EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA KRIMINAL
Waspadai Tiga Modus Penipuan Baru Agustus 2025

Waspadai Tiga Modus Penipuan Baru Agustus 2025

Tiga modus penipuan digital terbaru di 2025 memanfaatkan AI, streaming, dan password manager untuk mencuri data korban.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
9 Agustus 2025
Kategori KRIMINAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Kasus penipuan di dunia digital terus berevolusi seiring perkembangan teknologi. Per Agustus 2025, terdeteksi tiga modus baru yang mengancam keamanan data dan saldo rekening pengguna internet. Kerugian yang diakibatkan tak main-main, mulai dari pencurian data pribadi hingga saldo rekening terkuras habis.
[Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Perusahaan keamanan siber global mengungkapkan, tren penipuan terbaru memanfaatkan teknologi dan kebiasaan digital masyarakat untuk menjerat korban. Modus ini dinilai berbahaya karena dilakukan dengan teknik penyamaran yang sangat meyakinkan.

Menurut laporan PCWorld dan Barracuda Networks, ketiga modus penipuan ini memanfaatkan email, panggilan telepon otomatis, hingga halaman login palsu yang dibuat menyerupai aslinya.

Para ahli keamanan mengimbau masyarakat untuk waspada, mengingat mayoritas korban mengaku tertipu karena merasa terdesak oleh ancaman penutupan akun.

Phishing dari Akun AI

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Modus penipuan pertama memanfaatkan popularitas layanan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT dan Gemini. Saat ini, banyak perusahaan dan individu menggunakan AI untuk menunjang pekerjaan dan efisiensi operasional.

Barracuda Networks melaporkan adanya kampanye phishing yang menyasar pengguna akun ChatGPT berbayar. Penipu mengirimkan email palsu yang seolah berasal dari pihak resmi OpenAI.

Email itu menyatakan pihak layanan gagal menarik pembayaran langganan bulanan, lalu meminta korban memperbarui data akun dalam tujuh hari. Jika tidak, akses ke ChatGPT akan dicabut.

Tombol yang disisipkan dalam email membawa korban ke formulir login palsu. Di sinilah detail akun korban dicuri untuk kemudian dijual di pasar gelap internet.

Ahli keamanan digital menegaskan, “Jangan pernah terburu-buru memperbarui akun hanya karena ancaman penutupan, apalagi jika hanya berdasarkan email yang belum terverifikasi.”

Penipuan Akun Streaming

Jenis penipuan kedua menyasar layanan streaming seperti Netflix atau Disney. Dalam beberapa bulan terakhir, terdeteksi gelombang email phishing yang meminta data login pengguna.

Isi email biasanya menginformasikan bahwa detail pembayaran perlu diperbarui, atau akun akan diblokir dalam waktu singkat.

Modus ini berhasil memancing korban karena sifatnya mendesak. Begitu data masuk ke tangan pelaku, kredensial tersebut dapat dijual kembali atau digunakan untuk mengakses layanan premium tanpa izin.

Pengguna diimbau tidak menekan tautan yang dikirim melalui email mencurigakan, terlebih jika ada ancaman blokir akun dalam waktu singkat.

Banyak korban mengaku tertipu karena tidak sempat memeriksa alamat email pengirim, yang sering kali tidak resmi.

Penipuan Password Manager

Modus penipuan ketiga menargetkan aplikasi pengelola kata sandi seperti LastPass. Nilai akun ini sangat tinggi karena berisi seluruh data login, termasuk akun bank dan platform penting lainnya.

Sejak 2024, terdeteksi kit phishing yang mampu meniru halaman login resmi lengkap dengan logo perusahaan. Perangkat ini dijual di kalangan pelaku sebagai “phishing-as-a-service”.

Dalam kasus terbaru, halaman login LastPass diretas dan digunakan untuk mengirim panggilan otomatis ke calon korban. Panggilan tersebut menyampaikan bahwa ada perangkat baru yang mencoba masuk ke akun.

Korban diminta memberikan alamat email, kemudian menerima email lanjutan berisi tautan reset kata sandi. Tautan itu mengarah ke situs pelaku, yang mencuri kata sandi utama sebelum mengubah detail keamanan akun.

Metode ini dikenal sebagai vishing atau phishing suara, karena melibatkan interaksi telepon langsung sebelum korban diarahkan ke tautan palsu.

Ahli keamanan menegaskan, pengelola kata sandi wajib diamankan dengan autentikasi dua faktor dan kunci sandi fisik untuk mencegah penipuan serupa.

Jika pelaku sudah menguasai akun password manager, mereka dapat mengakses seluruh data login korban tanpa hambatan.

Masyarakat disarankan untuk memeriksa ulang setiap pesan atau panggilan yang mengaku dari penyedia layanan, terutama jika meminta data sensitif.

Ahli juga mengingatkan bahwa kecepatan respon justru menjadi senjata pelaku penipuan untuk menekan korban agar tidak berpikir panjang.

Berbagai serangan ini membuktikan bahwa pelaku cybercrime terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan pengguna.

Tanpa kewaspadaan ekstra, korban penipuan digital bisa terus bertambah di masa mendatang.

Peningkatan literasi digital dan kebiasaan memverifikasi informasi menjadi kunci utama mencegah kasus serupa.

Mengamankan akun dengan fitur keamanan berlapis adalah langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko.

Masyarakat juga diimbau membatasi penyimpanan data sensitif di perangkat yang sering terkoneksi internet.

Dengan semakin canggihnya teknik pelaku, pengguna internet harus membiasakan diri untuk skeptis pada setiap permintaan data pribadi yang tiba-tiba.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Peningkatan kesadaran publik menjadi langkah awal penting dalam memerangi penipuan di ruang digital.

Edukasi keamanan siber secara rutin dapat membantu mengurangi jumlah korban dan mempersempit ruang gerak pelaku.

Pengguna juga harus memahami bahwa tidak ada layanan resmi yang meminta kata sandi melalui email atau telepon.

Memanfaatkan laporan keamanan siber terkini bisa membantu masyarakat mengantisipasi modus penipuan terbaru sebelum menjadi korban.

(*)


.

Tags: keamanan sibermodus penipuanpenipuan digitalpenipuan onlinephishingvishing
Post Sebelumnya

TMMD 125 Kodim 1506/Namlea Memberikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Generasi Muda Namrole

Post Selanjutnya

10 Negara Penghasil Kopi Terbesar Dunia Brasil Kuasai Produksi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
10 Negara Penghasil Kopi Terbesar Dunia Brasil Kuasai Produksi

10 Negara Penghasil Kopi Terbesar Dunia Brasil Kuasai Produksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.