EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
hancurkan

Israel Hancurkan 1.000 Truk Bantuan untuk Gaza

Israel Hancurkan 1000 Truk Bantuan untuk Gaza tersebut dalam keterangannya kepada KAN, seorang perwira militer Israel mengungkapkan bahwa pasokan bantuan tersebut telah dikubur atau dibakar.

Ibhent oleh Ibhent
26 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tel Aviv, EKOIN.CO – Militer Israel pada Jumat (25/7/2025) mengakui telah menghancurkan ribuan bantuan kemanusiaan berupa makanan, air, dan pasokan medis dari lebih dari 1.000 truk yang seharusnya disalurkan ke Jalur Gaza. Bantuan tersebut dibiarkan membusuk selama berminggu-minggu di perlintasan Kerem Shalom karena distribusinya diblokir, demikian dilaporkan Middle East Monitor (MEMO).

Laporan tersebut diperkuat oleh penyiaran publik Israel, KAN, yang menyebut bahwa truk-truk itu membawa puluhan ribu paket bantuan yang tak kunjung didistribusikan. Bantuan tersebut akhirnya mengalami kerusakan akibat terpapar panas dan hujan di lapangan terbuka.

Dalam keterangannya kepada KAN, seorang perwira militer Israel mengungkapkan bahwa pasokan bantuan tersebut telah dikubur atau dibakar. “Kami mengubur semuanya di dalam tanah, dan beberapa persediaan kami bakar,” ujar petugas yang enggan disebut namanya. Ia menambahkan bahwa ribuan paket lainnya masih teronggok di lokasi dan kemungkinan akan mengalami nasib serupa jika tidak segera disalurkan.

Bantuan Diblokir dan Dihancurkan

Kementerian Kesehatan Gaza pada hari yang sama melaporkan bahwa korban meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi sejak Oktober 2023 telah mencapai 122 jiwa, termasuk 83 di antaranya adalah anak-anak. Situasi ini diperburuk dengan tertahannya bantuan di perbatasan.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Pihak militer Israel berdalih penghancuran dilakukan karena adanya “kegagalan dalam mekanisme distribusi bantuan” di wilayah Gaza. Mereka mengklaim bahwa hanya sekitar 100 hingga 150 truk per hari yang berhasil masuk ke sisi Palestina, dan sebagian besar tidak dibongkar.

“Mekanismenya tidak berfungsi. Truk-truk terhenti, jalan-jalan tidak dapat digunakan, dan koordinasi tidak terjadi,” ujar seorang perwira lainnya. Ia menyatakan bahwa gudang penyimpanan bantuan telah penuh dan jika tidak segera diambil, maka seluruh barang tersebut akan dimusnahkan.

Menurut laporan The Palestine Chronicle, lebih dari 2,3 juta warga Gaza telah berada di ambang kelangsungan hidup akibat blokade, perang, dan kebijakan pembatasan yang ketat. Laporan menyebutkan bahwa kelaparan meningkat drastis dan warga terpaksa mengonsumsi pakan ternak, rumput liar, hingga kulit jagung.

Kondisi Gaza Semakin Memburuk

Organisasi internasional seperti Program Pangan Dunia (WFP) menyampaikan peringatan bahwa sepertiga penduduk Gaza telah beberapa hari tidak makan. Akses terhadap makanan pokok hampir seluruhnya terputus akibat blokade yang masih diberlakukan Israel.

Di berbagai rumah sakit dan tempat pengungsian, para tenaga medis melaporkan peningkatan signifikan kematian akibat malnutrisi, terutama di kalangan anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 11,5 persen anak-anak kini menderita malnutrisi akut berat, angka yang tergolong katastrofik menurut standar WHO.

Kelompok-kelompok kemanusiaan memperingatkan bahwa data resmi kemungkinan besar tidak mencerminkan jumlah korban sebenarnya. Runtuhnya layanan kesehatan dan sulitnya akses pemantauan di sebagian besar wilayah Gaza menyebabkan banyak kematian tidak tercatat secara formal.

Menurut laporan dari lapangan, sebagian besar keluarga kini bertahan hidup hanya dari kulit kentang, dedaunan liar, dan air yang tidak layak konsumsi. Situasi tersebut menggambarkan degradasi kondisi kemanusiaan secara cepat dan menyeluruh.

