bisa menjalar ke sinus.
Makanan dan minuman juga bisa berperan dalam bau mulut dan hidung. Konsumsi makanan tinggi sulfur seperti telur, bawang putih, atau kol bisa menyebabkan bau tidak sedap sementara, tetapi biasanya tidak menetap.
Jika bau tidak sedap dari hidung disertai dengan demam, nyeri, dan lendir berwarna kuning kehijauan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Pengobatan sejak dini dapat mencegah komplikasi serius
- Bau telur busuk dari hidung umumnya disebabkan infeksi sinus kronis, polip hidung, atau benda asing.
- Infeksi gigi yang menyebar ke sinus juga bisa menjadi pemicu bau menyengat.
- Pemeriksaan medis diperlukan jika bau berlangsung lama atau disertai gejala lain.
- Menjaga kebersihan hidung dan gigi penting untuk mencegah infeksi dan bau busuk.
- Konsultasi ke dokter THT dapat membantu diagnosis dan pengobatan tepat.
- Gunakan semprotan saline untuk membersihkan hidung secara rutin.
- Hindari memasukkan benda asing ke hidung, terutama pada anak-anak.
- Periksa gigi secara berkala untuk mencegah infeksi yang menyebar.
- Jaga hidrasi tubuh agar lendir tidak mengental di rongga hidung.
- Segera temui dokter bila bau busuk dari hidung berlangsung lebih dari 3 hari.(*)





