Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah upaya keras merombak skuad demi keluar dari zona degradasi, klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini harus mengalami drama transfer yang mengejutkan: melepas striker asal Brasil, Clayton Silva, sebelum sempat mencatatkan menit bermain akibat ganjalan regulasi.
Meski sempat diumumkan sebagai amunisi baru pada akhir Januari lalu, status Clayton dinyatakan tidak memenuhi syarat (eligible) oleh PSSI.
Federasi menilai Clayton tidak memenuhi standar kompetisi tertinggi Indonesia karena sebelumnya membela Diamond Harbour FC, klub kasta kedua di Liga India.
Berdasarkan surat resmi PSSI nomor 447/UDN/275/II-2026, setiap pemain asing yang didaftarkan harus berasal dari kompetisi kasta utama di negara asalnya.
Gagal Registrasi dan Solusi “Darurat”
Persis Solo dalam rilis resminya (4/2/2026) menyatakan menerima keputusan federasi meski proses verifikasi administrasi dan International Transfer Certificate (ITC) dari FIFA sebenarnya telah tuntas.
Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen membantu Clayton mencari klub baru di Indonesia, yang santer dikabarkan akan berlabuh ke tim Liga 2, Garudayaksa FC, sembari merencanakan perekrutan kembali sang striker pada musim depan.
”Persis berterima kasih atas komitmen Clayton. Kami menghormati keputusan federasi dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan,” bunyi pernyataan resmi klub.
Drama ini sempat meninggalkan lubang di lini depan, namun manajemen bergerak cepat dengan meresmikan sayap kiri asal Brasil lainnya, Jefferson Carioca.
Jefferson Carioca: Harapan Baru dari K-League
Jefferson Carioca didatangkan langsung dari klub K-League 2, Ansan Greeners FC, untuk meningkatkan daya gedor tim asuhan Milomir Seslija. Jefferson yang memiliki pengalaman di kompetisi ketat Korea Selatan diharapkan mampu memberikan dimensi serangan yang lebih agresif.
Pemain berusia 30 tahun ini mengaku sangat antusias memulai debutnya di Indonesia bersama klub bersejarah seperti Persis.
”Tujuan saya adalah membantu tim keluar dari situasi sulit ini. Klub dengan reputasi besar seperti Persis tidak pantas berada di posisi bawah klasemen.
Saya yakin dengan kerja keras dan dukungan suporter, kita bisa mencapai target yang lebih besar,” ujar Jefferson optimis.
Revolusi Total 8 Amunisi Asing
Kedatangan Jefferson melengkapi “revolusi total” Persis Solo yang telah mendatangkan delapan pemain asing baru di paruh musim ini.
Mulai dari lini belakang hingga ujung tombak, nama-nama seperti Vukasin Vranes, Luka Dumancic, hingga gelandang eks Timnas Brasil U-17, Dimitri Lima, kini resmi berseragam merah-putih.
Perombakan ekstrem ini dilakukan setelah Persis melepas sembilan pemain asing lamanya, termasuk Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka.
Dengan sisa waktu bursa transfer yang ada, manajemen berharap kehadiran Jefferson Carioca dan rekan-rekan barunya dapat menjadi kunci keselamatan Persis Solo dari jurang degradasi di putaran kedua. (*)





