EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kecepatan SR 71 Blackbird yang Mustahil Dikejar

Kecepatan SR 71 Blackbird yang Mustahil Dikejar

SR-71 Blackbird, pesawat mata-mata legendaris dengan rekor kecepatan dunia, masih menjadi ikon teknologi penerbangan meski telah pensiun

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
9 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

WASHINGTON, EKOIN.CO – SR-71 Blackbird, pesawat mata-mata legendaris buatan Lockheed, masih menjadi ikon teknologi penerbangan dunia meski telah pensiun lebih dari dua dekade lalu. Dengan kecepatan Mach 3 dan ketinggian jelajah di atas 85.000 kaki, Blackbird tidak hanya mampu melintasi benua dalam hitungan jam, tetapi juga mustahil dikejar rudal.
Gabung WA Channel EKOIN

SR-71 lahir di era Perang Dingin, dirancang untuk mengintai wilayah musuh tanpa terdeteksi. Tidak membawa senjata, pesawat ini mengandalkan kecepatan dan ketinggian untuk menghindari ancaman. Teknologi yang digunakannya hingga kini masih menjadi misteri besar dunia penerbangan.

Dibangun oleh divisi rahasia Skunk Works di bawah Kelly Johnson, Blackbird merupakan penerus A-12 dengan desain stealth yang mampu mengurangi jejak radar. Keunggulan ini menjadikannya salah satu pesawat paling sulit dideteksi sepanjang sejarah militer.

Bahan utama pembuatannya adalah titanium, logam yang pada masa itu sulit didapatkan Amerika Serikat. CIA bahkan dikabarkan menggunakan perusahaan samaran untuk membelinya dari Uni Soviet secara rahasia.

Rekor Kecepatan SR-71 Blackbird

Pencapaian paling fenomenal terjadi pada 1 September 1974, ketika Maj. James Sullivan dan RSO Maj. Noel Widdifield menerbangkan SR-71 dari New York ke London hanya dalam waktu 1 jam 54 menit 56 detik. Mereka mencatat kecepatan Mach 3.2 atau sekitar 2.455 mph.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Rekor tersebut hingga kini masih bertahan sebagai penerbangan trans-Atlantik tercepat untuk pesawat berbahan bakar udara. Angka itu begitu tinggi sehingga bahkan rudal modern pun kesulitan mengejarnya.

SR-71 juga memegang rekor ketinggian jelajah di 85.069 kaki atau sekitar 25,9 kilometer. Jika rudal ditembakkan, pilot cukup meningkatkan kecepatan untuk keluar dari jangkauan.

Teknologi inlet udara canggih yang dipasang pada Blackbird membantu menstabilkan aliran udara supersonik, membuatnya tetap stabil meski berada di ambang batas kemampuan aerodinamika.

Penerus Hipersonik SR-72

Lockheed Martin kini mengembangkan SR-72, penerus Blackbird yang dirancang mampu melaju hingga Mach 6. Rencana penerbangan perdana diperkirakan pada 2025, dengan target operasional pada 2030-an.

Pesawat tanpa awak ini akan menggunakan mesin hybrid berbasis turbine-based combined cycle (TBCC), yang menggabungkan turbofan dan scramjet untuk mempertahankan kecepatan ekstrem.

Jika berhasil, SR-72 akan membuka babak baru dalam teknologi hipersonik, mengubah strategi intelijen udara secara global.

Meski SR-71 sudah pensiun pada 1998 dari USAF dan 1999 dari NASA, keberadaannya di museum tetap memancarkan aura keunggulan teknologi militer Amerika.

Bagi dunia penerbangan, Blackbird bukan hanya pesawat, tetapi simbol dari kombinasi kecepatan, desain inovatif, dan strategi intelijen yang memukau.

Rekor yang diciptakannya selama puluhan tahun menjadi bukti bahwa teknologi tersebut jauh melampaui zamannya.

Bahkan di era satelit dan drone canggih saat ini, SR-71 tetap dianggap sebagai pencapaian luar biasa dalam sejarah penerbangan.

Kisah pembuatannya yang melibatkan operasi rahasia hingga pembelian titanium dari musuh bebuyutan menambah daya tarik legenda ini.

Warisan yang ditinggalkannya memberi inspirasi bagi pengembangan teknologi baru, baik di sektor militer maupun sipil.

SR-71 mengajarkan bahwa inovasi, strategi, dan kerahasiaan bisa menyatu menciptakan alat yang mengubah peta kekuatan dunia.

Dalam sejarah penerbangan, Blackbird akan selalu diingat sebagai pesawat yang terlalu cepat untuk dikejar, bahkan oleh rudal paling modern sekalipun.

Banyak analis meyakini, teknologi yang diwariskan dari SR-71 menjadi landasan penting bagi lahirnya generasi pesawat hipersonik masa depan.

Dengan keberhasilan SR-71, era baru pengintaian udara dengan kecepatan dan ketinggian ekstrem pun telah dimulai.

Pengembangan teknologi hipersonik perlu dilakukan dengan memperhatikan keamanan global.
Negara yang menguasai teknologi ini harus menjaga keseimbangan kekuatan militer.
Museum penerbangan sebaiknya memberikan edukasi sejarah SR-71 kepada publik.
Penelitian material tahan panas tinggi harus terus didorong.
Kerja sama internasional di bidang teknologi penerbangan perlu ditingkatkan.

SR-71 adalah mahakarya teknologi penerbangan dunia.
Rekor kecepatannya masih bertahan hingga kini.
Penerusnya, SR-72, berpotensi melampaui capaian tersebut.
Teknologinya memberi pengaruh besar pada strategi militer global.
Blackbird tetap menjadi simbol supremasi udara Amerika.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: penerbangan militerpesawat mata-matarekor kecepatanSR-71 BlackbirdSR-72teknologi hipersonik
Post Sebelumnya

Kejagung Resmi Tetapkan Cheryl Darmadi sebagai Buronan

Post Selanjutnya

Trik Jitu Membuat CV yang Menarik HRD

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
CV

Trik Jitu Membuat CV yang Menarik HRD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.