PBB dan lembaga internasional telah berulang kali menuduh Israel memblokir atau menunda bantuan, sementara puluhan ribu ton makanan dan air membusuk di titik penyeberangan. Sejak 2 Maret, penutupan perlintasan Gaza oleh Israel menyebabkan ratusan truk bantuan tidak dapat bergerak.

Seruan Sanksi dari Komunitas Internasional

Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Pangan, Michael Fakhri, dalam wawancara dengan Al Jazeera, menegaskan perlunya tindakan nyata terhadap Israel. “Kita membutuhkan sanksi sekarang. Kecaman saja tidak cukup,” katanya. Ia menyebut penghancuran bantuan kemanusiaan ini sebagai bentuk hukuman kolektif yang bisa dikategorikan sebagai bagian dari tindakan genosida.

Fakhri juga mengungkapkan bahwa lembaga-lembaga bantuan tidak dapat beroperasi secara bebas karena kontrol ketat dari otoritas Israel. Ia menyerukan dukungan terus-menerus dari dunia Arab dan internasional untuk mematahkan blokade dan mengalirkan bantuan darurat.

Sejak 7 Oktober 2023, tentara Israel telah meluncurkan serangan tanpa henti ke Gaza, menyebabkan lebih dari 59.600 warga Palestina tewas. Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang. Selain itu, Israel kini menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait operasi militer mereka di Gaza.

Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), yang semestinya mendistribusikan bantuan di lapangan, juga mendapat sorotan karena buruknya pengelolaan distribusi, yang berkontribusi pada meningkatnya kematian akibat kelaparan.

Sebagian warga dunia menuntut adanya embargo senjata dan pemutusan hubungan diplomatik terhadap Israel sampai akses bantuan ke Gaza benar-benar terbuka dan terjamin keamanannya. Namun, hingga kini belum ada langkah tegas dari negara-negara besar.

Berbagai aksi unjuk rasa telah terjadi di beberapa kota besar dunia, menuntut dihentikannya kekerasan terhadap warga sipil di Gaza dan mendesak PBB serta komunitas internasional untuk lebih proaktif melindungi warga Palestina.

Saran yang dapat diberikan kepada komunitas internasional adalah pentingnya mengonsolidasikan tekanan diplomatik yang lebih luas terhadap Israel, khususnya dari negara-negara non-blok dan kawasan Arab. Langkah ini perlu dibarengi dengan strategi kemanusiaan jangka panjang, termasuk pembentukan jalur logistik alternatif yang aman dan independen.

Perlu juga bagi lembaga donor dan organisasi bantuan global untuk meninjau ulang mitra lokal yang terlibat dalam distribusi, agar bantuan tidak hanya berhenti di perbatasan. Transparansi dan akuntabilitas perlu diperkuat agar krisis kemanusiaan tidak terus dimanipulasi oleh kepentingan politik atau militer.

Pendekatan berbasis hak asasi manusia harus menjadi prinsip utama dalam kebijakan luar negeri negara-negara yang memiliki pengaruh di Dewan Keamanan PBB. Tanpa itu, segala kecaman akan bersifat simbolis tanpa dampak nyata.

Sementara itu, solidaritas sipil dari masyarakat dunia dapat diwujudkan melalui kampanye kesadaran publik, penggalangan dana, serta advokasi untuk korban perang di Gaza. Aksi kolektif ini memiliki potensi kuat dalam menggerakkan perubahan dari bawah ke atas.

Akhirnya, pengakuan terhadap krisis kemanusiaan ini bukan sekadar soal data, melainkan tentang nyawa manusia. Setiap penundaan dalam penyelesaian konflik dan distribusi bantuan berarti memperpanjang penderitaan lebih dari dua juta warga sipil yang tengah berjuang untuk hidup.

Tags: bantuan kemanusiaanblokadeGazaIsraelkelaparanPBB
Post Sebelumnya

BRI Tanamkan Nilai Anak Bangsa Lewat Agroedukasi

Post Selanjutnya

48 Jet KAAN Turki Resmi Dipesan, Pengiriman 10 Tahun

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
48 Jet KAAN Turki Resmi Dipesan, Pengiriman 10 Tahun

48 Jet KAAN Turki Resmi Dipesan, Pengiriman 10 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.