EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Kebijakan Tarif Trump Rugikan Ekonomi Amerika Serikat

Kebijakan Tarif Trump Rugikan Ekonomi Amerika Serikat

Pertumbuhan ekonomi AS melambat akibat tarif tinggi. Lapangan kerja di sektor manufaktur stagnan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
7 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington EKOIN.CO – Kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membawa konsekuensi besar bagi perekonomian nasional. Dikenal sebagai strategi untuk menghidupkan kembali industri manufaktur dalam negeri, kebijakan ini justru menyebabkan perlambatan ekonomi yang signifikan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Dilansir dari Kontan, tarif impor tinggi diterapkan untuk menekan ketergantungan Amerika Serikat terhadap produk luar, khususnya dari Tiongkok. Langkah ini juga ditujukan untuk membuka lapangan kerja baru dan memperkuat industri lokal. Namun, realitas di lapangan menunjukkan hasil yang jauh dari harapan.

Berdasarkan laporan terbaru, pertumbuhan ekonomi AS mengalami tekanan cukup berat. Data ketenagakerjaan bulan Juli mencatat hanya terjadi penambahan 73.000 lapangan kerja, jauh di bawah proyeksi awal sebesar 115.000. Situasi ini menunjukkan bahwa dunia usaha masih belum pulih dari dampak tarif tersebut.

Dampak Langsung ke Dunia Usaha dan Tenaga Kerja

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Sektor manufaktur, yang menjadi fokus utama kebijakan Trump, justru mencatat stagnasi. Penyerapan tenaga kerja sangat minim. Sebaliknya, sektor kesehatan justru mengalami pertumbuhan paling tinggi dengan penambahan 55.000 pekerjaan baru. Sementara sektor layanan sosial bertambah 18.000 pekerjaan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas kebijakan tarif dalam mendorong pemulihan industri dalam negeri. Kalangan ekonom menilai bahwa tarif tinggi meningkatkan biaya produksi dan distribusi, sehingga menurunkan daya saing produk lokal.

Selain itu, ketegangan dagang antara AS dan Tiongkok semakin mempersulit situasi. Balasan berupa tarif dari Tiongkok menyebabkan produk ekspor AS mengalami hambatan. Hal ini menciptakan tekanan tambahan bagi pelaku usaha, terutama eksportir pertanian dan manufaktur.

Banyak pelaku industri mengeluhkan kenaikan harga bahan baku impor. Akibatnya, harga produk akhir meningkat dan permintaan domestik pun menurun. Rantai pasok terganggu, serta memicu penurunan produksi di sejumlah sektor strategis.

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Proyeksi Suram

Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS juga menunjukkan tren penurunan. Ekonom memproyeksikan bahwa jika kebijakan tarif tetap diberlakukan, pertumbuhan ekonomi akan terhambat hingga akhir tahun. Beberapa negara bagian yang bergantung pada ekspor mulai melaporkan penurunan pendapatan.

Selain itu, tingkat kepercayaan konsumen menurun karena harga barang kebutuhan pokok ikut terdampak kenaikan tarif. Ini menyebabkan konsumsi rumah tangga yang menjadi tulang punggung ekonomi AS juga melambat.

Pemerintah Amerika Serikat belum memberikan sinyal akan mengubah arah kebijakan tersebut. Presiden Trump menegaskan bahwa tarif tetap diperlukan untuk mencapai kemandirian ekonomi. Namun, kalangan bisnis mendesak adanya evaluasi menyeluruh.

Sejumlah pakar memperingatkan bahwa tarif tinggi bisa memicu resesi jika dibiarkan berlarut-larut. Mereka menyarankan agar pemerintahan AS membuka kembali dialog dagang yang lebih konstruktif dengan negara mitra, khususnya Tiongkok.

Masyarakat dan dunia usaha menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk meredam dampak negatif kebijakan ini. Jika tidak ada perubahan, risiko meningkatnya angka pengangguran bisa menjadi kenyataan dalam waktu dekat.

Penurunan investasi asing juga menjadi efek lanjutan dari ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif. Investor cenderung menahan diri untuk menanam modal karena khawatir dengan fluktuasi pasar yang dipicu kebijakan proteksionis.

Pemerintah federal menghadapi dilema antara mempertahankan prinsip kemandirian ekonomi dan menjaga stabilitas pertumbuhan jangka pendek. Tanpa solusi yang tepat, ekonomi AS bisa terjebak dalam perlambatan yang berkepanjangan.

Para pengamat pasar global terus memantau langkah selanjutnya dari Washington. Situasi ini tidak hanya berdampak pada ekonomi AS, tetapi juga memiliki efek rambatan terhadap perekonomian global.

dari data dan laporan saat ini menunjukkan bahwa tarif tinggi membawa tekanan bagi hampir seluruh sektor ekonomi AS. Upaya untuk menghidupkan manufaktur belum menunjukkan hasil nyata, sementara sektor lain justru terkena imbasnya.

Situasi yang terjadi menjadi pengingat pentingnya perencanaan kebijakan ekonomi yang matang dan terukur. Terlalu fokus pada proteksi bisa menjadi bumerang dalam era globalisasi ekonomi.

Perlu adanya kebijakan penyeimbang untuk menjaga stabilitas pasar dan memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Tanpa itu, dampak jangka panjangnya bisa membahayakan kesejahteraan masyarakat luas.

Evaluasi dan penyesuaian kebijakan menjadi kunci dalam menghadapi situasi ini. Pemerintah harus mendengar masukan dari para pelaku usaha serta mengedepankan data dalam setiap pengambilan keputusan.

Solusi jangka panjang bisa berupa investasi dalam inovasi teknologi dan pelatihan tenaga kerja untuk meningkatkan daya saing industri lokal tanpa harus mengandalkan tarif tinggi. (*)

 

Tags: amerikaekonomimanufakturpenganggurantariftrump
Post Sebelumnya

Pendaftar Beasiswa Sobat Bumi Tembus 23 Ribu Mahasiswa

Post Selanjutnya

Indonesia Targetkan 1GW Energi Geothermal Lewat MoU Strategis

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Indonesia Targetkan 1GW Energi Geothermal Lewat MoU Strategis

Indonesia Targetkan 1GW Energi Geothermal Lewat MoU Strategis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.