EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Media Asing Ungkap Alasan Percepat Kapal Selam Scorpene

Media Asing Ungkap Alasan Percepat Kapal Selam Scorpene

Kontrak pengadaan dua kapal selam Scorpene telah efektif per 23 Juli 2025. Arahan Presiden mempercepat proyek tiga tahun dari jadwal.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
1 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Media asing mengungkap tiga alasan utama percepatan proyek kapal selam Scorpene Indonesia. Waktu pengadaan dimajukan sejak arahan Presiden. Kontrak saat ini resmi efektif. PT PAL membangun fasilitasi canggih, dan setidaknya 400 insinyur lokal disiapkan. Berikut detail kejadiannya secara lengkap.

Pada Jumat, 25 Juli 2025, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang menyampaikan bahwa kontrak pengadaan dua kapal selam Scorpene telah efektif mulai tanggal 23 Juli 2025  Dengan mulai aktifnya kontrak itu, konstruksi resmi dimulai, dengan pengerjaan oleh Naval Group dan perakitan di fasilitas PT PAL di Surabaya.

Menurut laporan Defense Studies pada 24 Juli 2025, proyek yang awalnya dirancang berdurasi 96 bulan diminta dipercepat tiga tahun lebih awal atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto  Permintaan percepatan ini menuntut penjadwalan ulang, inovasi, dan perubahan besar dalam proses konstruksi.

Sementara itu, pada 12 Juni 2025 bahwa Naval Group menjalin kemitraan strategis dengan industri pertahanan lokal PT Hariff Dipa Persada sebagai bagian dari transformasi kolaboratif industri nasional  domestik dalam mendukung proyek jangka panjang.

bahwa sejak efektifnya kontrak telah dimulai tahap desain kapal, pengadaan komponen utama, serta perencanaan konstruksi. Sekitar 50 ahli dari Naval Group akan ditempatkan di Surabaya guna melatih lebih dari 400 insinyur lokal  Kehadiran mereka dirancang untuk memastikan transfer teknologi berjalan lancar.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Di proyek ini, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) awal ditargetkan mencapai 30 %, sebagai pijakan awal menuju kemandirian tehnologi. Kepala Project Director PT PAL yang merupakan Laksamana Muda (Purn) Wiranto menyampaikan bahwa target jangka panjang Indonesia adalah menguasai industri kapal selam sendiri dan bahkan mengeksport menjelang tahun 2045

Scorpene Evolved yang akan dibangun di fasilitas PT PAL tersebut merupakan varian canggih dengan sistem baterai lithium-ion penuh. Kapal selam ini mampu melakukan penyelaman hingga 12 hari tanpa muncul, jangkauan lebih dari 8.000 mil laut, kecepatan menyelam lebih dari 20 knot dengan kedalaman operasional melebihi 300 meter, dan diawaki oleh 31 kru serta dilengkapi sistem tempur SUBTICS® dan muatan senjata hingga 18 peluru berpandu atau torpedo

Indonesia saat ini hanya mengoperasikan empat kapal selam. Dengan tambahan dua unit Scorpene, kekuatan bawah laut akan meningkat menjadi enam unit. Namun, pemerintah menargetkan memiliki setidaknya 12 unit agar memenuhi kebutuhan pertahanan nasional

Ada tiga alasan utama percepatan yang diumumkan oleh media asing. Pertama, dorongan politik untuk memperkuat posisi maritim di tengah ketegangan regional di Laut China Selatan dan Indo‑Pasifik Kedua, teknologi lithium-ion pada Scorpene Evolved menawarkan efisiensi energi dan rendah kebisingan dibandingkan sistem AIP lama  Ketiga, ambisi pemerintah membangun industri pertahanan mandiri lewat transfer teknologi serta penciptaan lapangan kerja berkualitas tinggi

Tantangan Teknis dan Logistik

Penerapan percepatan proyek menimbulkan berbagai tantangan teknis serta logistik. PT PAL dan Naval Group harus melakukan penjadwalan ulang dan pelarasan produksi sambil tetap menjaga kualitas serta keamanan kapal.

Penguatan SDM dan Kemandirian Industri

Lebih dari 400 insinyur lokal mendapat pelatihan langsung dari ahli Naval Group. Selain itu, pendirian PT Naval Group Nusantara pada 1 Juli 2025 mempertegas investasi jangka panjang dalam industri nasional mampu memperkuat ekosistem pertahanan lokal.

Porsi TKDN sebesar 30 % di awal menandai langkah konkret menuju tujuan jangka panjang. Seiring waktu, peningkatan komponen lokal diharapkan mencapai lebih dari separuh nilai produksi sehingga mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.

Jika proyek berhasil diselesaikan tiga tahun lebih awal, pencapaian ini akan mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai salah satu negara pembuat kapal selam di dunia.

Proyek percepatan kapal selam Scorpene merupakan usaha penting memperkuat kedaulatan maritim Indonesia dalam menghadapi ketegangan regional. Percepatan tersebut harus ditopang oleh manajemen proyek yang solid agar kualitas serta keselamatan tidak terkompromi.

Melalui transfer teknologi dan pendidikan SDM lokal, proyek ini membuka peluang bagi industri pertahanan nasional untuk naik kelas dan mandiri di masa depan. Komitmen pemerintah hingga 2045 sebagai eksportir kapal selam menegaskan visi strategis jangka panjang.

Kehadiran fasilitas canggih seperti shiplift modern dan dermaga di PT PAL memperkuat infrastruktur nasional, sekaligus mempercepat proses produksi tanpa mengorbankan standar teknis. Integrasi teknologi lithium‑ion diharapkan membawa efisiensi operasional dan keunggulan taktis.

Keterlibatan lebih dari 400 insinyur lokal dengan pelatihan intensif menunjukkan fokus pada pembangunan kapasitas SDM. Ini akan menjamin keberlanjutan kekuatan armada Scorpene masa depan.

Jika dijalankan sesuai jadwal yang direvisi, Indonesia tidak hanya akan memiliki dua kapal selam tambahan lebih cepat, tetapi juga membangun pondasi kemandirian pertahanan yang kuat dan berdaya saing. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: kapal selamkemandirian. Sumberlithium‑ionpercepatanPT PALTech Transfer
Post Sebelumnya

5 Makanan Ini Melemahkan Fungsi Ginjal Anda Hindari

Post Selanjutnya

Sembuh Diabetes Tanpa Obat, Ini Penjelasan Dokter

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Sembuh Diabetes Tanpa Obat, Ini Penjelasan Dokter

Sembuh Diabetes Tanpa Obat, Ini Penjelasan Dokter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.