EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM OLAHRAGA
Dukungan Penuh Suporter Warnai Final AFF U-23 di GBK

Sumber dok kemenpora.go.id

Dukungan Penuh Suporter Warnai Final AFF U-23 di GBK

Timnas Indonesia U-23 gagal meraih juara setelah dikalahkan Vietnam 0-1, namun tetap mendapat apresiasi dari Menpora dan PSSI atas perjuangan maksimal yang ditampilkan sepanjang turnamen.

Agus DJ oleh Agus DJ
1 Agustus 2025
Kategori OLAHRAGA, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Timnas Indonesia U-23 menutup kiprahnya di Piala AFF 2025 sebagai runner-up setelah dikalahkan Vietnam dengan skor 0-1. Laga final berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7) malam.

Gol semata wayang Vietnam dicetak oleh Nguyen Cong Phuon pada menit ke-37, yang memanfaatkan kesalahan lini tengah Indonesia. Skema serangan cepat berhasil dimaksimalkan dan menjadi penentu kemenangan bagi tim lawan.

Meskipun tidak membawa pulang trofi, Timnas Indonesia tetap mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo.

“Pastinya apresiasi, Indonesia bisa sampai ke final. Artinya strategi yang dipakai dan pola permainan sudah baik,” ujar Dito kepada wartawan usai pertandingan di ruang konferensi pers.

Menurutnya, permainan anak asuh Gerald Vanenburg sudah menunjukkan perkembangan positif. Ia menilai, posisi sebagai finalis menjadi sinyal baik untuk pembinaan sepak bola usia muda nasional.

Berita Menarik Pilihan

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Evaluasi Jelang Turnamen Mendatang

Menpora Dito menyebut, evaluasi tetap menjadi agenda penting setelah ajang ini. Mengingat, Timnas Indonesia masih memiliki target besar dalam waktu dekat, termasuk mempertahankan emas SEA Games.

“Kedepan ada evaluasi, serta memastikan strategi ke depan untuk memantapkan permainan. Tantangan ke depan adalah mempertahankan emas SEA Games (sepak bola),” jelasnya.

Dito juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang memadati stadion. Tercatat, 35.592 penonton hadir dan memberikan semangat tanpa henti selama pertandingan berlangsung.

“Kita lihat tadi stadion penuh. Ini artinya energi dukungan dari masyarakat sangat luar biasa. Kepada masyarakat, mohon terus dukung dan doakan Timnas Indonesia,” katanya menambahkan.

Dukungan dari publik menjadi modal penting bagi Timnas U-23. Atmosfer positif dari para pendukung disebutnya mampu memotivasi para pemain di tengah tekanan laga final.

Timnas Tampil Tidak dengan Kekuatan Penuh

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga turut memberikan apresiasi atas capaian tim muda Indonesia. Meski kecewa dengan hasil akhir, ia tetap bangga atas semangat juang Garuda Muda di lapangan.

“Ya memang kalau dibilang apakah ini tim terbaik, ya tidak. Kita kehilangan dua pemain inti, tapi ini bukan alasan ya. Arkhan dan Toni tidak bisa bermain (penuh), keseimbangan lapangan tengah tidak maksimal,” ujar Erick.

Erick menjelaskan, ketidakhadiran Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah sangat mempengaruhi stabilitas permainan. Meski begitu, skuad tetap mampu melaju hingga partai puncak.

Ia berharap proses evaluasi berjalan efektif dan berkelanjutan. Apalagi, Timnas memiliki sejumlah agenda kompetitif dalam waktu dekat yang membutuhkan kesiapan maksimal.

Kekalahan ini diharapkan menjadi pelajaran berharga. Erick menekankan pentingnya pembinaan dan rotasi pemain untuk mengantisipasi kondisi serupa di masa depan.

Penghargaan untuk Dua Pemain Indonesia

Meski gagal membawa pulang gelar juara, dua pemain Timnas Indonesia meraih penghargaan individu. Jens Raven dinobatkan sebagai top skor dan Muhammad Ardiansyah sebagai kiper terbaik turnamen.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi pemain muda Indonesia terus berkembang. Kombinasi bakat, kerja keras, dan dukungan sistemik menjadi kunci dalam menghadapi level persaingan regional.

Keberhasilan dua pemain ini juga menjadi penyejuk di tengah hasil akhir yang kurang memuaskan. Publik sepak bola nasional menyambut gembira pencapaian tersebut sebagai pemantik semangat.

Turnamen ini menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda untuk tampil lebih percaya diri. Konsistensi performa mereka diharapkan dapat menular ke tim senior di masa mendatang.

Kesuksesan Jens dan Ardiansyah menjadi simbol bahwa regenerasi pemain sepak bola nasional berjalan ke arah yang tepat. Keduanya digadang-gadang bakal masuk dalam skuad senior.

Kegagalan Timnas Indonesia U-23 di final Piala AFF bukan akhir segalanya. Meskipun kalah, performa mereka tetap memberikan harapan baru bagi masa depan sepak bola nasional. Apresiasi terhadap perjuangan mereka menunjukkan bahwa proses pembinaan sudah berada di jalur yang benar.

Perhatian pemerintah dan dukungan penuh masyarakat menjadi kekuatan tambahan bagi para pemain muda. Evaluasi yang akan dilakukan pasca-turnamen menjadi krusial untuk mematangkan strategi dan memperkuat tim menjelang kompetisi berikutnya.

Prestasi individu yang diraih dua pemain Garuda Muda juga menjadi indikator bahwa kualitas generasi baru semakin bersinar. Dengan komitmen dan kerja keras, bukan tidak mungkin masa depan emas sepak bola Indonesia akan segera terwujud.(*)

Tags: AFF 2025Erick Thohirfinal AFF U-23GBKgenerasi muda sepak bola.Jens RavenMenpora Dito AriotedjoMuhammad ArdiansyahPSSIsepak bola IndonesiaTimnas Indonesia U-23Vietnam vs Indonesia
Post Sebelumnya

Australia Awards 2025 Resmi Dibuka, Fokus pada Industri Olahraga

Post Selanjutnya

Dua Saksi Lagi Diperiksa terkait Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

oleh Danang F Pradhipta
7 Februari 2026
0

​Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah...

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Post Selanjutnya
dua orang saksi

Dua Saksi Lagi Diperiksa terkait Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.