EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Deklarasi New York Desak Palestina Merdeka 42 Butir Solusi Dua Negara Ditetapkan

Deklarasi New York Desak Palestina Merdeka 42 Butir Solusi Dua Negara Ditetapkan

Konferensi menghasilkan Deklarasi New York berisi 42 butir. Deklarasi menuntut negara Palestina diakui secara penuh.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
4 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

New York EKOIN.CO – Prancis dan Arab Saudi menginisiasi Konferensi Internasional Tingkat Tinggi mengenai penyelesaian damai konflik Palestina. Kegiatan ini berlangsung pada 28–30 Juli 2025 di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, dan diikuti oleh 125 peserta tingkat menteri dari negara-negara pendukung Solusi Dua Negara.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Konferensi menghasilkan kesepakatan kolektif bertajuk Deklarasi New York yang berisi 42 butir kerangka kerja. Deklarasi ini menegaskan komitmen internasional terhadap implementasi Solusi Dua Negara, seruan pengakuan kemerdekaan Palestina, serta usulan peningkatan status Palestina menjadi anggota penuh PBB. Kesepakatan ini juga mendesak penghentian pendudukan Israel di wilayah Palestina.

Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG), Anshorullah, menyampaikan bahwa Indonesia bersama 15 negara lain bertindak sebagai pimpinan Kelompok Kerja Konferensi. “Aqsa Working Group menggaris bawahi beberapa butir penting dan fundamental yang perlu disikapi secara kritis sebagai berikut,” kata Anshorullah, Sabtu (2/8/2025), dikutip dari Republika.

Deklarasi New York Tekankan Gencatan Senjata Permanen

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Menurut Anshorullah, poin utama Deklarasi New York adalah seruan gencatan senjata permanen, pengakuan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, serta penegasan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina. Selain itu, deklarasi juga menuntut rekonstruksi menyeluruh di Jalur Gaza dan pemulihan kondisi kemanusiaan secara menyeluruh di wilayah tersebut.

Deklarasi menuntut Israel mengakhiri pendudukan di Gaza dan Tepi Barat serta mengembalikan status Masjid Al-Aqsa sebagai wakaf umat Islam. Masjid tersebut diminta dikelola secara penuh oleh Kerajaan Yordania. “Konferensi ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab dunia dalam menghapus satu-satunya praktik kolonialisme yang tersisa di era modern,” ujar Anshorullah.

Ia menambahkan, walau inisiatif ini patut diapresiasi, upaya tersebut dinilai datang terlambat mengingat korban jiwa di Jalur Gaza telah melampaui 60.000 orang, disertai kehancuran total infrastruktur di seluruh wilayah. Hal ini memperlihatkan perlunya tindakan cepat dari komunitas internasional.

Dalam konferensi tersebut, perwakilan negara-negara peserta sepakat mendukung upaya percepatan pengakuan kedaulatan Palestina, termasuk pembentukan pemerintahan yang mandiri dan berfungsi penuh. Juga ditegaskan perlunya penghentian segala bentuk blokade dan hambatan terhadap bantuan kemanusiaan.

Status Palestina di PBB dan Dukungan Rekonstruksi Gaza

Deklarasi New York merekomendasikan peningkatan status Palestina di PBB dari pengamat menjadi anggota penuh. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan legitimasi dan kekuatan hukum bagi Palestina dalam percaturan diplomasi internasional.

Negara-negara peserta juga berkomitmen menyediakan dukungan finansial dan teknis untuk rekonstruksi Gaza, termasuk pembangunan kembali infrastruktur vital seperti rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina akibat agresi yang terus berlangsung.

Konferensi juga menyerukan pencabutan semua kebijakan diskriminatif yang diterapkan Israel di wilayah pendudukan, termasuk pemindahan paksa penduduk dan pembangunan permukiman ilegal. Penegakan hukum internasional ditekankan sebagai solusi utama dalam mengakhiri konflik berkepanjangan ini.

Deklarasi New York, selain menyentuh aspek politik, juga mendorong upaya penguatan sosial dan ekonomi di wilayah Palestina. Salah satunya adalah rencana kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Anshorullah menekankan bahwa Deklarasi New York merupakan langkah penting, meskipun harus terus diawasi agar tidak hanya menjadi pernyataan simbolis. Ia berharap tekanan internasional dapat memaksa Israel mematuhi hukum internasional serta menghentikan tindakan represif di wilayah pendudukan.

Menurutnya, Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi hasil konferensi ini, termasuk mendorong negara-negara di kawasan Asia Tenggara untuk mengambil sikap tegas terhadap agresi Israel. Kolaborasi antar negara dinilai kunci utama mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

Dalam konteks tersebut, AWG mengimbau masyarakat global, terutama di negara-negara mayoritas Muslim, untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Anshorullah juga menyoroti pentingnya diplomasi publik untuk membangun opini internasional yang pro terhadap kemerdekaan Palestina.

Deklarasi ini diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan resolusi-resolusi mendatang di Dewan Keamanan PBB serta lembaga internasional lainnya. Komitmen negara peserta konferensi akan diuji dalam tindak lanjut nyata pasca konferensi.

Anshorullah menambahkan, “Kita berharap deklarasi ini tidak berhenti pada wacana, melainkan menjadi pendorong lahirnya keputusan strategis yang membela rakyat Palestina.” Ia juga menyoroti pentingnya pemantauan dan evaluasi berkala atas pelaksanaan butir-butir deklarasi.

Sebagai Deklarasi New York menunjukkan adanya konsensus internasional untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel melalui Solusi Dua Negara. Namun, realisasi dari kesepakatan ini bergantung pada keseriusan negara-negara besar dan peran aktif PBB dalam menegakkan hukum internasional.

Langkah berikutnya adalah menggalang dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil dan media internasional, untuk terus mengawal isu ini. Tanpa tekanan publik yang kuat, deklarasi berisiko tidak membuahkan hasil konkret bagi rakyat Palestina.

Diperlukan mekanisme pengawasan dan pelaporan agar proses rekonstruksi Gaza dan pengakuan negara Palestina berjalan transparan dan bertanggung jawab. Partisipasi aktif masyarakat internasional akan menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Palestina di kancah global.

Konferensi di New York menjadi momentum strategis yang tidak boleh disia-siakan oleh negara-negara pendukung kemerdekaan Palestina. Implementasi hasil konferensi menjadi tugas bersama demi mewujudkan perdamaian yang adil dan permanen di Timur Tengah.

Dukungan nyata dari komunitas internasional sangat dibutuhkan agar penderitaan rakyat Palestina segera berakhir, dan mereka bisa hidup merdeka di tanah air mereka sendiri dengan martabat dan hak-hak penuh sebagai bangsa berdaulat. (*)


 

 

Tags: deklarasiGazaNew YorkPalestinaPBBTepi Barat
Post Sebelumnya

Rusia Ancam Hancurkan AS dalam 30 Menit

Post Selanjutnya

Eks Pentagon:Rudal Oreshnik Rusia Tak Bisa Dicegat, Ini Mengerikan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Eks Pentagon:Rudal Oreshnik Rusia Tak Bisa Dicegat, Ini Mengerikan

Eks Pentagon:Rudal Oreshnik Rusia Tak Bisa Dicegat, Ini Mengerikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.